Gebyar Literasi Kampar Dibuka, Ahmad Yuzar Dorong Warga Gemar Membaca dan Kenali Sejarah
KANALSUMATERA.com - Bangkinang Kota – Gebyar Literasi Kabupaten Kampar resmi dibuka Bupati Kampar Ahmad Yuzar, S.Sos., MT, di halaman Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar, Selasa (08/09/2026).
Pembukaan kegiatan berlangsung semarak dengan diawali lantunan shalawat bersama. Suasana khidmat tersebut menjadi pembuka sebelum berbagai agenda literasi yang telah disiapkan Pemerintah Kabupaten Kampar dimulai.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam pembukaan Gebyar Literasi, di antaranya Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., Sekda Kampar Dr. Ardi Mardiansyah, S.STP., M.Si., Bunda Literasi Kampar T. Nurheryani, Ketua DWP Kampar Yuni Pratiwi Sari, serta para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kampar.
Baca: Masyarakat Riau Deklarasikan 8 Tuntutan Akhiri Kabut Asap, Desak Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Kampar, Kholida, dalam kesempatan tersebut menyampaikan laporan mengenai pelaksanaan Gebyar Literasi beserta sejumlah kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian acara.
Dalam sambutannya, Ahmad Yuzar mengajak masyarakat menjadikan budaya membaca sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. Menurutnya, literasi memiliki cakupan luas dan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca serta menulis.
Baca: Misharti Buka Pacu Sampan Buluh Cina 2026, Kampar Perkuat Wisata Budaya
Literasi, kata dia, berperan dalam memperluas wawasan, meningkatkan pengetahuan, sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia. Hal tersebut dinilai semakin penting dalam mempersiapkan generasi muda Kampar menghadapi perkembangan zaman.
Setelah membuka Gebyar Literasi, Ahmad Yuzar bersama Wakil Bupati Kampar dan tamu undangan menyempatkan diri melihat pameran benda-benda kuno dan bersejarah.
Beragam koleksi yang ditampilkan memperlihatkan jejak perjalanan sejarah serta kebudayaan masyarakat Kampar. Kehadiran pameran tersebut sekaligus menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat warisan sejarah daerah.
Baca: Kabut Asap Belum Reda, Pawai Ta’aruf MTQ ke-55 Kampar 2026 Ditiadakan
Rombongan kemudian mengunjungi sejumlah stan bazar yang menjadi bagian dari rangkaian Gebyar Literasi Kabupaten Kampar.
Pemkab Kampar berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai agenda seremonial, tetapi mampu memperkuat budaya membaca, menulis dan belajar di tengah masyarakat. Pengenalan terhadap sejarah daerah juga diharapkan semakin menumbuhkan kepedulian generasi muda terhadap warisan budaya Kampar.
Baca: Evaluasi APBD 2026, Ahmad Yuzar Minta OPD Kampar Percepat Realisasi Anggaran
Dengan penguatan budaya literasi, pemerintah daerah mendorong terwujudnya masyarakat Kampar yang semakin cerdas, berbudaya dan mampu bersaing di tengah perubahan zaman. (SM)
