Wawako Pekanbaru Soroti Persoalan Obat Kadaluwarsa, Dorong Transformasi Layanan Farmasi

Kanama Amar
Jumat, 26 Juni 2026 23:01:24

KANALSUMATERA.com - PEKANBARU – Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, menegaskan komitmen Pemerintah Kota Pekanbaru untuk memperkuat sistem pengawasan dan tata kelola obat-obatan demi meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) dan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) HISFARSI yang berlangsung di Pekanbaru, Kamis (25/06/2026).

Dalam kesempatan itu, Markarius berharap forum ilmiah tersebut mampu menjadi wadah bertukar gagasan sekaligus melahirkan inovasi yang membawa kemajuan bagi dunia farmasi, khususnya di Kota Pekanbaru.

“Pertemuan Ilmiah ini diharapkan membawa kebaikan dan kemajuan Farmasi di Kota Pekanbaru. Memang tantangan terbesar kita saat ini tentang bagaimana manajemen pengawasan dan pengamanan dari obat-obatan,” kata Markarius Anwar.

Ia mengungkapkan, salah satu persoalan yang masih menjadi perhatian adalah banyaknya obat-obatan yang berakhir kadaluwarsa sebelum sempat dimanfaatkan oleh pasien. Kondisi tersebut dinilai perlu diantisipasi melalui sistem pengelolaan yang lebih efektif dan terukur.

Baca: Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik, DPRD Riau: Langkah Maju, Tapi Belum Menyentuh Wilayah 3T

“Banyak obat-obatan kita itu belum sempat dipakai namun sudah kadaluwarsa. Dan yang paling penting menjadi perhatian ini, tentang bagaimana transformasi pada bidang pelayanan kesehatan, bagaimana masyarakat kita terlayani dengan baik, khususnya pada saat perolehan obat-obatan dari apoteker,” ucapnya.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Kota Pekanbaru terus memperkuat sinergi dengan Balai BPOM. Selain itu, melalui Dinas Kesehatan (Diskes) Pekanbaru, pemerintah juga tengah melakukan pembenahan terhadap sistem penyimpanan serta tata kelola obat agar lebih efisien, aman, dan tepat sasaran.

"Memang dalam hal ini kita terus bersinergi dengan BPOM. Namun, di samping itu, Diskes Pekanbaru juga sedang menata ulang sistem penyimpanan dan tata kelola obat agar lebih efisien dan aman," ucapnya.

Menurutnya, perencanaan distribusi dan pengadaan obat harus didasarkan pada kebutuhan nyata di lapangan agar tidak terjadi penumpukan stok yang berujung pada pemborosan akibat obat kadaluwarsa.

Baca: Saat Halal Bihalal APRIL Group, Bupati Zukri Dorong Hilirisasi dan Penguatan Ekonomi Pelalawan

"Obat mana yang harus didahulukan distribusinya, lalu menghitung berapa obat yang harus kita beli, karena harus sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan, sehingga tidak ada obat yang terbuang,” ungkap Markarius.

Ia berharap langkah transformasi di bidang farmasi yang tengah dilakukan dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu pelayanan kesehatan masyarakat. Peran apoteker pun dinilai semakin strategis, tidak hanya dalam penyediaan obat, tetapi juga menjamin mutu dan keamanan obat hingga diterima oleh pasien.

"Sesuai dengan arahan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, bahwa Apoteker tidak hanya berperan sebagai penyedia obat, tetapi juga pengawas mutu dan keamanan obat sampai ke tangan pasien," pungkasnya. (SM)

Terkait
Fahmil bersama Syahrul Aidi Berbagi Berkah Ramadhan dengan Komunitas Becak di Bangkinang
Fahmil bersama Syahrul Aidi Berbagi Berkah Ramadhan dengan Komunitas Becak di Bangkinang
Wabup Misharti Safari Ramadhan di Sungai Liti, Himbau M
Sinergi Pusat dan Daerah, Pj. Sekda Kampar Hadiri Konso
Wabup Kampar Terima Kunjungan Ninik Mamak Kenegerian Li
Lainnya
Meski Bulan Puasa Bujang Kampung di Tualang Timur Tetap di Nanti Warga
Meski Bulan Puasa Bujang Kampung di Tualang Timur Tetap di Nanti Warga
Syahrul Aidi Kumpulkan Lima Balai PUPR, Evaluasi dan Pr
Pemko Pekannaru Prioritaskan Tambal Sulam Jalan Yang Ru
TPS Penuh, Sampah Sampai Ke Badan Jalan dan Akibatkan M
Daerah
Wawako Pekanbaru Soroti Persoalan Obat Kadaluwarsa, Dorong Transformasi Layanan Farmasi
Wawako Pekanbaru Soroti Persoalan Obat Kadaluwarsa, Dorong Transformasi Layanan Farmasi
Warga Pekanbaru Manfaatkan 14 Layanan Kesehatan Gratis
Pengda JMSI Riau 2025–2030 Resmi Dilantik, Siap Perku
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Ekonomi
Hendry Munief Kunjungi PLUT UMKM dan Riau Creative Hub, Temukan Sejumlah Kendala Terima Usulan
Hendry Munief Kunjungi PLUT UMKM dan Riau Creative Hub, Temukan Sejumlah Kendala Terima Usulan
Pakar Kelautan Soroti Minimnya Ikan Laut dalam Menu MBG
Koperasi BBDM Salurkan Bantuan Sosial Rp10 Juta ke 4 De
Nasional
Purbaya Buka Suara Terkait Pencairan JHT yang Dikenai Pajak, Janji Tinjau Aturan Bersama DJP
Purbaya Buka Suara Terkait Pencairan JHT yang Dikenai Pajak, Janji Tinjau Aturan Bersama DJP
Purbaya Akui Merasa Berdosa Pangkas Dana Bagi Hasil unt
Ketua BKSAP DPR Syahrul Aidi: IMYF 2026 Perkuat Solidar
Budaya
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Politik
Hendry Munief Serap Aspirasi Komunitas MTB FORBIS Riau, Dorong Penguatan UMKM
Hendry Munief Serap Aspirasi Komunitas MTB FORBIS Riau, Dorong Penguatan UMKM
TOP PKS Riau 2026 Perkuat Mesin Pemenangan, Siapkan Sak
DPD PKS Inhil Laksanakan Penyembelihan Hewan Kurban, Pe