Ketua Karang Taruna Tambang Minta Usut Tuntas Limbah Di Sungai Kuamang

Mawardi Tombang
Senin, 11 Januari 2021 19:21:40
Ketua Karang Taruna Tambang, Hendry Kampay

KANALSUMATERA.com - Kampar - Limbah tak bertuan bukan lagi menjadi permasalahan baru.Pasalnya setiap tahun limbah yang membuat ikan mati dan mencemari lingkungan. Sehingga warga Desa Kemang Indah Dusun Pulau Luas ini tidak bisa lagi memanfaatkan sungai. Dan kejadi ini pada tahun ini kembali lagi terjadi.

Hal itu dikeluhkan oleh pemerintah desa sendiri melalui Sekdesnya Ibnu Hajar di salah satu grup WhatsApp, Senen 11/01/2021. Menurut Sekdes limbah ini setiap tahun pada musim hujan tetap mencemari Sungai Kuamang. Dengan warna air yang kecoklatan tampak berminyak dulunya sudah pernah diinvestigasi oleh pemerintah daerah melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kampar. Namun ketika itu dijanjikan menunggu hasil laboratorium.

Terkait permasalahan ini Camat Tambang Drs Abukari Mpd Msi mengajak masyarakat dan seluruh komponen untuk langsung meninjau ke lokasi.

"Saya akan tindak tegas jika ini terbukti limbah dari salah satu perusahaan sawit yang ada di aliran sungai tersebut" katanya.

Baca: Inflasi Kampar Tembus 4,90 Persen, Misharti Perkuat Sinergi Kendalikan Harga Pangan

Sementara itu Hendri Kampay selaku Ketua Karang Taruna Kecamatan Tambang kepada awak media mengatakan bahwa dulu hal serupa juga terjadi bahkan pihak perusahaan sampai komplain dan membantah kalau limbah itu bukan milik perusahaannya.

"Kita minta pemerintah serius dalam menangani masalah ini karena menyangkut kehidupan ekosistem dan manusia yang memanfaatkan sungai sebagai sumber kehidupan. Dan pemerintah desa jangan melongo saja. Sampaikan keluhan itu ke pemerintah tingkat kecamatan, hingga kabupaten agar ada tindak lanjut." tegasnya.

Kampar - Limbah tak bertuan bukan lagi menjadi permasalahan baru.Pasalnya setiap tahun limbah yang membuat ikan mati dan mencemari lingkungan. Sehingga warga Desa Kemang Indah Dusun Pulau Luas ini tidak bisa lagi memanfaatkan sungai. Dan kejadi ini pada tahun ini kembali lagi terjadi.

Hal itu dikeluhkan oleh pemerintah desa sendiri melalui Sekdesnya Ibnu Hajar di salah satu grup WhatsApp, Senen 11/01/2021. Menurut Sekdes limbah ini setiap tahun pada musim hujan tetap mencemari Sungai Kuamang. Dengan warna air yang kecoklatan tampak berminyak dulunya sudah pernah diinvestigasi oleh pemerintah daerah melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kampar. Namun ketika itu dijanjikan menunggu hasil laboratorium.

Baca: Warga Pekanbaru Manfaatkan 14 Layanan Kesehatan Gratis Polda Riau

Terkait permasalahan ini Camat Tambang Drs Abukari Mpd Msi mengajak masyarakat dan seluruh komponen untuk langsung meninjau ke lokasi.

"Saya akan tindak tegas jika ini terbukti limbah dari salah satu perusahaan sawit yang ada di aliran sungai tersebut" katanya.

Sementara itu Hendri Kampay selaku Ketua Karang Taruna Kecamatan Tambang kepada awak media mengatakan bahwa dulu hal serupa juga terjadi bahkan pihak perusahaan sampai komplain dan membantah kalau limbah itu bukan milik perusahaannya.

"Kita minta pemerintah serius dalam menangani masalah ini karena menyangkut kehidupan ekosistem dan manusia yang memanfaatkan sungai sebagai sumber kehidupan. Dan pemerintah desa jangan melongo saja. Sampaikan keluhan itu ke pemerintah tingkat kecamatan, hingga kabupaten agar ada tindak lanjut." tegasnya.



Terkait
Hendry Munief: Siak harus Menjadi Wajah Wisata Budaya Melayu Indonesia
Hendry Munief: Siak harus Menjadi Wajah Wisata Budaya Melayu Indonesia
Bupati Kampar Buka Festival Kreatif Lipatkain Season II
Pemkab Kampar Tegaskan Sinergi dengan TNI Jalankan Prog
Sempena Hari Jadi Kampar ke-76, 10 Pasangan Ikuti Sida
Lainnya
Gempa Guncang Pagar Alam Sumatera Selatan Siang Ini
Gempa Guncang Pagar Alam Sumatera Selatan Siang Ini
PJ Bupati Kamsol Harap Atlet Bola Tangan Kampar Dapat M
Berikut Persiapan Polda Riau Jelang Dibukanya Tol Pekan
Alfedri: Pemkab Siak Terus Gesa Penyerapan Dana KUR
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Pendidikan
Gelar Karya PPG Universitas Pahlawan 2026 Tampilkan Inovasi Calon Guru Profesional di Era Digital
Gelar Karya PPG Universitas Pahlawan 2026 Tampilkan Inovasi Calon Guru Profesional di Era Digital
Politeknik Mulia Rokan Resmi Hadir, Karmila Sari Dorong
UPT SDN 014 Batu Belah Gelar Implementasi SPMI, Libatka
Hukum
GEMA Keadilan Riau Desak Polda Usut Tuntas 22 Kasus Mafia BBM Bersubsidi
GEMA Keadilan Riau Desak Polda Usut Tuntas 22 Kasus Mafia BBM Bersubsidi
MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo Buntut P
Syahrul Aidi: Investasi Asing Harus Sejalan Kepentingan
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Nasional
Pramono Anung Tegaskan Jakarta Tidak Siaga 1, Pengerahan Prajurit TNI Jadi Sorotan
Pramono Anung Tegaskan Jakarta Tidak Siaga 1, Pengerahan Prajurit TNI Jadi Sorotan
Mike Johnson Mundur dari Pimpinan Partai Republik Usai
Jokowi Bersaksi di Sidang Roy Suryo, 6.770 Personel TNI