Ratusan Orang Terserang DBB Di Sumsel, Tiga Meninggal Dunia

Alwira Fanzary
Rabu, 30 Januari 2019 17:52:58
perawatan pasien DBD (Ilustrasi)

KANALSUMATERA.com - Kasus demam berdarah dengue atau DBD di Sumatera Selatan, termasuk cukup tinggi. Selama Januari 2019, tercatat ada 395 kasus dan tiga di antaranya korbannya meninggal dunia.

"Meningkatnya kasus DBD, biasanya terjadi pada musim penghujan. Hingga saat ini, sudah ada tiga orang warga Sumatera Selatan yang meninggal dunia," kata Kepala Dinas Kesehatan Sumatera Selatan, Lesty Nuraini, Rabu 30 Januari 2019.

Menurut Lesty, seperti yang diberitakan viva.co.id, tiga warga Sumatera Selatan yang meninggal dunia, karena DBD tersebar di tiga kabupaten, yakni Musi Banyuasin, Ogan Komering Ilir, dan Ogan Komering Ulu Selatan.

Pada periode Januari 2019, jumlah kasus tersebar juga di 17 kabupaten/kota, di antaranya OKU ditemukan satu kasus, OKI 16 kasus, Muara Enim 25 kasus, Lahat sembilan kasus, Musi Banyuasin 18 kasus, Musi Rawas 26 kasus, Banyuasin 42 kasus, dan OKU Selatan enam kasus.

Baca: Operasi SAR ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung Hari Keempat, 500 Personel Dikerahkan

Juga ada OKU Timur 41 kasus, Ogan Ilir 28 kasus, Empat Lawang tujuh kasus, Palembang 99 kasus, Prabumulih 25 kasus, Pagaralam 17 kasus, Lubuklinggau 10 kasus, Pali 21 kasus, dan Muratara empat kasus.

Meski terdata cukup banyak ditemukan kasus DBD, Dinas Kesehatan belum dapat menetapkannya sebagai status kejadian luar biasa atau KLB.

"Jumlah kasus ini bisa bertambah lebih banyak lagi, karena pencatatan jumlah penderita dari kabupaten dan kota belum masuk. Ini, karena Januari masih berjalan," kata Lesty.

Tingginya kasus DBD itu tidak hanya terjadi pada awal 2019. Jika dibanding 2018, jumlah kasus yang ditemukan juga terbilang cukup tinggi mencapai 2.396 kasus. Dari jumlah itu, 26 orang di antaranya meninggal dunia.

Dinas Kesehatan Sumatera Selatan sudah mengirim edaran kepada pemerintah kabupaten/kota untuk mengantisipasi wabah DBD, yakni dengan membantu menyebarkan larvasida dan alat fogging, meski jumlahnya terbatas.

"Yang penting, tetap terapkan pola hidup sehat dan lakukan konsultasi ke fasilitas pelayanan kesehatan, jika ada gejala DBD. Selain itu, juga membersihkan lingkungan dari air menggenang," jelasnya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Sumatera Selatan, Fery Yanuar menambahkan, meningkatnya kasus DBD ini tidak hanya karena siklus musim, melainkan juga karena lingkungan.

"Penyakit ini akan sangat mudah tersebar. Karenanya, faktor lingkungan yang kotor dan berada di lokasi area tergenang seperti rawa dan sebagainya, akan menjadi area yang mudah terkena penyakit ini," ujarnya.

Apalagi untuk daerah kumuh, kata dia, nyamuk aedes aegapty akan sangat mudah hidup dan menyebarkan penyakit. Pemerintah meminta masyarakat untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk.

Langkah lain dapat memelihara ikan cupang, menggunakan larvasida untuk membunuh jentik nyamuk dan mengaktifkan 3M, dan secepatnya mendatangi puskesmas atau rumah sakit jika sudah ada gejala DBD. Kso

Lainnya
Pemkab Kampar Sudah Cairkan ADD Dari 3 Desa Untuk Tanggap Covid-19
Pemkab Kampar Sudah Cairkan ADD Dari 3 Desa Untuk Tanggap Covid-19
Rekaman Petugas Dishub Pungli Tukang Becak saat Operasi
Dua Lokasi di Pessel Terdampak Abrasi Pantai, Bupati: M
Penyelundup 119 Kg Sabu di Berakit Bintan Diupah Rp 50
Viral
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Umrah, Sepeda Motor dan Uang Jutaan Rupiah
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Posko Darurat Asap PKS Riau, Dari Over Kapasitas Hingga
Entertainment
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Industri Film Nasional
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Industri Film Nasional
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi
Ustadz Abdul Somad di Medan: Ngeri-ngeri Sedap Juga Kur
Budaya
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Festival Subayang 2023, Ini Jadwal dan Konsepnya
Politik
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD PKS Pekanbaru
Saat Sosialisasi Empat Pilar, Syahrul Aidi Maazat Inisi
Sosialisasi Empat Pilar MPR RI, Syahrul Aidi Gandeng In
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Pendidikan
Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Mahasiswa harus Ditata Ulang
Komisi X DPR ke Unri, Karmila Sari: Jalur Penerimaan Mahasiswa harus Ditata Ulang
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Sekda R
FORMA KIP-Kuliah UIN Suska Riau Audiensi dengan Kadispo
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha