Ribuan Siswa di Pasaman Terima Kartu Identitas Anak

Mawardi Tombang
Jumat, 11 Oktober 2019 09:37:24
Bupati Pasaman, Yusuf Lubis saat menyerahkan KIA kepada para Siswa di Pasaman

PASAMAN,KANALSUMATERA.com - Bupati Pasaman, H. Yusuf Lubis resmi serahkan Kartu Identitas Anak (KIA) bagi ribuan siswa di Pasaman. Penyerahan KIA ini dipusatkan dalam kegiatan di MTsN 1 Pasaman, Kamis (10/10).

H. Yusuf Lubis dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak. Mulai dari Disdukcapil, Kemenag dan majelis guru, komite serta pelajar yang telah berpartisipasi dalam menjalankan program KIA ini.

Kadisdukcapil Pasaman, Sukardi menyebutkan, untuk tahun 2019, pihak Disdukcapil menargetkan 10.000 anak sudah mendapatkan KIA.

"Program ini mulai sekitar Juli lalu dan terealisasi dari bulan Agustus. Sudah ribuan anak yang memiliki KIA. Jumlahnya sekitar 3.303," kata Sukardi.

Diakui Suakrdi, KIA yang telah diterbitkan ini merupakan hasil sensus petugas Disdukcapil Pasaman. Mulai dari datang ke sekolah-sekolah tingkat PAUD, TK, SD, SLTP dan SLTA seserajat.

"Teknisnya, ini adalah program pemerintah dalam mewujudkan adminitrasi pendidikan pembawa kemudahan. Pelajar yang sudah memiliki KIA, mendapat banyak kemudahan nantinya. Misalnya saja, di usia 17 nanti, pelajar tak perlu lagi repot-repot mengurus KTP dengan segala macam persyaratan. Cukup datang ke dinas atau temui petugas di lapangan, bawa KIA dan akan diganti dengan KTP," jelas Sukardi.

Itu baru secuil manfaat KIA. Diakui Sukardi masih banyak lagi. Khusus di Pasaman, nantinya pihak pemerintah bakal berkoordinasi dengan pihak pemerintah provinsi dan pihak swasta untuk manfaat positif dari KIA. Misalnya saja, pelajar yang punya KIA dapat diskon saat belanja buku, naik angkutan umum, atau saat berwisata.

"Tidak ada yang tak mungkin. Ini sedangs kami bahas bersama pihak provinsi," jelas Sukardi.

Lebih lanjut dijelaskan Sukardi, perihal pelayanan baik pembuatan KIA, KTP, KK atau dokumen lainnya, masyarakat Pasaman sudah hampir 100 persen terdata memiliki KTP atau KK dan dokumen penduduk lainnya.

Untuk KTP misalnya, masyarakat Pasaman sudah 94 persen memilikinya. Begiti juga Nomor Induk Keluarga (NIK) nyaris 98 persen masyarakat Pasaman sudah mempunyai NIK.

"Kami benar-benar berubah menjadi pahlawan super. Tak ada gunung yang tinggi, atau lembah yang dalam oleh petugas untuk mewujudkan satu warga, satu Nomor Induk Keluarga (NIK). Hujan badai, lampu mati, tak ada jaringan internet, mencari sinyal di tengah rimba, semua dilalui," kata Sukardi.

Sudah lebih dari jemput bola, petugas Disdukcapil Pasaman dalam mewujudkan 100 persen masyarakat Pasaman punya NIK atau adminitrasi kependudukan lainnya. Sukardi menjelaskan, tindakan ini merupakan bentuk keseriusan Disdukcapil dalam penerapan kelengkapan adminitrasi bagi warga.

"Tidak tertutup kemungkinan, jauhnya lokasi menjadi penghambat kelengkapan adminitrasi penduduk oleh warga, kini alasan itu kita kandaskan. Tak mau datang ke kantor, kami jemput bola ke lapangan atau pelayanan di kantor wali, tak lagi mau datang, kami datangi rumah ke rumah. Apa lagi, pokonya satu orang satu NIK kita wujudkan di Pasaman ini," kata Sukardi.

Atas hal itu, Sukardi meminta, dengan adanya tindakan pelayanan di lapangan ini, warga diminta lebih aktif. Jangan sampai bermasalah dulu, baru diurus semuanya.

Di sisi lain, tingginya angka tertib adminitrasi di Pasaman diakui Sukardi tidak lepas dari adanya sembilan inovasi unggulan.

Mulai dari inovasi yang namanya Pasti, pelayanan adminitrasi nikah terintegrasi. Pasti ini memudahkan pasangan baru untuk langsung mendapatkan KK dan KTP baru. Ini bekerjasama dengan pihak Kemenag dan KUA. Selanjutnya inovasi Paling Mantap, pelayanan keliling sampai malam tanpa pamrih, Pecah Telor, pelayanan cepat tanpa molor, Kato Mama, kami (pihak Capil) tibo ka rumah-ruma, Kato Lala, kami tibo ke sekolah-sekolah, Pindah Berapi, pindah dan bawa surat pindah, Petasan, pelayanan akta sama bidan, Layanan Duka, pelayanan dokumen akta kematian, KTP Mula, Perekaman KTP masuk sekolah.

"Semua inovasi ini bekerjasama dengan berbagai pihak, mulai dari Kemenag, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, bidan hingga RSUD. Pokoknya kami tidak akan berhenti sampai di sini, ke depan masih banyak inovasi yang bakal kami buat untuk memudahka masyarakat mendapat dokumen adminitrasi pendidikan. Hampir lupa, semua pengurusan adminitrasi ini gratis," pungkas Sukardi. (M. Afrizal)

Lainnya
Rilis BPS Angka Kemiskinan di Riau: Tertinggi Pelalawan, Tumbuh Positif Kuansing
Rilis BPS Angka Kemiskinan di Riau: Tertinggi Pelalawan, Tumbuh Positif Kuansing
Pasca Moratorium Izin Tambang, CBA: Izin Tambang Itu Se
Diduga LPSE Riau Bersekongkol Dengan PT.MCP Menangkan T
Disdik Pekanbaru Ingatkan Sekolah di Zona Merah Hentika
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Entertainment
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Industri Film Nasional
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Industri Film Nasional
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi
Ustadz Abdul Somad di Medan: Ngeri-ngeri Sedap Juga Kur
Pariwara
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pj Wako Apresiasi Insan Pariwisata di Pekanbaru Majukan
Politik
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Saat Sosialisasi Empat Pilar, Syahrul Aidi Maazat Inisi
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Syahrul Aidi Gandeng In
Daerah
Insan Pers Antusias Mengikuti Pemaparan Industri Hulu Migas dari SKK Migas-KKKS APGWI
Insan Pers Antusias Mengikuti Pemaparan Industri Hulu Migas dari SKK Migas-KKKS APGWI
Bupati Zukri  dan Tim Patroli Tinjau Kebakaran Lahan T
Melihat Keindahan Lindok Alam Kampar, Cocok untuk Berba
Hukum
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
Respon Laporan Masyarakat, Satpol PP Kampar Turun Ke lo
Bupati Kampar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Desa Koto
Global
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia
Tenda Haji di Mina Siap, Menhaj Klaim Hemat Rp 180 M