Pedagang Sayur Keliling Dirampok Seusai Subuh

Mawardi Tombang
Selasa, 20 Agustus 2019 12:12:04
ILUSTRASI

Kanalsumatra.com - LHOKSUKON - Abdurrahman (55) pedagang sayur keliling asal Desa Biram Rayeuk Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Selasa (20/8/2019), sekira pukul 05.45 WIB dirampok seorang pria di kawasan Lhok Bintang Hu kecamatan setempat.

Akibatnya, uang Rp 7,5 juta berhasil dibawa kabur pelaku.
“Tadi pagi saya pergi ke pasar sayur Pantonlabu Kecamatan Tanah Jambo Aye untuk berbelanja. Tiba-tiba sesampai di pasar sudah heboh terdengar berita Abdurrahman dirampok di kawasan Lhok Bintang Hu oleh seorang pria,” ujar Abdul Rafar warga Desa Samakurok kepada Serambinews.com, Selasa (20/8/2019).


Kemudian kata Rafar, dirinya langsung menemui Abdurrahman di pasar Sayur tersebut untuk menanyakan informasi tersebut setelah mendapat informasi dari warga lain.

Lalu Abdurahman menceritakan kejadian yang dialaminya itu seusai subuh tersebut.

“Abdurahman berangkat dari rumah usai shalat subuh dengan menggunakan becak,” cerita Abdul Rafar mengutip keterangan Abdurrahman.
Selama ini kata Rafar, sesuai subuh Abdurahman berangkat ke Pasar Pantonlabu untuk berbelanja sayur-sayuran dan ikan dengan menggunakan becak.

Nantinya kebutuhan dapur tersebut dijual secara keliling ke sejumlah desa kawasan Kecamatan Tanah Jambo Aye dan sakitarnya.
Namun, tadi pagi berdasarkan pengakuan Abdurrahman, dirinya diberhentikan seorang pria, dengan alasan pria tersebut handak menjual cabai merah.

Saat pria itu memberhentikan korban, ia memegang karung berisi cabai merah. Kemudian terjadilah tawar menawar harga.
Saat itu, Abdurrahman tidak menaruh curiga terhadap pria yang akan menjual cabai merah merah tersebut.

Karena itu setelah disepakati harga, ia langsung mengambil bungkusan uang untuk membayar cabai yang akan dibelinya itu.

“Saat itulah korban dirampok, kemudian pria tersebut langsung kabur,” ujar Rafar mengutip keterangan korban.

Lainnya
Bupati Bengkalis Resmikan Ruang Rawat Inap Tahanan RSUD Bengkalis
Bupati Bengkalis Resmikan Ruang Rawat Inap Tahanan RSUD Bengkalis
BPOM Merazia Pemilik Tokoh Kosmetik dan Obat Ilegal
Wawako Ayat Ingatkan Masyarakat Rayakan Idul Fitri Jang
Pasangan Selingkuh di Aceh Barat Tertangkap Mesum dalam
Ekonomi
Harga TBS Belum Stabil, Abdullah Minta Pengawasan Ketat Perusahaan Sawit: Evaluasi Izin Jika Perlu!
Harga TBS Belum Stabil, Abdullah Minta Pengawasan Ketat Perusahaan Sawit: Evaluasi Izin Jika Perlu!
Polsek Mandau dan Pemkab Bengkalis Kelola 2 Hektare Lah
Disbun Riau Tegas: PKS Dilarang Turunkan Harga TBS Sepi
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Hukum
Operasi Patuh 2026 Digelar 8–21 Juni, Korlantas Polri Incar Pelanggar Plat Nomor dan ETLE
Operasi Patuh 2026 Digelar 8–21 Juni, Korlantas Polri Incar Pelanggar Plat Nomor dan ETLE
Kanwil DJP Jabar I Bekukan 275 Rekening Penunggak Pajak
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerj
Olahraga
Jelang Piala Dunia 2026, Hendry Munief Beri Catatan Strategis untuk TVRI, RRI, dan Antara
Jelang Piala Dunia 2026, Hendry Munief Beri Catatan Strategis untuk TVRI, RRI, dan Antara
DPD PKS Kampar Apresiasi Turnamen Mini Soccer Kerjasama
Syahrul Aidi Maazat dan Amal Fathullah Ikut Bertanding
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I