Syahrul Aidi Pimpin Upacara HUT RI di Hayfalah Boarding School, Berikut Pesan Kemerdekaannya

Mawardi Tombang Amar
Senin, 17 Agustus 2026 20:56:26

KANALSUMATERA.com - PEKANBARU – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Hayfalah Boarding School berlangsung khidmat, Senin (17/8/2026).

Upacara yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut dipimpin oleh Dr. Syahrul Aidi Maazat, selaku Dewan Pembina Yayasan Insan Madani Riau.

Dalam amanatnya sebagai pembina upacara, Syahrul Aidi mengajak seluruh peserta untuk memaknai kemerdekaan secara lebih luas. Menurutnya, kemerdekaan tidak cukup diperingati melalui upacara dan pengibaran bendera, tetapi harus diisi dengan kerja nyata, pendidikan, kejujuran, kemandirian dan kontribusi bagi bangsa.

Syahrul Aidi mengatakan, 81 tahun lalu para pendiri bangsa, Soekarno dan Mohammad Hatta, memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Namun, kemerdekaan tersebut tidak lahir hanya dari dua kalimat Proklamasi.

Di balik kemerdekaan terdapat pengorbanan para pahlawan berupa darah, air mata, harta, keluarga hingga nyawa.

Baca: Evaluasi Haji 2026, Pemprov Riau Benahi Layanan Transportasi dan Konsumsi Jemaah

“Mereka berjuang bukan karena mereka tahu bahwa mereka akan menikmati hasil perjuangannya. Mereka berjuang karena mereka ingin anak cucunya hidup sebagai manusia merdeka.Dan anak cucu yang mereka perjuangkan itu adalah kita.” terang Syahrul Aidi.

Karena itu, Syahrul Aidi menilai pertanyaan penting bagi generasi saat ini bukan lagi apakah Indonesia sudah merdeka, melainkan apa yang telah dilakukan untuk mengisi kemerdekaan tersebut.

Tantangan Generasi Saat Ini

Menurut Syahrul Aidi, bentuk perjuangan bangsa Indonesia saat ini telah berubah. Jika dahulu para pahlawan berjuang mengusir penjajah dari tanah air, maka generasi sekarang memiliki tugas memerdekakan Indonesia dari berbagai persoalan, mulai dari kemiskinan, kebodohan hingga ketergantungan.

“Kita harus memerdekakan bangsa ini dari kemiskinan, dari kebodohan, memerdekakan bangsa ini dari ketergantungan.” terang Syahrul Aidi.

Baca: Belum Gelar RAT, Ratusan Koperasi di Pekanbaru Terancam Dibubarkan

Ia juga menyoroti pentingnya meningkatkan kesejahteraan petani serta membangun sistem pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan menghafal dan menjawab soal ujian.

Menurutnya, pendidikan harus mampu melahirkan generasi yang dapat memahami persoalan dan memberikan solusi bagi kehidupan.

“Karena Indonesia masa depan tidak cukup hanya memiliki generasi yang pintar menjawab soal. Indonesia membutuhkan generasi yang mampu menjawab persoalan. Sekolah harus membekali siswa dengan kecakapan hidup." tambah Ketua BKSAP DPR RI ini.

Kepada para siswa Hayfalah Boarding School, Syahrul Aidi berpesan agar belajar tidak hanya untuk mendapatkan nilai tinggi.

Ia mendorong siswa memahami manfaat ilmu dan menghubungkannya dengan kehidupan sehari-hari.

Baca: Wabup Kampar Tutup Kejuaraan Grasstrack dan Motocross, Dorong Lahirnya Pembalap Berprestasi

Belajar membaca, katanya, harus dilanjutkan dengan memahami apa yang dibaca. Setelah memahami, siswa perlu belajar menyampaikan gagasan dan menuliskannya.

Begitu pula dengan matematika, biologi dan ekonomi. Setiap ilmu harus dapat digunakan untuk menyelesaikan persoalan kehidupan. Belajarlah ekonomi, tetapi pahamilah bagaimana berdagang, berusaha, menciptakan pekerjaan, dan membangun kemandirian.

