Layanan Digital BPJS Kesehatan Makin Canggih, Peserta JKN Kini Urus Administrasi Tanpa Antre

Kanama Amar
Jumat, 24 Juli 2026 17:40:57

KANALSUMATERA.com - SOLOK – Transformasi digital yang dilakukan BPJS Kesehatan terus memberikan kemudahan bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Berbagai layanan berbasis teknologi kini memungkinkan masyarakat mengakses informasi, mengurus administrasi, hingga memperoleh pelayanan kesehatan secara lebih cepat, mudah, dan efisien tanpa harus datang ke kantor BPJS Kesehatan, Jumat (24/07/2026).

Kemudahan tersebut dirasakan langsung oleh Dian Eka Putra (34), seorang pekerja swasta di Kota Solok yang telah menjadi peserta JKN selama lebih dari satu dekade. Menurutnya, kualitas pelayanan BPJS Kesehatan terus mengalami peningkatan, terutama dari sisi kecepatan respons petugas dan kemudahan akses layanan.

"Pelayanannya sejauh ini cepat dan responsif, terutama saat kondisi darurat. Sebagai peserta saya merasa sangat terbantu."

Baca: KONI Payakumbuh Studi Banding ke KONI Pekanbaru, Dalami Program Pembinaan Atlet

Dian menilai perubahan terbesar terlihat pada proses administrasi. Jika sebelumnya peserta harus mengantre di kantor BPJS Kesehatan, kini hampir seluruh kebutuhan administrasi dapat diselesaikan melalui aplikasi di telepon genggam.

"Sekarang jauh lebih praktis. Banyak urusan bisa diselesaikan lewat aplikasi tanpa harus datang langsung," katanya.

Baca: 360 Hunian Tetap Dibangun di Agam, Penyintas Bencana Mulai Disiapkan untuk Relokasi

Pengalaman paling berkesan baginya terjadi saat sang istri menjalani persalinan pada 2022. Saat harus menuju fasilitas kesehatan pada dini hari, ia mengaku tidak dibebani kekhawatiran mengenai biaya maupun proses administrasi karena seluruh pelayanan telah dijamin melalui Program JKN.

"Istri saya melahirkan sekitar pukul dua dini hari. Berkat JKN, seluruh proses berjalan lancar dan kami tidak dibebani biaya pelayanan. Itu sangat membantu keluarga kami," ungkapnya.

Selain menggunakan Aplikasi Mobile JKN, Dian juga memanfaatkan layanan PANDAWA (Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp) untuk berbagai kebutuhan administrasi, seperti mengatasi lupa kata sandi hingga memperoleh informasi kepesertaan. Menurutnya, proses layanan berlangsung cepat, mudah dipahami, dan tidak berbelit.

"Kalau ada kendala, saya biasanya menggunakan PANDAWA. Prosesnya cepat dan sangat memudahkan," ujarnya.

Di akhir keterangannya, Dian berharap BPJS Kesehatan terus mengembangkan inovasi digital agar semakin mudah digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Ia meyakini peningkatan fitur dan kualitas layanan akan semakin memperkuat kepercayaan peserta terhadap Program JKN.

"Saya berharap pelayanan tetap ramah dan inovasi digital terus dikembangkan. Aplikasi yang ada sekarang sudah sangat membantu, semoga ke depan fiturnya semakin lengkap sehingga peserta semakin mudah mengakses layanan," pungkasnya. (SM)



Lainnya
Evaluasi APBD Riau 2026 Selesai, Pemprov Targetkan Dapat Segera Digunakan
Evaluasi APBD Riau 2026 Selesai, Pemprov Targetkan Dapat Segera Digunakan
Demi Lestarikan Sungai Siak, Komunitas UFC Gelar Mancin
Pejabat dan ASN Kampar Diingatkan Jangan Terperdaya Ole
Beberapa Ruko Dinilai Ganggu Normalisasi Drainase, Dina
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Nasional
Puan Buka Suara soal Wacana Penggabungan BMKG dan Badan Geologi
Puan Buka Suara soal Wacana Penggabungan BMKG dan Badan Geologi
Anwar Ibrahim Telepon Jokowi di Penang, Ada Pesan Penti
Prabowo Pantau Erupsi Anak Krakatau, Jajaran Pemerintah
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Kriminal
Dua TNI Kasus Air Keras Andrie Yunus Lolos dari Pemecatan, Vonis Dipangkas
Dua TNI Kasus Air Keras Andrie Yunus Lolos dari Pemecatan, Vonis Dipangkas
Bau Menyengat Terdeteksi Sebelum Mayat Ditemukan di Gar
Polres Siak Ungkap Kasus Kekerasan terhadap Anak, Dua T
Pendidikan
Karmila Sari Dorong Sekolah di Riau Benahi Data untuk Percepat Revitalisasi
Karmila Sari Dorong Sekolah di Riau Benahi Data untuk Percepat Revitalisasi
Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, SMPN 3 Si
Keluarga Korban Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan di SDN 04
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik