Wabup Meranti Tinjau Kebakaran Puluhan Hektar Lahan di Desa Mengkikip dan Pranap

Mawardi Tombang
Sabtu, 2 Maret 2019 07:16:09

KANALSUMATERA.com - Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim yang didampingi oleg Kepala BPBD Meranti Drs. Edi Afrizal M.Si mengunjungi lokasi kebakaran lahan di Desa Tanjung Pranap dan Mengkikip Kecamatan Tebing, Jumat (1/3/2019).

Turut hadir juga bersama rombongan Wakil Bupati, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Jhon Hendri, Kepala Desa Tanjung Pranap Aswandi, Kasubag Bagian Humas dan Protokol dan masyarakat peduli api.

Dalam kunjungannya di lokasi kebakaran, Wakil Bupati menemukan puluhan Hektar lahan milik masyarakat di dua Desa yakni Desa Tj. Pranap dan Desa mengkikip hangus dilalap si jago merah. Tampak asap tebal masih mengepul dari tanah gambut yang sudah menghitam akibat dilalap api. Meski secara kasat mata api sudah tak terlihat namun dari keterangan para petugas dilapangan kondisi lahan saat ini masih belum dapat dikendalikan sepenuhnya karena karakter dari lahan gambut menyimpan bara api dan sewaktu-waktu jika di tiup angin dapat kembali berkobar.

Dari pantauan sementara pihak BPBD Meranti, jumlah lahan masyarakat di sekitar lokasi kebakaran mencapai 300 hektar. Dari jumlah itu puluhan Hektar lahan yang sebagian besar milik masyarakat sudah dilalap oleh si jago merah.

Baca: Bayar Pajak Kendaraan tanpa KTP Pemilik, Pansus Optimalisasi DPRD Riau: Masyarakat Sambut Positif

"Kebakaran sendiri terjadi mulai hari Senin lalu di salah satu lahan milik warga, kuat dugaan kebakaran dipicu oleh aktifitas pembukaan lahan dengan cara membakar alias Merun. Namun akibat kondisi cuaca panas yang cukup terik, ditambah lagi tiupan angin yang cukup kuat akhirnya kebakaran menjadi tak terkendali." ujar Edy Afrizal.

Sejauh ini belasan petugas dari BPBD Meranti dibantu, petugas kepolisian dan TNI serta Masyarakat Peduli Api (MPI), masih terus standby di lokasi untuk mengantisipasi munculnya api dengan peralatan seadanya.

"Kalau petugas sudah berada dilokasi sejak Senin lalu dan sampai malam nanti akan terus standbye untuk mengantisipasi munculnya api, sebab untuk kebakaran lahan gambut meski api sudah tak terlihat belum dapat dikatakan kebakaran sudah aman atau terkendali, bisa karena tiupan angin tiba-tiba api kembali menyala " jelas Kalaksa BPBD.

Lebih jauh disampaikan Kalaksa BPBD Meranti, kejadian ini sudah dikoordinasikan dengan pihak BPBD Provinsi Riau, sejak beberapa hari terakhir Helycopter pengangkut Bom Air telah dikerahkan oleh BPBD Provinsi Riau untuk membantu pemadaman.

Baca: Masyarakat Pagaran Tapah Adukan PTPN IV ke DPR RI, Adam Syafaat: Puluhan KUD Mitra Dari Luar Desa

Menyikapi kejadian itu, Wakil Bupati Kepulauan Meranti H. Said Hasyim terus mengingatkan masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar apalagi ditengah kondisi cuaca panas ekstrim saat ini. Dikatakan Wabup, membakar lahan yang berpotensi menyebabkan kebakaran besar dapat dikenakan sanksi pidana. Agar kejadian serupa tidak terjadi lagi ia meminta kepada warga agar berhati-hati, andai kata, mendapati kebakaran lahan yang disebabkan oleh faktor alam Wabup juga mengajak masyarakat untuk pro aktif membantu pemadaman agar kebakaran tidak semakin meluas dan mengantisipasi munculnya korban jiwa.