Syahrul Aidi menegaskan bahwa Indonesia membutuhkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga produktif, kreatif, mandiri dan mampu menciptakan solusi.

Pesan untuk Orang Tua dan Guru

Syahrul Aidi juga mengingatkan para orang tua dan pendidik bahwa keberhasilan pendidikan tidak semata-mata diukur dari nilai ujian atau ijazah.

Baca: Bupati Kampar Sambut Kunjungan Kerja Plt Gubernur Riau di Balai Bupati

Ia mengajak orang tua lebih sering berdialog dengan anak mengenai apa yang dipahami, apa yang dapat dikerjakan, persoalan yang mampu diselesaikan hingga kontribusi yang dapat diberikan kepada masyarakat.

“Sebab tujuan pendidikan bukan sekadar melahirkan orang yang memiliki ijazah. Tujuan pendidikan adalah melahirkan manusia yang merdeka dalam berpikir, mandiri dalam kehidupan, kuat dalam karakter, dan bermanfaat bagi sesama.” tegasnya.

Peringatan HUT RI di Hayfalah Berlangsung Semarak

Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Hayfalah Boarding School berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh semangat kebangsaan.

Keberagaman budaya Indonesia juga terlihat dari para siswa yang mengenakan berbagai pakaian adat Nusantara. Kehadiran busana adat tersebut menjadi simbol kekayaan budaya sekaligus semangat persatuan dalam keberagaman.

Baca: Pemkab Kampar Genjot Program Rumah Layak Huni 2026, Prioritaskan Warga Kurang Mampu

Setelah upacara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan door prize kepada peserta.

Rangkaian kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum memperingati 81 tahun Kemerdekaan Indonesia, tetapi juga menjadi sarana menanamkan nilai nasionalisme, persatuan, karakter, kemandirian dan semangat berkarya kepada generasi muda.



Terkait
Wabup Misharti Buka Gerakan Pangan Murah di Kuok, Warga Antusias Serbu Sembako Subsidi
Wabup Misharti Buka Gerakan Pangan Murah di Kuok, Warga Antusias Serbu Sembako Subsidi
Ketua TP-PKK Kampar Konsolidasikan Program, Perkuat Sin
Disaksikan Pj. Sekdako, Pemko Pekanbaru Bongkar JPO di
Lambannya Pembebasan Lahan, Pembangunan Flyover Simpang
Lainnya
Semarak May Day 2026, Bupati dan Wakil Bupati Kampar Ikuti Jalan Santai Bersama Ribuan Peserta
Semarak May Day 2026, Bupati dan Wakil Bupati Kampar Ikuti Jalan Santai Bersama Ribuan Peserta
7 Petarung Melaju ke Semifinal Kejurprov  Tarung Deraj
Temukan Warga Pekanbaru Sakit Parah, Ketua Karang Tarun
Suami atau Istri Guru Akan Turut Divaksin Covid-19
Hukum
Dirjenpas Mashudi Mundur, Polemik Lapas Cibinong Berujung Pergantian Pimpinan
Dirjenpas Mashudi Mundur, Polemik Lapas Cibinong Berujung Pergantian Pimpinan
Korupsi MBG Masuk Babak Baru, Dadan Hindayana Segera Di
PT Musim Mas Terima Penghargaan atas Kontribusi Penanga
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Pendidikan
Sekolah Lansia BKMT Kampar Jadi Ruang Edukasi dan Sosialisasi bagi Lansia
Sekolah Lansia BKMT Kampar Jadi Ruang Edukasi dan Sosialisasi bagi Lansia
SMPN 6 Siak Kecil Gelar Bimtek SPMI, Lima Sekolah Pener
IPN P Dorong Pengalihan PPPK Paruh Waktu ke Penuh Waktu
Politik
Komisi III DPR Sepakati Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Berlanjut ke Paripurna
Komisi III DPR Sepakati Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Berlanjut ke Paripurna
Jelang Pleno PDPB Triwulan III 2026, Bawaslu Kampar Dor
PKS Usul Pileg 2029 Digelar Lebih Dulu, Hasilnya Jadi D
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad