Pemkab Kampar Sudah Cairkan ADD Dari 3 Desa Untuk Tanggap Covid-19

Mawardi Tombang
Rabu, 8 April 2020 14:38:50

BANGKINANG, KANALSUMATERA.com - Pemkab Kampar terus mengebut pencairan Anggaran Dana Desa (ADD) yang bakal difokuskan untuk penanganan COVID-19. Sudah ada beberapa desa yang sudah melakukan pencairan.

Hingga saat ini baru 3 desa se Kabupaten Kampar yang telah mencairkan ADD tahap I, yang mana dananya juga digunakan dalam percepatan penanganan pandemic Covid-19 di wilayah desanya.

Kepala Dinas PMD Kampar, Febrinaldi Tri Darmawan, Rabu (8/4) menyebutkan ketiga desa itu yakni desa Siabu, Salo dan Desa Koto Damai yang telah disalurkan pada 6 Maret lalu ke rekening desa sebesar 40 persen dari jumlah dana desa .”Saat ini telah direkomendasi pula 10 desa oleh PM ke BPKAD untuk diteruskan ke KPKN,’ sebutnya tanpa merinci 10 desa yang dimaksud.

Dana desa tahap I itu diprioritaskan untuk padat karya tunai dampak Covid-19 dan pencegahan Covid 19 dengan membentuk relawan desa yang anggotanya bisa berasal dari kepala desa, BPD, perangkat desa, RT, RW dan relawan lainya yang berkoordinasi dengan Babinkatibmas dalam rangka membantu tugas gugus yang dibentuk oleh pemerintah, sebutnya.

Baca: Kadisbunnak Keswan Kampar Bantah Isu Jalan Produksi dan Bibit Sawit, Tegaskan Sesuai Prosedur

Untuk itu dia menghimbau kepada desa yang belum selesai menyusun RAPBDes-nya atau sedang melakukan revisi agar dipercepat penuntasanya agar bisa dievaluasi oleh PMD dan dipergunakan padat karya tuna dan penangan Covid-19.

Dijelaskannya, jika terjadi dampak ekonomi misalnya ditetapkan PSBB dan berdampak masyarakat tak bisa berbelanja maka dana Rp 100 juta dapat dipergunakan misalnya bagi ODP dalam rangka memenuhi kebutuhanya.

”Sekalipun wilayah kita belum ditetapkan PSBB namun sudah banyak yang terdampak dari Covid-19 dan penyaluran bantuan tersebut tidak boleh tumpang tindih dan bagi yang menerima dana PKH, dana bantuan pangan non tunai dan bantuan dari CSR perusahaan tak bisa menerima dana ganda." urainya.

Saat ini lanjutnya sudah tercatat 148 desa yang telah terbentuk relawan desa dalam penanganan Covid-19 dan bagi desa yang belum membentuknya agar segera terbentuk karena relawan itu merupakan ujung tombak dalam pencegahan Covid-19.

Baca: Bupati Kampar Pimpin Penghijauan Ekoteologi di Salo, Ajak Masyarakat Wariskan Alam Lestari

Relawan desa itu bertugas memantau Orang Dalam Pemantauan(ODP), menertibkan warga yang melakukan kerumunan, kerja sama dengan Puskemas jika ada dugaan suspect Covid-19, menghimbau warga yang pulang dari daerah lain untuk isolasi mandiri, berkoordinasi dengan Puskemas atau BPBD dalam rangka pencegahan Covid-19.

”Pemda Kampar menyiapkan anggaran dana desa Rp 100 juta untuk tanggap darurat Covid-19 dan Rp 50 juta diarahkan untuk pencegahan Covid 19.”Jika ada warga yang diisoliasi selama 14 hari maka relawan desa memberikan edukasi kepada mereka, melakukan penyemprotan disfektan, pengadaan hand sanitizer dan masih ada tugas lainya,’tambahnya. hen

Terkait
Bupati Kampar Sampaikan Belasungkawa, Melayat ke Rumah Duka Tokoh Masyarakat di Tapung
Bupati Kampar Sampaikan Belasungkawa, Melayat ke Rumah Duka Tokoh Masyarakat di Tapung
Bupati Kampar Dukung Kerjasama Pengolahan Sampah Menjad
Ahmad Yuzar Ungkap Capaian Kinerjanya saat Sidang Parip
Peringatan Hari Jadi Kabupaten Kampar Ke-76 Tahun 2026,
Lainnya
Kadisdik Pekanbaru Akan Evaluasi Sekolah yang Nekat Melaksanakan Tatap Muka di Wilayah Zona Merah
Kadisdik Pekanbaru Akan Evaluasi Sekolah yang Nekat Melaksanakan Tatap Muka di Wilayah Zona Merah
Wanita Asal Desa Mahato Ditemukan Jadi Mayat Dalam Kand
Kejari Pekanbaru Buka Gerai E-Tilang di MPP Pekanbaru
Karyawan TWNC Pesisir Barat Lampung Tewas Diserang Hari
Daerah
Belum Gelar RAT, Ratusan Koperasi di Pekanbaru Terancam Dibubarkan
Belum Gelar RAT, Ratusan Koperasi di Pekanbaru Terancam Dibubarkan
Wako Agung Tegaskan PKL Dilarang Bangun Lapak di Trotoa
Ribuan Warga Padati Taman Kota, Bupati Kampar Nobar Fin
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Ekonomi
Mobil Pak Aman Kembali Beroperasi, Pemko Pekanbaru Jual Sembako Murah di Sejumlah Kelurahan
Mobil Pak Aman Kembali Beroperasi, Pemko Pekanbaru Jual Sembako Murah di Sejumlah Kelurahan
Motor Listrik Nasional, Momentum Reindustrialisasi Ekon
Operasi Pasar Murah Pemprov Riau Sambangi Kampar, Pekan
Hukum
Bongkar Mafia BBM Subsidi di Rohil, Polda Riau Tangkap 3 Tersangka dan Sita Dua Truk Tangki
Bongkar Mafia BBM Subsidi di Rohil, Polda Riau Tangkap 3 Tersangka dan Sita Dua Truk Tangki
Pemprov Riau dan Komnas HAM Bahas Sengketa Lahan di Roh
Warga Bengkalis Datangi Inspektorat Tagih Kejelasan Lap
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Politik
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi  PKS DPR RI, Soroti Lahan hingga UMKM
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi  PKS DPR RI, Soroti Lahan hingga UMKM
Hendry Munief Serap Aspirasi Komunitas MTB FORBIS Riau,
TOP PKS Riau 2026 Perkuat Mesin Pemenangan, Siapkan Sak