Dari pantauan media akibat kebakaran itu, asap tebal yang terbawa angin cukup menggangu pernapasan dan penglihatan untung saja arah angin mengarah ke laut jika mengarah ke darat dapat dipastikan dua Desa yakni Tj. Pranap dan Mengkikip akan dikepung asap tebal. (azwin)

Terkait
BPS Merilis Kemiskinan Desa di Riau Meningkat Sementara di Kota Menurun
BPS Merilis Kemiskinan Desa di Riau Meningkat Sementara di Kota Menurun
BPKAD Riau Kebut Evaluasi APBD Pekanbaru dan Inhil, Dae
Abdul Kasim Tegaskan Tak Ada Batas Waktu Rawat Inap BPJ
Wako Pekanbaru Puji Kampus PCR, Berharap Bantu Bangun P
Lainnya
Disdik Kota Pekanbaru Ajukan Penambahan Kelas Tatap Muka
Disdik Kota Pekanbaru Ajukan Penambahan Kelas Tatap Muka
Ustadz T Zulkarnaen Dan Ustadz Orange Safari Dakwah Di
Polsek Tenayan Raya Razia Masker di Jalan Hang Tuah, 83
Satpol PP Pekanbaru Rancang Panggilan Cepat 112
Politik
DPD PKS Inhil Laksanakan Penyembelihan Hewan Kurban, Perkuat Semangat Berbagi untuk Masyarakat
DPD PKS Inhil Laksanakan Penyembelihan Hewan Kurban, Perkuat Semangat Berbagi untuk Masyarakat
43 Tahun “Dirampok”,  Adam Syafaat Dukung Presiden
Kemah Bela Negara PKS Riau: Mengokohkan Akar Kebangsaan
Pariwara
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thailand, Vietnam, dan Malaysia
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pj Wako Apresiasi Insan Pariwisata di Pekanbaru Majukan
Olahraga
Jelang Piala Dunia 2026, Hendry Munief Beri Catatan Strategis untuk TVRI, RRI, dan Antara
Jelang Piala Dunia 2026, Hendry Munief Beri Catatan Strategis untuk TVRI, RRI, dan Antara
DPD PKS Kampar Apresiasi Turnamen Mini Soccer Kerjasama
Syahrul Aidi Maazat dan Amal Fathullah Ikut Bertanding
Daerah
Hadapi Lonjakan Arus Balik Idul Adha 2026, Dishub Bengkalis Siagakan Empat Armada RoRo
Hadapi Lonjakan Arus Balik Idul Adha 2026, Dishub Bengkalis Siagakan Empat Armada RoRo
PWI Kampar Gelar Penyembelihan Hewan Qurban, Perkuat So
Wabup Bengkalis Lepas Pawai Takbir Idul Adha 1447 H, Ri
Ekonomi
Harga TBS Belum Stabil, Abdullah Minta Pengawasan Ketat Perusahaan Sawit: Evaluasi Izin Jika Perlu!
Harga TBS Belum Stabil, Abdullah Minta Pengawasan Ketat Perusahaan Sawit: Evaluasi Izin Jika Perlu!
Polsek Mandau dan Pemkab Bengkalis Kelola 2 Hektare Lah
Disbun Riau Tegas: PKS Dilarang Turunkan Harga TBS Sepi
Pendidikan
Hasil TKA SD SMP 2026 Disorot Kritis, Pakar: Numerasi Indonesia Bermasalah Sistemik
Hasil TKA SD SMP 2026 Disorot Kritis, Pakar: Numerasi Indonesia Bermasalah Sistemik
Pemkab Bengkalis Usulkan 5 Lokasi Pembangunan Sekolah N
Disdukcapil Bengkalis Jemput Bola Rekam KTP-el di Sekol
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga