Perubahan Sistem, 20 ribu paket menumpuk di Kantor Pos Batam

Alwira Fanzary
Selasa, 12 Februari 2019 17:44:40
Pelayanan di Kantor Pos Batam

KANALSUMATERA.com - Pascapenerapan sistem Customs and Excise Information System and Automation (CEISA) oleh Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai (BC) Tipe B Batam, 20 ribu paket menumpuk di Kantor Pos Batam.

Manajer Penjualan Pos Indonesia Cabang Kota Batam, Muhamad Taufik di Batam, seperti yang diberitakan Antara, Selasa (12/2) mengatakan, sistem CEISA mengharuskan setiap barang kiriman yang dititipkan melalui Perusahaan Jasa Titipan (PJT) atau ekspedisi akan dilakukan pemeriksaan oleh petugas BC Batam.

"Sejak 1 Februari 2019 lalu ada perubahan sistem yang diberlakukan oleh BC Batam," katanya.

Menurutnya penerapan sistem CEISA dikarenakan Kota Batam merupakan kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas (KPBPB).

Baca: BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Kepri hingga 7 Februari: Termasuk Tanjung Pinang

Sehingga lanjutnya secara kepabeanan Pulau Batam dianggap sebagai wilayah luar negeri. "Karena itu setiap paket atau barang wajib diperiksa untuk dicocokan isi dan perhitungan pajak dalam rangka impor (PDRI)," ujarnya.

Kata dia, sistem tersebut tidak hanya diterpkan di kantor pos saja, namun semua perusahaan jasa titipan.

"Kalau untuk swasta biasanya diperiksanya di Bandara," jelasnya. Kata dia, kebijakan tersebut diberlakukan untuk mengantisipasi kebocoran pajak.

Menurutnya sesuai aturan setiap barang yang keluar atau dikirim melalui PJT dari Kota Batam, nilai barangnya tidak boleh lebih dari USD75.

Baca: PGN Gesa Pemasangan 10.000 Jargas Rumah Tangga di Batam, Untuk Tahap Awal 3 Kecamatan ini

"Jika lebih dari ketentuan pengirim akan dikenakan pajak dan saat ini masih dilakukan penyesuian sistem yang digunakan BC Batam," paparnya.

Menurutnya saat ini pengiriman paket sudah mulai pulih. Kata dia setiap hari ada sekitar lima sampai enam ribu barang yang selesai dilakukan permeriksaan.

"Sedangkan barang yang masuk ke kita (kantor pos Cabang Batam) rata-rata sekitar tiga ribu paket," katanya.

Menurutnya, agar pengiriman paket dapat berjalan lancar pihaknya menambah jumlah petugas.

Baca: Tim Rescue Pos SAR Batam Gercep.... Cari Awak Kapal Tamark 02 di Perairan Batam

"Dari tanggal satu sampai enam Februari kemarin, ada 20 ribu barang yang menumpuk dan saat ini masih terus kita proses," jelasnya.

Karena kebijakan tersebut lanjutnya proses pengiriman barang menjadi lebih lambat. Biasanya rata-rata hanya memerlukan waktu tiga sampai empat hari sampai tempat tujuaanya, namun saat ini bisa lebih tujuh hari.

"Rata-rata paket tersebut adalah barang penjual online, biasanya dari Batam dikirim ke luar Pulau Jawa, seperti Sulawesi, Kalimantan, Jayapura, NTB, Ambon," katanya. Kso

Terkait
Nelayan Asal Nongsa Batam Hilang di Perairan Bengkalis, Tim SAR Pekanbaru Lakukan Pencarian
Nelayan Asal Nongsa Batam Hilang di Perairan Bengkalis, Tim SAR Pekanbaru Lakukan Pencarian
Kembangkan Nagoya Walkable City, Berikut Tahapan yang D
BP Batam Kembangkan Nagoya Walkable City, Topang Wilaya
Lainnya
Arsjad Rasjid Kukuhkan Pengurus Kadin Provinsi Riau Masa Bakti 2022-2027
Arsjad Rasjid Kukuhkan Pengurus Kadin Provinsi Riau Masa Bakti 2022-2027
Pada Saat Ramadhan, Kepala DLH Batam Minta Pelayanan Te
Ketua Karang Taruna Tambang Minta Usut Tuntas Limbah Di
Danrem 042/Garuda Hitam Lampung Pelajari Peta Rawan Pem
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Global
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia
Tenda Haji di Mina Siap, Menhaj Klaim Hemat Rp 180 M
Pendidikan
Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Mahasiswa harus Ditata Ulang
Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Mahasiswa harus Ditata Ulang
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Sekda R
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Kadispo
Olahraga
Calon Ketua KONI Riau Edi Basri Hadiri Laga Final Gala Desa Pasir Sialang Bangkinang
Calon Ketua KONI Riau Edi Basri Hadiri Laga Final Gala Desa Pasir Sialang Bangkinang
Kadispora Riau dan Ribuan Penonton Saksikan Laga Final
PWI Kampar Berhasil Mengalahkan KONI Kampar dan Kampar
Nasional
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah
DPR Minta Pemerintah Mengontrol Komersialisasi Air Bawah Tanah
BKSAP DPR Kutuk Serangan Israel ke Markas Unifil yang T
Sosialisasi Empat Pilar di Marpoyan Damai, Hendry Munie
Pariwara
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pj Wako Apresiasi Insan Pariwisata di Pekanbaru Majukan