Bupati Ahmad Yuzar Buka Pelatihan Vokasi Batch 6, Luncurkan Job Fair Online Kabupaten Kampar
KANALSUMATERA.com - KAMPAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kampar terus memperkuat upaya menekan angka pengangguran dan memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui pelatihan peningkatan keterampilan tenaga kerja, digitalisasi informasi lowongan pekerjaan, serta penguatan kerja sama lintas sektor.
Komitmen tersebut ditandai dengan pembukaan Pelatihan Vokasi Batch 6, peluncuran Aplikasi Job Fair Online Kabupaten Kampar, penandatanganan nota kesepahaman (MoU) Program Polisi Peduli Pengangguran, serta penyerahan klaim santunan Jaminan Kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., di Balai Bupati Kampar, Senin (02/11/2026).
Baca: Gaji PPPK Paruh Waktu Kampar Cair 26 Oktober, Perpanjangan SK Jadi Penyebab
Turut hadir Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., unsur Forkopimda, serta peserta pelatihan vokasi.
Dalam sambutannya, Ahmad Yuzar menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh kemajuan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi. Namun, juga harus diiringi dengan terbukanya kesempatan kerja, peningkatan keterampilan masyarakat, serta kesejahteraan tenaga kerja.
Baca: Pererat Silaturahmi Jelang Pengukuhan, Hendry Munief Terima Silaturahmi Himpunan Siompu Kampar Riau
Menurutnya, Pelatihan Vokasi Batch 6 menjadi salah satu langkah strategis untuk mempersiapkan sumber daya manusia yang kompeten, produktif, dan memiliki kemampuan sesuai kebutuhan dunia usaha maupun industri.
“Pelatihan vokasi harus menjadi sarana untuk membekali masyarakat dengan kemampuan yang benar-benar dibutuhkan oleh pasar kerja. Saya berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan penuh tanggung jawab. Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar, memperdalam keterampilan, serta membangun kepercayaan diri,” ujar Ahmad Yuzar.
Ia berharap para peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan dan keterampilan selama mengikuti pelatihan, tetapi juga mampu mengembangkan potensi diri agar siap memasuki dunia kerja maupun menciptakan peluang usaha secara mandiri.
Baca: BBM Langka di Bali, Antrean SPBU Mengular hingga 1 Kilometer, Warga Pingsan
Job Fair Online Permudah Pencari Kerja di Kampar
Selain membuka pelatihan vokasi, Bupati Kampar juga meluncurkan Aplikasi Job Fair Online Kabupaten Kampar. Platform digital ini diharapkan menjadi sarana yang memudahkan masyarakat mendapatkan informasi lowongan pekerjaan secara cepat, mudah, dan terpercaya.
Baca: TP-PKK Kampar Bagikan 500 Masker Saat Kabut Asap Karhutla Memburuk
Ahmad Yuzar menjelaskan, selama ini informasi kesempatan kerja belum sepenuhnya menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Di sisi lain, perusahaan juga membutuhkan tenaga kerja dengan kompetensi dan kualifikasi yang sesuai.
“Melalui aplikasi bursa kerja online ini, kita berharap dapat mempertemukan para pencari kerja dengan dunia usaha secara lebih efektif. Dengan demikian, akses terhadap informasi lowongan pekerjaan semakin terbuka dan pelayanan ketenagakerjaan di Kabupaten Kampar semakin optimal,” tambahnya.
Melalui aplikasi tersebut, Pemkab Kampar berharap kesenjangan informasi antara pencari kerja dan perusahaan dapat dikurangi sehingga proses pencarian tenaga kerja menjadi lebih efektif.
Baca: Balap Liar di Jalan Lingkar Kantor Bupati Kampar Dikeluhkan Warga, Polisi Diminta Bertindak
Program Polisi Peduli Pengangguran Perkuat Sinergi
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penandatanganan MoU Program Polisi Peduli Pengangguran. Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya membangun kolaborasi antara pemerintah daerah dan Polri dalam menangani persoalan ketenagakerjaan.
Baca: Perkuat Syiar Islam, Ittihadul Muballighin Pekanbaru Siapkan Bengkel Da’i
Ahmad Yuzar menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif Polri yang turut mengambil peran dalam mendukung penanganan pengangguran di Kabupaten Kampar.
Ia berharap program tersebut tidak hanya memperkuat peran Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga menghadirkan kepedulian sosial melalui dukungan terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Santunan JKM BPJS Ketenagakerjaan Diserahkan kepada Ahli Waris
Baca: Bupati dan Wabup Kampar Turun ke Pasar, Bagikan Masker Gratis
Pada kesempatan yang sama, dilakukan penyerahan klaim santunan Jaminan Kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan kepada keluarga penerima manfaat.
Bupati Kampar menyebut perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan hal penting yang harus diperhatikan bersama. Menurutnya, upaya meningkatkan kesempatan kerja perlu berjalan beriringan dengan pemberian perlindungan bagi pekerja dan keluarganya.
Baca: Bupati Kampar Tegaskan Disiplin ASN, Tak Ikut Apel TPP Dipotong
“Kepada keluarga penerima santunan, kami menyampaikan simpati dan berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat serta membantu memenuhi kebutuhan keluarga yang ditinggalkan,” ungkapnya.
Ia juga mengimbau para pemberi kerja dan pelaku usaha agar semakin peduli terhadap perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, sehingga para pekerja mendapatkan hak perlindungan yang layak.
Melalui empat agenda tersebut, Pemkab Kampar berharap tercipta kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah, kepolisian, dunia usaha, dan masyarakat.
Baca: Pengurus Korpri Kampar 2025–2030 Dilantik, Ahmad Yuzar Soroti Kesejahteraan ASN
Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi tenaga kerja, memperluas akses informasi lowongan pekerjaan, memperkuat perlindungan pekerja, serta menekan angka pengangguran demi mewujudkan Kabupaten Kampar yang mandiri dan sejahtera. (SM)
