Misharti Buka Pacu Sampan Buluh Cina 2026, Kampar Perkuat Wisata Budaya
KANALSUMATERA.com - Siak Hulu – Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., secara resmi membuka sekaligus melepas start perlombaan Pacu Sampan Buluh Cina (PSB) Piala Bupati dan Wakil Bupati Kampar Tahun 2026, Jumat (23/10/2026).
Ajang budaya tahunan ini menjadi salah satu upaya menjaga tradisi leluhur sekaligus memperkuat daya tarik wisata budaya di Kabupaten Kampar.
Pacu Sampan Buluh Cina tidak hanya menjadi arena adu kecepatan dan ketangkasan para peserta di atas sungai, tetapi juga mencerminkan identitas masyarakat Melayu Kampar yang menjunjung tinggi kebersamaan, gotong royong, dan pelestarian warisan budaya.
Baca: Wakil Bupati Misharti Hadiri Gala Dinner Hari Santri Nasional Riau 2026
Dalam sambutannya, Misharti menegaskan pentingnya menjaga keberlangsungan tradisi tersebut agar tetap dikenal dan diwariskan kepada generasi muda. Menurutnya, Pacu Sampan Buluh Cina memiliki nilai budaya dan sejarah yang perlu dipertahankan di tengah perkembangan zaman.
Ia berharap penyelenggaraan kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga berkembang sebagai destinasi wisata budaya yang mampu menarik kunjungan wisatawan ke Kabupaten Kampar.
Baca: HUT ke-27 Pelalawan, Abdullah Soroti Pengangguran dan Tantangan Anggaran Daerah
Selain melestarikan tradisi, kegiatan tersebut dinilai berpotensi memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, terutama melalui meningkatnya aktivitas usaha warga selama pelaksanaan perlombaan.
Misharti juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, panitia penyelenggara, dan masyarakat dalam mendukung keberlanjutan Pacu Sampan Buluh Cina. Kolaborasi berbagai pihak diperlukan agar tradisi ini dapat terus berkembang tanpa kehilangan nilai-nilai budaya yang menjadi ciri khasnya.
Pembukaan Pacu Sampan Buluh Cina 2026 turut dihadiri Anggota DPD RI Arif Eka Saputra, anggota DPRD Kabupaten Kampar, perwakilan Pemerintah Provinsi Riau, serta Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar, Afdal, yang mendampingi Wakil Bupati.
Baca: TNI-Polri Tanam 20 Ribu Pohon di Siak, Herry Heryawan Dorong Pencegahan Karhutla
Kepala Desa Buluh Cina juga menyampaikan laporan mengenai persiapan penyelenggaraan hingga kegiatan siap dilaksanakan. Kesiapan tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran perlombaan yang melibatkan semangat dan partisipasi masyarakat.
Melalui ajang Pacu Sampan Buluh Cina Piala Bupati dan Wakil Bupati Kampar Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Kampar berharap tradisi turun-temurun ini semakin berkembang sebagai kebanggaan daerah sekaligus daya tarik wisata budaya di Riau.
Baca: Perkuat Pemberdayaan Perempuan, Misharti Bangun Sinergi Pusdatin Puanri Kampar-Riau
Deru dayung yang berpacu di sungai menjadi gambaran semangat masyarakat dalam menjaga warisan leluhur. Dengan dukungan berkelanjutan, Pacu Sampan Buluh Cina diharapkan tetap hidup sebagai tradisi yang mempererat persaudaraan dan memperkenalkan kekayaan budaya Kampar kepada generasi mendatang.(SM)
