Plt. Direktur RSUD Bangkinang: Musim Hujan Hati-Hati dengan Demam Berdarah
KANALSUMATERA.com - Bangkinang - Saat ini, berbagai wilayah di Indonesia telah memasuki awal musim hujan. Masyarakat pun diminta untuk lebih waspada terhadap ancaman serangan penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang berpotensi besar terjadi pada musim hujan.
"Meskipun sekarang demam dengue sering terjadi pada musim kemarau, namun penyakit itu berpotensi lebih besar terjadi saat musim hujan," kata Plt. Direktur RSUD Bangkinang dr. Delfan Syukri pada Jumat (1/12/2023).
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi awal musim hujan secara umum akan terjadi pada Bulan November 2023 hingga Januari 2024. Namun tidak secara serentak di seluruh wilayah.
Delfan mengatakan masyarakat perlu mempersiapkan diri melakukan sejumlah langkah pencegahan demam berdarah dengue. Menurutnya, terdapat tiga aspek yang perlu diperhatikan dalam upaya pencegahan, yakni virus dengue sendiri, kemudian nyamuk sebagai media penularan, serta orang yang ditulari, yakni manusia.
Baca: Insan Pers Antusias Mengikuti Pemaparan Industri Hulu Migas dari SKK Migas-KKKS APGWI
"Terkait virus dengue, pencegahan terbaik dapat dilakukan dengan metode biologis, yakni menanamkan bakteri ke dalam nyamuk tertentu yang disebut Wolbachia," ujarnya.

Sementara itu, pencegahan terhadap pertumbuhan nyamuk, lanjut Delfan, bisa dilakukan dengan menerapkan 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air, menutup tempat penampungan air, dan mengubur barang bekas, serta melakukan fogging atau pengasapan.
"Kalau nyamuk sebagai vektor bisa dicegah pertumbuhannya, bisa dibunuh dengan di-fogging, maka fungsi nyamuk dalam mengantarkan virusnya tidak bisa terjadi, artinya orang sehat tidak akan terancam terkena infeksi dengue," ucapnya.
