PMII Demo di Polres Karimun Bawa Keranda `September Berdarah`

Mawardi Tombang
Kamis, 3 Oktober 2019 13:32:44
Aktivis PMII berorasi di depan Polres Karimun dalam aksi solidaritas atas tindak kekerasan terhadap mahasiswa.

Karimun, LANALSUMATERA.com- Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Karimun melakukan aksi unjuk rasa di depan Mapolres Karimun, Kamis (3/10/2019).

Aksi ini adalah aksi solidaritas bagi mahasiswa yang menjadi korban kekerasan dalam sejumlah demonstrasi di berbagai daerah Indonesia.

Aksi berlangsung dengan aman damai, gabungan masiswa PMMI itu berjumlah delapan orang. Mereka membawa keranda dengan tulisan 'Sedarah, September Berdarah'.

Koordinator aksi, Hazil Eka Darma menyampaikan bahwa, aksi yang dilakukan tersebut murni dilakukan oleh mereka. Tidak ada yang menggerakkan mereka untuk melakukan aksi.

Baca: BNN Dorong Larangan Total Vape, Modus Narkotika Cair Kian Mengkhawatirkan

"Ini hati nurani kami yang bergerak. Menuntut dan mendukung hingga tuntas oknum yang menlakukan penembakan terhadap mahasiswa," katanya.

Lanjutnya, mahasiswa juga akan terus mengawal kasus yang menewaskan mahasiswa dalam unjuk rasa.

"Kita akan sama-sama kawal. Kita harap ini diusut sampai tuntas," ujar Hazil yang juga sebagai Ketua II PMII Kabupaten Karimun itu.

Penyampaian aspirasi mahasiswa itu dikawal oleh puluhan polwan yang memegang kertas bertulisan berisi ajakan tidak anarkis.

Baca: Kunker ke Kepri, Hendry Munief Harapkan Konsep Ekonomi Biru Dapat Diakomodir di RUU Daerah Kepulauan

Kapolres Karimun AKBP Yos Guntur Yudi FS juga ikut mengawal aksi delapan orang mahasiswa tersebut.

"Kita menyambut baik aksi solidaritas adik-adik dari PMII di Karimun dalam menyampaikan aspirasi," kata Yos Guntur.

Disebutkan Yos Guntur, mahasiswa meminta dukungan dalam penegakan hukum pada oknum yang melakukan kekerasan dalam aksi unjuk rasa waktu lalu.

Pihak kepolisian menyebut akan transparan dalam melakukan penegakan hukum. Serta mempercayakan kasus tersebut ke pihak yang berwenang dalam menangani kasus itu.

Baca: Jelang Idul Adha 1447 H, Pemkab Kampar Perkuat Pengendalian Inflasi Daerah

"Kita percayakan pada pihak berwenang, Propam Mabes Polri. Polri akan transparan dalam penegakan hukum, maka mari kita tunggu bersama," ujar Kapolres.

Meskipun aksi yang dilakukan tersebut hanya berjumlah delapan orang, Yos Guntur menyebutkan bahwa tidak mengurangi kualitas yang akan disampaikan.

"Jumlah delapan orang, itu tidak mengurangi kualitas apa yang disampaikan oleh mereka," ucapnya.

Setelah penyampaian aspirasi, berorasi, dan disambut oleh Kapolres. Mahasiswa tersebut membubarkan diri dengan tertib dan aman.



Terkait
Tim Rescue Pos SAR Batam Gercep.... Cari Awak Kapal Tamark 02 di Perairan Batam
Tim Rescue Pos SAR Batam Gercep.... Cari Awak Kapal Tamark 02 di Perairan Batam
Nelayan Asal Nongsa Batam Hilang di Perairan Bengkalis,
Kembangkan Nagoya Walkable City, Berikut Tahapan yang D
BP Batam Kembangkan Nagoya Walkable City, Topang Wilaya
Lainnya
SKPD di Bengkalis Terima DPA 2026, Kasmarni: Jauhi Segala Bentuk Penyimpangan!
SKPD di Bengkalis Terima DPA 2026, Kasmarni: Jauhi Segala Bentuk Penyimpangan!
Kasus Penikaman Kelvin Warga Malaysia, Jaksa Tolak Ekse
Pos Karhutla Masih Dibuka
30 Desa di Nias Masih Kategori Terisolir
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Hukum
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan d
Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta