Pesisir Selatan Gali Sejarah Kapal Boeloengan Milik Belanda Yang Tenggelam DI Perairan Mandeh

Mawardi Tombang
Rabu, 14 Agustus 2019 11:42:02
Wisatawan berfoto di rumah apung penanda lokasi kapal MV boelowengan milik belanda yg tenggelam diperairan kawasan bahari terpadu.

Painan, (ANTARA) -KANALSUMATERA.com Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat berencana menggali sejarah Kapal MV Boeloengan milik Belanda yang tenggelam di perairan Kawasan Wisata Bahari Terpadu (KWBT) Mandeh untuk semakin mempopulerkan kawasan wisata tersebut.

"Sejarah mencatat Kapal MV Boeloengan tenggelam di perairan Mandeh setelah dibombardir oleh tentara Jepang di era perang dunia II sekitar tahun 1942," kata Bupati Pesisir Selatan, Hendrajoni di Painan, Rabu.

Ia menambahkan rencana penggalian sejarah tenggelamnya Kapal MV Boeloengan tersebut akan melibatkan masyarakat yang menetap di kawasan Mandeh hingga ahli sejarah dan peneliti di Indonesia.

"Jika dibutuhkan dan agar datanya lengkap kami akan meminta agar pemerintah pusat turun tangan dalam proyek ini," imbuhnya.

Baca: KONI Payakumbuh Studi Banding ke KONI Pekanbaru, Dalami Program Pembinaan Atlet

Dengan ikut campurnya pemerintah pusat, pihaknya berharap tidak hanya ahli sejarah dan peneliti dalam negeri yang terlibat, namun juga luar negeri sehingga hasilnya lebih menyeluruh dan lebih menarik disajikan.

Ia mengungkapkan bangkai kapal tersebut hanya berada di kedalaman sekitar 20 hingga 25 meter saja, sehingga penyelaman pemula tidak akan kesulitan untuk menikmatinya.

Berdasarkan identifikasi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan kapal tersebut diketahui memiliki lebar bagian tengah 11 meter, lebar buritan 13 meter, lebar haluan 10 meter, tinggi delapan meter dan panjang 74 meter.

Kapal tersebut didesain pada 1915 sebagai kapal transpor bermesin diesel sepanjang 72,6 meter.

Baca: 360 Hunian Tetap Dibangun di Agam, Penyintas Bencana Mulai Disiapkan untuk Relokasi

Penggunaanya selain disesuaikan dengan desainnya, kapal ini juga kerap dipakai oleh pejabat kolonial Belanda untuk berkunjung ke Kesultanan Bulungan di Kalimantan Timur.

"Dengan nanti tuntasnya penggalian mengenai detail sejarah tenggelamnya Kapal MV Boeloengan kami yakin hal tersebut akan memperkuat upaya mempopulerkan kawasan Mandeh," sebutnya.

Ia meyakini sejarah tersebut akan menjadi daya tarik tersendiri disamping kawasan Mandeh yang juga memiliki keindahan bahari yang tidak bisa dipungkiri mulai dari perairannya yang tenang, pasir yang putih hingga pulau-pulau yang cantik. (*)K



Terkait
Layanan Digital BPJS Kesehatan Makin Canggih, Peserta JKN Kini Urus Administrasi Tanpa Antre
Layanan Digital BPJS Kesehatan Makin Canggih, Peserta JKN Kini Urus Administrasi Tanpa Antre
Lainnya
Komisi I DPRD Riau Kebut Seleksi KIP dan KPID, Uji Kepatutan Tuntas Sebelum 16 Agustus
Komisi I DPRD Riau Kebut Seleksi KIP dan KPID, Uji Kepatutan Tuntas Sebelum 16 Agustus
Koordinator Kafilah Kampar Pastikan Kesiapan, Optimisti
Sekjen SPS Pusat Lantik dan Kukuhkan Pengurus SPS Riau
Abu Nazar Pimpin DPD KNPI Kabupaten Kampar Versi Noer
Politik
Ahmad Yuzar Pimpin PKB Kampar 2026–2031, Siap Besarkan Partai
Ahmad Yuzar Pimpin PKB Kampar 2026–2031, Siap Besarkan Partai
Hendry Munief Bedah Program Mitra Komisi VII DPR RI di
Sudewo Divonis 8,5 Tahun Penjara, Hak Politik Tak Dicab
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Nasional
Punya Rekam Jejak Bela Israel, Syahrul Aidi Dukung MUI dan Forkomnas Tolak Konser Andrea Bocelli
Punya Rekam Jejak Bela Israel, Syahrul Aidi Dukung MUI dan Forkomnas Tolak Konser Andrea Bocelli
Suahasil Rombak 5 Pejabat Kemenkeu, Sekjen Era Purbaya
Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Kemiskinan, Sebut Le