Balap Liar di Jalan Lingkar Kantor Bupati Kampar Dikeluhkan Warga, Polisi Diminta Bertindak
KANALSUMATERA.com - BANGKINANG KOTA – Aktivitas yang diduga merupakan balap liar kembali dikeluhkan masyarakat di Jalan Lingkar, tepat di depan gerbang Kantor Bupati Kampar, Bangkinang Kota. Warga mengaku resah karena kendaraan yang melaju dengan kecepatan tinggi dinilai membahayakan pengguna jalan. Senin (05/10/2026).
Keluhan tersebut disampaikan warga pada Minggu (04/10/2026) sore. Selain kecepatan kendaraan, suara knalpot yang keras juga disebut mengganggu kenyamanan masyarakat yang melintas di kawasan tersebut.
Kondisi itu semakin menjadi perhatian karena lokasi yang dikeluhkan berada tidak jauh dari Mapolsek Bangkinang Kota. Warga berharap keberadaan aparat dapat ditingkatkan, khususnya pada waktu yang dianggap rawan terjadinya aksi balap liar.
Baca: Perkuat Syiar Islam, Ittihadul Muballighin Pekanbaru Siapkan Bengkel Da’i
“Kami geram dan takut lewat. Apalagi kalau pulang boncengan bersama keluarga. Dari belakang terdengar suara knalpot besar dan motor melaju kencang. Rasanya jantung mau copot, takut tiba-tiba ditabrak pembalap liar,” ungkap seorang warga.
Menurut warga, Jalan Lingkar merupakan jalan umum yang digunakan berbagai kalangan sehingga semestinya aktivitas kendaraan di kawasan tersebut tetap memperhatikan keselamatan pengguna jalan lainnya.
Baca: Hotspot Karhutla Nol, Pemkab Kampar Perkuat Pendinginan dan Pencegahan
“Kalau mau balapan, jangan di jalan umum. Kita kan sudah ada stadion. Kalau ada kegiatan road race, tempatnya di sana. Saat ada road race, kalian ke mana?” ujar warga tersebut.
Warga menilai persoalan tersebut tidak sebatas suara knalpot yang mengganggu. Keberadaan kendaraan yang melaju dengan kecepatan tinggi juga berpotensi menimbulkan kecelakaan, terutama ketika pengendara lain tiba-tiba dikejutkan oleh kendaraan yang muncul dari belakang.
Karena itu, masyarakat meminta Polres Kampar bersama Polsek Bangkinang Kota meningkatkan patroli di kawasan Jalan Lingkar, khususnya di sekitar gerbang Kantor Bupati Kampar.
Baca: Pacu Sampan ke-5 Sungai Tarap Diwarnai Pembangunan Jembatan Gantung
Warga berharap langkah pencegahan dapat dilakukan sebelum terjadi kecelakaan yang melibatkan pengendara maupun masyarakat lainnya.
“Kami bukan melarang anak-anak muda berkegiatan. Tapi jangan mengganggu dan membahayakan orang lain. Kami juga ingin pulang dengan aman bersama keluarga,” harap warga.
Baca: Truk Over Muatan Bikin Jalan Kampar Rusak, DPRD Riau Desak Tambang Ditertibkan
Masyarakat berharap adanya perhatian serius dari pihak terkait agar Jalan Lingkar tetap menjadi ruang lalu lintas yang aman dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan. (SM)
