Pria Ini Kedapatan Bawa Pisau Lipat dan Air Gun Saat Terjaring Operasi Zebra

Resa Darmalita
Jumat, 9 November 2018 16:10:04
RZ Tertangkap Ops Zebra Bawa Air Gun dan Pisau Lipat

KANALSUMATERA.com - Terjaring Operasi Zebra, Pria Ini Kedapatan Bawa Pisau Lipat & Air GunRZ (51) warga Jalan H Hamzah Kuncit Kelurahan Tuan Kentang, Palembang ini, harus berurusan dengan pihak kepolisian Satuan Lantas Polresta Palembang.

Ini Lantaran RZ didapati petugas Satuan Lantas air gun beserta amunisi sebanyak lima amunisi air gun dan satu amunisi organik dan pisau lipat, Kamis (8/4).

Dihimpun dari Sripoku.com, Ditangkapnya RZ, berawal dari kecurigaan petugas saat melihat RZ melintas mengunakan motonya bernopol BG 4911 RC di kawasan Jalan KH Wahid Hasyim I Ulu tepatnya dekat PT ALI Kertapati Palembang.

Lalu satuan lantas yang sedang melakukan giat razia Zebra Musi 2018 langsung menghentikan laju motor.

Panik melihat petugas menghentikan motornya, membuat RZ hendak kabur. Namun karena kesigapan petugas laju motor RZ pun bisa dihentikan.

Baca: TPS Penuh, Sampah Sampai Ke Badan Jalan dan Akibatkan Macet

Alhasil ketika diperiksa petugas, didalam tas RZ petuga pun menemukan senpi air gun beserta enam amuniasi, lima amunisi air gun satu amunisi organik dan pisau lipat.

Tak dapat berkilah lagi, RZ pun langsung digiring petugas Lantas ke Polresta Palembang, guna mempertanggung jawabkan ulahnya.

"Benar ditangkapnya pelaku RZ berawal dari kecurigaan kita saat kita sedang melakukan operasi Zebr dikawasan tersebut," ungkap Kasat Lantas Kompol Arif Harsono, melalui Brigadir Marlendo, anggota yang menangkap
petugas, ketika ditemui.

Marlendo mengatakan, karena curiga saat itu dirinya pun langsung menghentikan lajut motor RZ. Meski sempat ingin kabur, namun RZ pun berhasil ditangkap.

"Nah ketika diperiksa dalam tasnya kita menemukan barang bukti senpi air gun dan beberapa peluru serta pisau lipat. Didapati barang bukti itu RZ langsung kita amankan," katanya.

Baca: Buat Keterangan Palsu, Rahmat Terancam 4 Tahun Penjara

Atas ulahnya RZ akan dikenakan dikenakan UU darurat No 12. Tahun 1951, dengan ancaman 5 tahun penjara.

Sedangkan, RZ mengaku membawa ai guna itu hanya untuk jaga-jaga saja.

"Sumpah untuk jaga-jaga saja. Karena zaman sekarang banyak pelaku begal. Sedangkan pisau lipat itu baru saya beli dicinde," ungkap RZ menyesal. (SC/Ks)



Terkait
Nekat Masuk Rumah Tetangga dan Curi Emas, Pria Palembang Mengaku Terdesak Utang
Nekat Masuk Rumah Tetangga dan Curi Emas, Pria Palembang Mengaku Terdesak Utang
Biasa Jadi Tempat Belajar Berenang, Aliran Sungai Musi
Malam Pergantian Tahun, Hotel Aston Palembang Tawarkan
Curah Hujan Tinggi, Sejumlah Ruas Jalan di Palembang Ba
Lainnya
Wawako Pekanbaru Soroti Persoalan Obat Kadaluwarsa, Dorong Transformasi Layanan Farmasi
Wawako Pekanbaru Soroti Persoalan Obat Kadaluwarsa, Dorong Transformasi Layanan Farmasi
DPRD Riau Curigai PT. Pulau Sambu Sengaja PHK Karyawan
Rilis BPS Angka Kemiskinan di Riau: Tertinggi Pelalawan
Ketua DPRD Kampar Servis Bola Pertama Semi Open Turname
Nasional
Kapolri Minta MUI Pusat Kaji Fatwa Haram Vape, Waspadai Modus Baru Peredaran Narkoba Cair
Kapolri Minta MUI Pusat Kaji Fatwa Haram Vape, Waspadai Modus Baru Peredaran Narkoba Cair
Jaksa Agung dan Kapolri Bahas Penanganan Karhutla, Koor
Puan Maharani Soroti Kesehatan Warga Terdampak Karhutla
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Hukum
KPK Gelar OTT di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan dan Diperiksa
KPK Gelar OTT di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan dan Diperiksa
Polisi Usut Pengeroyokan Anggota Satpol PP oleh Pekerja
Gatot Heroe Akui Terima Rp3,25 Miliar dari Bos Blueray,