Jaga Gambut Tetap Basah, Menteri LH Perkuat Sekat Kanal di Pelalawan

Kanama Amar
Minggu, 21 Juni 2026 13:09:03

KANALSUMATERA.com - Pekanbaru – Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) memperkuat langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau menjelang puncak musim kemarau. Salah satu fokus utama dilakukan di kawasan Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG) Sungai Kampar–Sungai Gaung, Kabupaten Pelalawan. Kamis , (18/06/2026)

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH, Moh Jumhur Hidayat, turun langsung ke lapangan untuk memimpin penguatan kolaborasi lintas sektor dalam menjaga ekosistem gambut tetap basah. Upaya tersebut dilakukan melalui pembangunan sekat kanal, pemulihan kawasan penyangga (buffer zone), serta penguatan peran masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Kabupaten Pelalawan menjadi wilayah prioritas pengendalian karhutla nasional karena memiliki bentang lahan gambut yang sangat luas di dalam KHG Sungai Kampar–Sungai Gaung. Di Pulau Mendol dan Desa Pulau Muda, kolaborasi bersama BNPB, Kementerian Kehutanan, Pemerintah Daerah, Kepolisian, dunia usaha, dan masyarakat kita untuk memastikan ekosistem gambut tetap basah,” kata Menteri Jumhur, Kamis (18/6).

Baca: KUA-PPAS Kampar 2027 Jadi Penentu Realisasi Janji Beasiswa Mahasiswa

Langkah pembasahan gambut dinilai semakin penting mengingat luas lahan gambut Indonesia mencapai 13,36 juta hektare. Dari jumlah tersebut, sekitar 3,31 juta hektare tercatat mengalami kerusakan dan membutuhkan upaya pemulihan secara berkelanjutan.

Menurut Menteri Jumhur, pengelolaan tata air yang baik menjadi salah satu kunci utama dalam menekan risiko kebakaran lahan gambut.

Baca: Kebakaran Hanguskan 290 Asrama Santri Ponpes Syekh Burhanuddin Kuntu, Bupati Kampar Bergerak Cepat

"Kedatangan saya ke sini bersama BNPB dan Kementerian Kehutanan, dengan Pak Bupati tentunya, dengan Pak Kapolda, itu adalah untuk menunjukkan bahwa gerakan bersama untuk menggenangi air seperti yang kita lakukan di sini adalah membangun sekat-sekat kanal, membuat semacam bendungan dengan membatasi debit air sehingga airnya bisa melimpah ke sekitar di sini. Itu adalah bagian daripada upaya untuk memitigasi agar bencana kebakaran lahan itu bisa dikurangi," ujarnya.

Selain pembangunan sekat kanal, KLH/BPLH juga menerapkan pemantauan muka air tanah secara real-time dan sistem water sharing guna menjaga kelembapan gambut selama musim kemarau.

Kebutuhan infrastruktur pengendali air tersebut masih menjadi tantangan. Dari kebutuhan ideal sebanyak 538.568 unit sekat kanal di tujuh provinsi rawan karhutla, saat ini baru tersedia sekitar 45.430 unit yang berfungsi mengamankan 269.284 kilometer kanal.

Baca: SF Hariyanto Lantik Pengurus HIMPERRA Riau, Targetkan Akselerasi Program 3 Juta Rumah

Untuk mengejar kebutuhan tersebut, KLH/BPLH mempercepat pembangunan infrastruktur hidrologi sekaligus memperkuat Program Desa Mandiri Peduli Gambut (DMPG) berbasis 3R, yakni Rewetting, Revegetasi, dan Revitalisasi Ekonomi. Program ini telah berjalan di 2.354 desa dan mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk sektor swasta melalui APP Group.

Dukungan juga datang dari masyarakat yang tergabung dalam Masyarakat Peduli Api (MPA) Teluk Meranti. Kelompok ini secara aktif melakukan patroli dan pengawasan lapangan guna mencegah munculnya titik api.

Baca: Anggota DPRD Riau Samsuri Daris Lepas Pawai Milad ke-86 Desa Kotabaru Inhil

"Ya, kami siap mendukung apa pun dari pemerintah maupun pihak perusahaan yang bisa untuk mengatasi kebakaran ini. Untuk mengatasinya, kami setiap hari melakukan patroli bersama masyarakat. Semoga dengan kedatangan Pak Menteri ke sini semakin banyak sekat kanal yang dibangun karena sangat penting untuk mencegah kebakaran," ungkap Marlizar.

Menteri Jumhur mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha hingga masyarakat, untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menjaga ekosistem gambut.

Menurutnya, upaya menjaga gambut tetap basah tidak hanya penting untuk mencegah karhutla, tetapi juga menjadi bagian dari perlindungan lingkungan dan keselamatan masyarakat secara berkelanjutan. (SM)



Terkait
Bupati Bistamam Serahkan Bantuan Alat Pertanian, Rohil Jadi Pionir Teknologi Drone di Riau
Bupati Bistamam Serahkan Bantuan Alat Pertanian, Rohil Jadi Pionir Teknologi Drone di Riau
Bupati dan Wakil Bupati Kampar Hadiri Sertijab Danyonif
Wakil Bupati Kampar Hadiri Serah Terima Bantuan Sapi Ku
31 Puskesmas Segera Berakhir Izin Operasional, Dinkes K
Lainnya
Wakil Bupati Kampar Serahkan Bantuan Pangan kepada 1.312 Penerima di Desa Pandau Jaya
Wakil Bupati Kampar Serahkan Bantuan Pangan kepada 1.312 Penerima di Desa Pandau Jaya
Ambisi Wako Rudi Membangun Batam, Semua Dimulai dari Pe
Kecamatan Pekanbaru Kota Terima Kunjungan Kerja Kecamat
BMKG Akan Tempatkan 50 Sensor Peringatan Gempa di Menta
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Nasional
BMKG Rilis Peringatan Dini 21 September, Hujan Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah
BMKG Rilis Peringatan Dini 21 September, Hujan Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah
Peringati Hari Ozon Sedunia, Lampu Sejumlah Jalan dan I
Mendagri Kaji Peluang Petugas Damkar dan Satpol PP Jadi
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Pendidikan
Bupati Kampar Tekankan Mutu Pendidikan, Korwil Diminta Perkuat Pengawasan
Bupati Kampar Tekankan Mutu Pendidikan, Korwil Diminta Perkuat Pengawasan
Kualitas Udara Pekanbaru Memburuk, PJJ Siswa Diperpanja
Kemenag Batasi Penggunaan Gawai di Sekolah, Siswa Tak B
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Hukum
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Polisi Temukan Vape Etomidate Bekas Pakai di Apartemen Jule
Pejabat Bea Cukai Akui Terima Rp1 Miliar per Bulan dari
Hendry Munief Soroti Abrasi dan Privatisasi Pulau: Haru