Dosen Politeknik Kampar Dorong Bungkil Sawit Jadi Pakan Alternatif Ikan

Kanama
Selasa, 8 September 2026 08:31:50

KANALSUMATERA.com - KAMPAR – Bungkil inti sawit atau palm kernel cake (PKC) mulai dilirik sebagai bahan baku alternatif pakan ikan oleh pembudidaya di Desa Rantau Merangin, Kabupaten Kampar, Riau. Senin (07/09/2026).

Pemanfaatan hasil samping industri kelapa sawit tersebut diperkenalkan tim dosen Program Studi D3 Teknik Pengolahan Sawit (TPS) Politeknik Kampar melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM).

Kegiatan yang diketuai Ir. Fatmayati, ST., M.Si. itu menyasar Kelompok Pembesaran Ikan Mekar Terbilang yang dipimpin Ujang Zulherman. Kelompok tersebut beranggotakan 10 orang dan mengelola tujuh unit kolam untuk pembesaran ikan patin, nila, serta baung.

Baca: Soal Kerusakan Jalan Petapahan–Simpang Gelombang, Syahrul Aidi Dorong Pemda Ajukan IJD ke Pusat

Dalam satu siklus produksi, kelompok pembudidaya mampu menghasilkan sekitar 2.000 hingga 5.000 kilogram ikan konsumsi. Tingginya produksi tersebut juga diikuti kebutuhan pakan yang cukup besar, yakni berkisar 3.000 sampai 8.000 kilogram setiap siklus.

Selama ini, kelompok telah memiliki kemampuan memproduksi pelet secara mandiri dengan mesin pencampur dan pencetak pakan. Namun, sebagian besar bahan baku masih berasal dari produk komersial sehingga biaya pakan menjadi salah satu komponen penting dalam operasional budidaya.

Baca: HUT ke-27 Pelalawan, Abdullah Soroti Pengangguran dan Tantangan Anggaran Daerah

Melihat kondisi tersebut, tim dosen Politeknik Kampar memberikan edukasi mengenai peluang pemanfaatan bungkil inti sawit sebagai salah satu bahan dalam formulasi pakan.

Tim menekankan bahwa PKC bukan dimaksudkan untuk menggantikan seluruh bahan pakan. Bahan tersebut dapat menjadi salah satu alternatif yang dikombinasikan dengan bahan lain sesuai kebutuhan nutrisi dan jenis ikan yang dibudidayakan.

Materi penyuluhan mencakup karakteristik bungkil inti sawit, kandungan nutrisi, potensi pemanfaatannya, prinsip dasar formulasi pakan, hingga pemanfaatan bahan baku lokal untuk mendukung efisiensi produksi.

Baca: Ruas Jalan Ujung Batu–Batas Sumbar Banyak Rusak, Adam Syafaat Minta Pemprov Lakukan Perbaikan

Selain penyampaian materi, tim PkM juga melakukan observasi langsung ke lokasi budidaya. Mereka melihat kondisi kolam, area produksi pakan, mesin pencampur dan pencetak pelet, serta berbagai fasilitas yang dimiliki kelompok pembudidaya.

Diskusi bersama pembudidaya berlangsung interaktif. Sejumlah aspek turut dibahas, mulai dari kandungan nutrisi dan kualitas bungkil inti sawit hingga proses pengolahan, penyimpanan, serta peluang penggunaannya untuk ikan patin, nila, dan baung.

Baca: Perkuat Syiar Islam, Ittihadul Muballighin Pekanbaru Siapkan Bengkel Da’i

Pemanfaatan bungkil inti sawit juga dinilai memiliki peluang mendukung konsep ekonomi sirkular. Hasil samping industri kelapa sawit yang tersedia cukup melimpah di Riau dapat diberi nilai tambah dengan dimanfaatkan pada sektor perikanan budidaya.

Melalui kegiatan tersebut, pembudidaya mendapatkan pengetahuan baru mengenai pemanfaatan sumber daya lokal sebagai bagian dari formulasi pakan. Langkah ini diharapkan dapat membuka peluang peningkatan efisiensi usaha sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap bahan baku komersial.

Tim PkM Politeknik Kampar selanjutnya berencana melakukan pendampingan teknis, demonstrasi formulasi pakan, serta uji penerapan bungkil inti sawit pada skala usaha kelompok.

Baca: Bupati dan Wabup Kampar Turun ke Pasar, Bagikan Masker Gratis

Tahapan lanjutan tersebut diperlukan untuk melihat secara langsung efektivitas penggunaan PKC terhadap kegiatan pembesaran ikan. Dengan demikian, inovasi yang diperkenalkan tidak berhenti pada kegiatan penyuluhan, tetapi dapat diuji dan dikembangkan sesuai kondisi usaha pembudidaya.

Inisiatif Politeknik Kampar ini sekaligus menunjukkan peluang hilirisasi hasil samping kelapa sawit untuk mendukung sektor perikanan. Pemanfaatan bahan lokal diharapkan dapat menciptakan nilai tambah dan mendorong usaha budidaya ikan yang lebih efisien serta berkelanjutan. (SM)



Terkait
Perbup Pengelolaan Parkir Kampar Dimatangkan, Pemkab Fokus Perkuat Aturan
Perbup Pengelolaan Parkir Kampar Dimatangkan, Pemkab Fokus Perkuat Aturan
Kepungan Asap Belum Reda, 11 Ribu Masker Gratis Dibagik
Nakes Turun ke Jalan, 4.000 Masker Gratis Dibagikan di
Wabup Misharti Jadi Narasumber Kuliah Umum UIN Suska Ri
Lainnya
Silaturahmi dengan Baleg DPR RI, Himpaudi Riau Perjuangkan Kesetaraan Guru PAUD
Silaturahmi dengan Baleg DPR RI, Himpaudi Riau Perjuangkan Kesetaraan Guru PAUD
Gubernur Syamsuar Resmikan Riau Halal Fair 2023
Jelang Pelantikan HIPMI Riau pada Februari, Rahmad Ilah
Penumpang LRT Palembang Jauh Dari Target, Ini Tanggapan
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Pendidikan
Wabup Misharti Edukasi Pelajar SMP V Tambang tentang Bahaya Narkoba
Wabup Misharti Edukasi Pelajar SMP V Tambang tentang Bahaya Narkoba
Dinas Pendidikan Dayah Bireuen Salurkan Beasiswa Rp481
Pimpin Apel Hari Santri Nasional 2026, Wabup Kampar Tek
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Politik
Ahmad Yuzar Pimpin PKB Kampar 2026–2031, Siap Besarkan Partai
Ahmad Yuzar Pimpin PKB Kampar 2026–2031, Siap Besarkan Partai
Hendry Munief Bedah Program Mitra Komisi VII DPR RI di
Sudewo Divonis 8,5 Tahun Penjara, Hak Politik Tak Dicab
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I