Nakes Turun ke Jalan, 4.000 Masker Gratis Dibagikan di Tengah Kabut Asap

Mawardi Tombang Amar
Minggu, 6 September 2026 21:04:47

KANALSUMATERA.com - PEKANBARU – Tenaga kesehatan (nakes) turut turun langsung ke tengah masyarakat untuk mengantisipasi dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda Pekanbaru.

Sebanyak 4.000 masker gratis dibagikan kepada masyarakat dan pengguna jalan dalam aksi sosial yang berlangsung di depan Kantor Gubernur Riau, Minggu (6/9/2026).

Aksi tersebut melibatkan tenaga kesehatan dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau dan Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru. Sejumlah organisasi profesi kesehatan juga ikut ambil bagian, di antaranya IDI, PPNI, IBI dan IAI.

Selain memberikan perlindungan kepada masyarakat, kegiatan ini sekaligus menjadi sarana edukasi agar warga lebih waspada terhadap risiko paparan asap dan partikel udara selama karhutla masih berlangsung.

Nakes Turun Langsung ke Lapangan

Baca: Wakil Bupati Misharti Ajak Tokoh Agama Perkuat Kerukunan Umat Beragama di Kampar

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Zulkifli, mengatakan pembagian masker tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah bersama tenaga kesehatan terhadap masyarakat yang tetap harus beraktivitas di tengah kondisi udara yang kurang sehat.

“Kami bersama nakes ingin hadir di tengah masyarakat. Pembagian masker ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada warga, terutama mereka yang harus tetap beraktivitas di luar rumah di tengah kondisi udara yang kurang baik,” ujar Zulkifli.

Ia menyebutkan, penggunaan masker menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk mengurangi paparan asap dan debu, khususnya ketika beraktivitas di luar ruangan.

Zulkifli juga berharap masyarakat tetap memperhatikan kondisi kesehatan dan tidak mengabaikan kualitas udara yang belum sepenuhnya membaik.

Anak, Ibu Hamil dan Lansia Jadi Perhatian

Baca: Hari Pertama MTQ ke-55 Kampar Berjalan Lancar, Sejumlah Cabang Dipertandingkan

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Dedy Sambudi, mengatakan keterlibatan langsung tenaga kesehatan dalam kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho.

Arahan tersebut meminta seluruh tenaga kesehatan mengambil peran dalam upaya menekan dampak kabut asap terhadap masyarakat.

“Jadi sesuai arahan Bapak Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho agar seluruh tenaga kesehatan mengambil peran dalam penanggulangan dampak asap,” ujar Dedy.

Menurut Dedy, penanganan dampak kabut asap akan dilakukan secara maksimal, terutama terhadap kelompok masyarakat yang lebih rentan terhadap kualitas udara buruk. Kelompok tersebut antara lain anak-anak, ibu hamil dan lansia.

Dinkes Pekanbaru bersama para nakes juga akan terus melakukan pemantauan sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai langkah-langkah menjaga kesehatan selama kabut asap.

Baca: TP-PKK Kampar Bagikan 500 Masker Saat Kabut Asap Karhutla Memburuk

Warga Diimbau Kurangi Aktivitas di Luar

Dedy turut mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kondisi kesehatan selama kualitas udara belum membaik.

Masyarakat yang tidak memiliki keperluan mendesak disarankan mengurangi aktivitas di luar rumah. Sementara bagi warga yang tetap harus beraktivitas di luar, penggunaan masker menjadi langkah perlindungan yang perlu dilakukan.

“Kami mengimbau masyarakat tetap berhati-hati dan menjaga kesehatan. Kalau memang tidak ada keperluan, sebaiknya kurangi aktivitas di luar rumah. Namun bagi yang harus keluar, gunakan masker,” katanya.

Ia menegaskan, keterlibatan tenaga kesehatan dalam kegiatan tersebut tidak sebatas membagikan alat pelindung diri. Kehadiran nakes di lapangan juga menjadi bentuk kepedulian terhadap persoalan yang sedang dihadapi masyarakat.

Baca: Pengurus KKBK Karimun Dilantik, Ahmad Yuzar Ajak Perantau Kampar Perkuat Persaudaraan

“Dinkes Pekanbaru dan nakes bersama Dinkes Provinsi Riau ikut turun langsung dalam kegiatan ini. Kami ingin menunjukkan bahwa nakes hadir dan peduli terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat,” ujarnya.

Berharap Karhutla Segera Teratasi

Dedy berharap seluruh pihak dapat melakukan penanganan karhutla secara maksimal sehingga kabut asap segera berakhir dan kualitas udara kembali normal.

“Kita berharap persoalan karhutla ini segera teratasi sehingga kualitas udara kembali membaik dan masyarakat bisa beraktivitas dengan nyaman,” tutur Dedy.

Pembagian 4.000 masker tersebut menjadi salah satu bentuk respons cepat tenaga kesehatan dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat. Di tengah ancaman kabut asap, edukasi, pencegahan dan perlindungan diri menjadi langkah penting sembari penanganan sumber karhutla terus dilakukan.



Terkait
Gebyar Literasi Kampar Dibuka, Ahmad Yuzar Dorong Warga Gemar Membaca dan Kenali Sejarah
Gebyar Literasi Kampar Dibuka, Ahmad Yuzar Dorong Warga Gemar Membaca dan Kenali Sejarah
Green Policing Masuk Sekolah, Kapolres Kampar Ajak Sisw
Bupati Kampar Perketat Pengawasan HGU dan PBPH Cegah Ka
Wabup Misharti Jadi Narasumber Kuliah Umum UIN Suska Ri
Lainnya
Dorong Pertumbuhan Sektor Pariwisata Riau, Hendry Munief Kembali Gelar Pelatihan bagi Pegiat Wisata
Dorong Pertumbuhan Sektor Pariwisata Riau, Hendry Munief Kembali Gelar Pelatihan bagi Pegiat Wisata
DR Ikhsan: Pemko Pekanbaru Harus Sambut Niat Baik Syahr
300 perantau Minang tetap ingin bertahan di Wamena Papu
Masa Transisi, Pelayanan Bus TMP Diharapkan Tetap Maksi
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Politik
Ahmad Yuzar Pimpin PKB Kampar 2026–2031, Siap Besarkan Partai
Ahmad Yuzar Pimpin PKB Kampar 2026–2031, Siap Besarkan Partai
Hendry Munief Bedah Program Mitra Komisi VII DPR RI di
Sudewo Divonis 8,5 Tahun Penjara, Hak Politik Tak Dicab
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat