Pemkab Kampar Perkuat Strategi Cegah Karhutla, TNI Dorong Deteksi Dini dan Respons Cepat

Kanama Kanal Sumatera
Kamis, 27 Agustus 2026 17:20:39

KANALSUMATERA.com - Bangkinang Kota — Pemerintah Kabupaten Kampar memperkuat koordinasi bersama TNI dan jajaran terkait untuk mengantisipasi serta menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten Kampar. Kamis (27/08/2026).

Langkah tersebut dibahas dalam kunjungan silaturahmi Perwira Menengah (Pamen) TNI Angkatan Darat yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Kampar. Pertemuan dipimpin Brigjen TNI Sudarma Setiawan bersama rombongan dan diterima langsung oleh Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si.

Pertemuan tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimda Kabupaten Kampar, Asisten III Setda Kampar, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Baca: Selain Bantu UMKM, Hendry Munief Dorong Pelaku Industri Kembangkan Industri Halal

Titik Api Jadi Perhatian

Dalam pertemuan itu, pemerintah daerah bersama unsur TNI membahas kondisi terkini karhutla, termasuk keberadaan titik api atau hotspot yang terdeteksi di sejumlah wilayah Kabupaten Kampar.

Baca: Bawaslu Riau Perkuat Pengawasan Data Pemilih, Ketua Minta Jajaran Maksimalkan Edukasi Digital

Pembahasan difokuskan pada penguatan langkah pencegahan, pemantauan wilayah rawan, serta kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran agar titik api tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.

Wakil Bupati Kampar Misharti menegaskan bahwa penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh unsur, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, masyarakat hingga pemangku kepentingan lainnya.

“Kita harus bersama-sama melakukan langkah pencegahan dan penanganan karhutla. Jangan sampai titik api yang ada berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar dan berdampak terhadap lingkungan maupun masyarakat,” ujar Misharti.

Baca: Wabup Misharti Resmikan Jembatan Gantung Bantuan Presiden di Gajah Bertalut, Permudah Akses Warga

Menurut Misharti, Pemerintah Kabupaten Kampar siap mendukung kebijakan dan arahan pemerintah pusat dalam pengendalian karhutla. Koordinasi lintas sektor juga akan terus diperkuat, terutama untuk memantau wilayah yang memiliki potensi tinggi terjadinya kebakaran.

Penanganan Karhutla Utamakan Pencegahan

Baca: Panen Raya Ikan Patin Yonif 132/BS, Wabup Kampar Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan Daerah

Strategi pengendalian karhutla yang dibahas dalam pertemuan tersebut juga diselaraskan dengan arahan pemerintah pusat dan perintah Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

Sejumlah langkah yang menjadi perhatian meliputi deteksi dini, pencegahan, peningkatan kesiapsiagaan, pemetaan daerah rawan, serta respons cepat ketika ditemukan indikasi kebakaran.

Brigjen TNI Sudarma Setiawan menekankan pentingnya kesamaan persepsi dan koordinasi antarlembaga dalam menghadapi ancaman karhutla. Menurutnya, penanganan tidak boleh hanya berorientasi pada pemadaman setelah kebakaran terjadi, tetapi harus dimulai dari upaya pencegahan.

Baca: Jaga Gambut Tetap Basah, Menteri LH Perkuat Sekat Kanal di Pelalawan

Pemetaan kawasan yang berpotensi mengalami kebakaran juga dinilai penting agar langkah penanganan dapat dilakukan secara lebih terarah dan cepat.

Melalui koordinasi antara Pemkab Kampar, TNI-Polri, serta seluruh unsur terkait, penanganan karhutla diharapkan semakin terpadu dan efektif. Upaya tersebut sekaligus menjadi bagian dari menjaga lingkungan dan melindungi masyarakat dari ancaman kebakaran hutan dan lahan serta dampak kabut asap yang dapat mengganggu kesehatan maupun aktivitas warga.(SM)



Terkait
Sinergi Tingkatkan Mutu Pendidikan, Wabup Kampar Terima Kunjungan Tim Verval Kemendikdasmen
Sinergi Tingkatkan Mutu Pendidikan, Wabup Kampar Terima Kunjungan Tim Verval Kemendikdasmen
Masyarakat Pagaran Tapah Adukan PTPN IV ke DPR RI, Adam
Diduga Biliar Berkedok Judi, Warga Bengkalis Resah Akti
Bupati Kampar Lepas  Ribuan Peserta Fun Run Dalam Rang
Lainnya
Bupati Rohil Afrizal Sintong, Hadiri MUSDA Ke VII KNPI ROHIL 2023
Bupati Rohil Afrizal Sintong, Hadiri MUSDA Ke VII KNPI ROHIL 2023
Kepala Bapenda Pekanbaru Hadiri Undangan “Coffe Morni
Ratusan Masyarakat Tarai Bangun Dapat Kerja Baru dari K
Usai Dihadiahi Sembako Soal Penanganan Corona, Waket DP
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Hukum
KPK Gelar OTT di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan dan Diperiksa
KPK Gelar OTT di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan dan Diperiksa
Polisi Usut Pengeroyokan Anggota Satpol PP oleh Pekerja
Gatot Heroe Akui Terima Rp3,25 Miliar dari Bos Blueray,
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Pendidikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Kuliah Sambil Beternak Kambing, Auria Lulus UB dengan I
Dua Guru Besar UIN Jakarta Masuk Top 2% Ilmuwan Dunia 2
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda