Biasa Jadi Tempat Belajar Berenang, Aliran Sungai Musi Kini Ditutupi Rumput Liar
KANALSUMATERA.com - Sejatinya Tempat Belajar Berenang, Aliran Sungai Musi Kini Ditutupi Rumput LiarRencana Pemerintah Kota Palembang mengembangkan objek wisata sungai seperti menjadikan kota Pempek sebagai Vanesia dari Timur tampaknya sedikit menemui kendala.
Pasalnya, kondisi sungai serta alirannya, masih saja dipenuhi dengan ilalang, eceng gondok serta batangan kayu dan sampah jenis lainnya, sehingga kondisi ini diperparah lantaran aliran anak Sungai Musi tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
Dihimpun dari Sripoku.com, Jumat (9/11/2018) di aliran anak Sungai Musi Jalan KH Faqih Usman Kelurahan 3/4 Ulu Laut Kecamatan SU 1 Palembang, tampak dipadati dengan rerimbunan rumput liar dan seakan menjadi aliran sungai tidak berfungsi meski kini debit air sedang tinggi lantaran masuk musim pasang.
"Kondisi seperti ini memang sudah lama tidak dibersihkan, yang dulunya biasa dijadikan anak-anak mandi dan belajar berenang, sekarang rumputnya menyatu dengan tanah sehingga air tidak lagi mengalir," ungkap Feri warga sekitar.
Baca: TPS Penuh, Sampah Sampai Ke Badan Jalan dan Akibatkan Macet
Selain itu, dengan kondisi rumput yang rimbun hingga hampir menyentuh dinding rumah warga tidak jarang ada hewan melata muncul hingga membahayakan warga.
"Kami takutkan itu, banyak hewan seperti biawak, tikus bahkan pernah ada ular yang muncul. Disini banyak anak kecil, jadi itu yang kami khawatirkan, belum lagi bau sampah yang menyengat sehingga ditakutkan mengganggu kesehatan," jelasnya.
Pemandangan diperparah, lantaran masih ada saja sejumlah oknum warga yang membuang sampah di tempat tersebut, sehingga menimbulkan aroma tidak sedap.
Hal ini tentunya tidak bisa dianggap remeh mengingat Sungai Musi merupakan icon bagi wisatawan yang sedang berkunjung ke Kota Palembang.
Baca: Pria Ini Kedapatan Bawa Pisau Lipat dan Air Gun Saat Terjaring Operasi Zebra
"Kami harap pemerintah bisa membantu mengembalikan kondisi aliran anak Sungai Musi ini seperti semula yang bisa digunakan untuk warga sebagai MCK," ujarnya.
Camat SU 1 Palembang, Novran Hansyah mengatakan, bahwa pihaknya tiap hati minggu selalu melakukan gotong royong membersihkan lingkungan.
Hanya saja, kalau yang ada di perairan, seperti di aliran anak Sungai Musi pihaknya terkendala tenaga serta alat yang masih manual.
"Kita selalu sosialisasikan kepada masyarakat untuk gotong royong tiap Minggu, namun kita juga berkoordinasi dengan pihak Dinas terkait untuk membersihkan sampah yang ada di sungai," jelasnya. (SC/Ks)
