Sabu-sabu Hampir Satu Kwintal Dimusnahkan di Riau

Mawardi Tombang
Jumat, 18 Oktober 2019 09:45:54

KANALSUMATERA.com - PEKANBARU- Polda Riau bersama jajaran Polres, dan Polsek berhasil mengamankan hampir satu kwintal atau tepatnya 89,72 kilogram sabu, 24.000 butir ekstasi dan 967 butir pil happy five dalam seminggu terakhir. Hari ini, Kamis (17/10/2019), hasil tangkapan tersebut dimusnahkan di halaman Mapolda Riau.


Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi merincikan, hasil tangkapan itu dilakukan oleh Polresta Pekanbaru dengan barang bukti 1 kilogram sabu, 5.242 butir pil ekstasi dan 967 butir pil happy five dari tiga tersangka RA, HS, dan ML ditangkap di wilayah Kota Pekanbaru oleh Polsek Sukajadi.

Yang kedua ialah penangkapan yang dilakukan oleh Satresnarkoba Polres Bengkalis, dengan barang bukti sebanyak 26,9 Kilogram sabu jenis baru berwarna pink, hijau dan 19.226 butir ekstasi dengan satu orang tersangka berinisial AB.
Dan yang paling besar dilakukan oleh Ditnarkoba Polda Riau, dengan barang bukti sebanyak 61,925 kilogram sabu dengan 4 tersangka berinisial AG, AD, SP, dan AM.

"Barang bukti yang kita sita ini siap pakai dan diedarkan ke beberapa wilayah tidak hanya di Riau, tapi juga ke provinsi-provinsi lainnya. Ini akan terus terjadi jika kita tidak bersama-sama memberantas ini secara profesional," kata mantan Pati Baintelkam Mabes Polri itu saat ekspos di halaman Mapolda Riau, Kamis (17/10/2019).
Karena menurutnya, penggunaan narkoba saat ini tidak hanya pada kalangan yang memiliki ekonomi menengah keatas, masyarakat kalangan petani sawit, supir dan kalangan pelajar juga sudah terpapar akan peredaran narkoba yang hanya menguntungkan para bandar narkoba semata.

Baca: Melalui Program 'Kampar Peduli', Baznas Kampar Salurkan Zakat Rp 114.000.000 Tiap Bulan ke Mustahik

"Ini sangat memperhatikan, beberapa orang yang bekerja di perkebunan sawit yang kerjanya mendodos sawit itu juga sudah terpapar menggunakan sabu untuk menjadi lifestyle, setiap hari dia bisa mengkonsumsi paket hemat yang harganya 200 ribu padahal mungkin sebulan dia hanya dapat uang tiga juta, empat juta tapi dia habiskan 200 ribu perhari hanya untuk itu," lanjutnya.

Ia mengatakan banyak pihak yang menutupi perilaku tersebut karena di daerah banyak masyarakat yang masih mengedepankan kekerabatan atau persaudaraan, padahal menurut Agung, narkoba tidak memandang bulu, siapapun bisa menjadi korban termasuk keluarga yang dicintai.
"Saya mendengar dan mendapatkan informasi dari kebun-kebun yang ada di provinsi Riau bahwa sebenarnya temennya, mandornya, bahkan tempat dia bekerja sebenarnya tau prilaku temannya itu memakai hal seperti itu mari kita lawan.

Harapan saya masyarakat mau melaporkan, memberikan informasi sekecil apapun terhadap kejahatan narkoba. Perlu saya tekankan, hasil pekerjaan yang halal bisa habis karena narkoba, dan yang untung itu hanya bandar, semua yang lain hanya akan dirugikan saja," tutupnya.

Puluhan kilo narkoba jenis sabu, ribuan pil ekstasi dan ratusan happy five tersebut dimusnahkan dengan cara dibakar dan di blender bersama bahan pembersih kamar mandi. Dan sebagian kecil barang bukti disisihhkan untuk keperluan di Pengadilan.
Kedelapan tersangka narkotika itu dijerat dengan pasal 114 (2), 112 (2) Jo Pasal 132 (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman, makosmal 20 tahun penjara.

Terkait
Bupati Kampar Berharap Sungai Kampar dapat Menjadi Gerbong Penarik Ekonomi Daerah
Bupati Kampar Berharap Sungai Kampar dapat Menjadi Gerbong Penarik Ekonomi Daerah
Meriahkan Idul Fitri 1447 H, Bupati Kampar Lepas Pesert
THR ASN Pemkab Kampar Mulai Dicairkan, Kepala BPKAD: Pe
Disaksikan Pj. Sekdako, Pemko Pekanbaru Bongkar JPO di
Lainnya
Bupati Kasmarni Raih BAZNAS Award 2025 Kedua Kalinya, Bukti Komitmen Pengelolaan Zakat di Daerah
Bupati Kasmarni Raih BAZNAS Award 2025 Kedua Kalinya, Bukti Komitmen Pengelolaan Zakat di Daerah
Malam Jelang Pelantikan Pengurus, Ketum SPS Pusat Kunju
Pekanbaru Akan Masuk PPKM Level Satu? Ini Alasan Sekko
Tak Hadir SKD, 186 Peserta CPNS Pekanbaru Gugur
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Ekonomi
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
LAZ MHC Raih Opini WTP 2025, Perkuat Langkah Bersama Direktur Baru dan Momentum Ramadhan 2026
Anggota DPR Hendry Munief Dorong Sektor Ekraf Dapat Aks
Industri Halal Indonesia di 2025 Tumbuh 6,2 Persen: Q1
Hukum
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
Respon Laporan Masyarakat, Satpol PP Kampar Turun Ke lo
Bupati Kampar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Desa Koto
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Politik
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Saat Sosialisasi Empat Pilar, Syahrul Aidi Maazat Inisi
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Syahrul Aidi Gandeng In