Layanan Digital BPJS Kesehatan Makin Canggih, Peserta JKN Kini Urus Administrasi Tanpa Antre
KANALSUMATERA.com - SOLOK – Transformasi digital yang dilakukan BPJS Kesehatan terus memberikan kemudahan bagi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Berbagai layanan berbasis teknologi kini memungkinkan masyarakat mengakses informasi, mengurus administrasi, hingga memperoleh pelayanan kesehatan secara lebih cepat, mudah, dan efisien tanpa harus datang ke kantor BPJS Kesehatan, Jumat (24/07/2026).
Kemudahan tersebut dirasakan langsung oleh Dian Eka Putra (34), seorang pekerja swasta di Kota Solok yang telah menjadi peserta JKN selama lebih dari satu dekade. Menurutnya, kualitas pelayanan BPJS Kesehatan terus mengalami peningkatan, terutama dari sisi kecepatan respons petugas dan kemudahan akses layanan.
"Pelayanannya sejauh ini cepat dan responsif, terutama saat kondisi darurat. Sebagai peserta saya merasa sangat terbantu."
Dian menilai perubahan terbesar terlihat pada proses administrasi. Jika sebelumnya peserta harus mengantre di kantor BPJS Kesehatan, kini hampir seluruh kebutuhan administrasi dapat diselesaikan melalui aplikasi di telepon genggam.
"Sekarang jauh lebih praktis. Banyak urusan bisa diselesaikan lewat aplikasi tanpa harus datang langsung," katanya.
Pengalaman paling berkesan baginya terjadi saat sang istri menjalani persalinan pada 2022. Saat harus menuju fasilitas kesehatan pada dini hari, ia mengaku tidak dibebani kekhawatiran mengenai biaya maupun proses administrasi karena seluruh pelayanan telah dijamin melalui Program JKN.
"Istri saya melahirkan sekitar pukul dua dini hari. Berkat JKN, seluruh proses berjalan lancar dan kami tidak dibebani biaya pelayanan. Itu sangat membantu keluarga kami," ungkapnya.
Selain menggunakan Aplikasi Mobile JKN, Dian juga memanfaatkan layanan PANDAWA (Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp) untuk berbagai kebutuhan administrasi, seperti mengatasi lupa kata sandi hingga memperoleh informasi kepesertaan. Menurutnya, proses layanan berlangsung cepat, mudah dipahami, dan tidak berbelit.
"Kalau ada kendala, saya biasanya menggunakan PANDAWA. Prosesnya cepat dan sangat memudahkan," ujarnya.
Di akhir keterangannya, Dian berharap BPJS Kesehatan terus mengembangkan inovasi digital agar semakin mudah digunakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Ia meyakini peningkatan fitur dan kualitas layanan akan semakin memperkuat kepercayaan peserta terhadap Program JKN.
"Saya berharap pelayanan tetap ramah dan inovasi digital terus dikembangkan. Aplikasi yang ada sekarang sudah sangat membantu, semoga ke depan fiturnya semakin lengkap sehingga peserta semakin mudah mengakses layanan," pungkasnya. (SM)
