Puluhan Warga di Palembang, Masuk Rumah Sakit Akibat Terpapar Gas Amonia

Noriza Sagita
Selasa, 6 November 2018 12:49:53
Salah satu PT Pupuk Sriwijaya (Pusri) di Palembang.

KANALSUMATERA.com - PT Pupuk Sriwijaya (Pusri) di Palembang, diduga menyebar polusi gas Amonia di Kelurahan 1 Ilir Jalan Sultan Agung RT 11-13 di pemukiman warga setempat. Akibat terpaparnya gas Amonia, puluhan warga dilarikan ke Rumah Sakit (RS) PT Pusri di ruang Instalasi Gawat Darurat.

Akibat dari terpaparnya gas Amonia ada beberapa warga diantaranya yaitu anak-anak dan orang dewasa yang dilarikan ke RS. Aroma gas Amonia tercium oleh warga beberapa kali tetapi demikian baru Kamis (1/11/2018) malam, sekitar pukul 19.00 WIB aroma gas Amonia begitu pekat dan menyengat.

Paparan Gas Amonia yang menyengat sering mengganggu pernapasan para warga sekitar dan membuat mereka sesak nafas, mual-mual, hingga setiap bulan mereka mencium aroma gas Amonia.

Menurut Ima (45), warga Jalan Sultan RT 11 Kelurahan 1 Ilir Palembang, aroma gas Amoniak yang semakin pekat, membuat dia dan warga lainnya merasakan gangguan pernapasan.

Baca: TPS Penuh, Sampah Sampai Ke Badan Jalan dan Akibatkan Macet

"Warga yang dibawa ke IGD RS PT Pusri itu mengalami muntah parah, sesak napas akut, dan ada yang menderita sakit jantung juga dievakuasi karena pernapasannya terganggu. Mereka diberi oksigen dan langsung dipulangkan tak lama kemudian. Kata mereka, biaya pengobatan dibayar oleh PT Pusri," ucapnya.

Warga juga telah melakukan dengan menutup pintu dan jendela dengan rapat, walau demikian aroma menyengat tersebut masih tercium hingga 25 menit. Agar tidak tercium aroma gas tersebut mereka pakai handuk basah untuk menutup hidung dan mulut.

Hal sama dirasakan Eti (49) dan keluarganya. Usai merasakan mual-mual, Eti langsung muntah, begitu juga dengan anaknya yang berusia 7 tahun.

"Saya sampai muntah tiga kali, anak-anak juga ada yang mual dan muntah. Kami jadi tidak berani buka pintu rumah. Karena rumah kami berbahan kayu, jadi sangat mudah udaranya masuk ke dalam rumah," ujarnya.

Baca: Pria Ini Kedapatan Bawa Pisau Lipat dan Air Gun Saat Terjaring Operasi Zebra

Agar paparan gas Amonia tidak meluas ke pemukiman warga, maka Perusahaan pun melakukan tindak lanjut dan memfasilitasi penanganan medis.

Manager Humas PT Pusri Palembang Hernawan L Sjamsudin mengatakan, saat mengoperasikan empat unit pabrik yaitu Pusri IIB, IB, III dan IV dalam kondisi normal.

"Salah satu pabrik memang sedang perbaikan dan akan dihidupkan kembali. Saat itu, sebagian kecil gas NH3 memang terpapar ke udara, namun masih batasan wajar," ujarnya.

Warga berharap ke perusahaan pupuk ini bisa meminimalisir tingkat polusi udara, sehingga mereka tidak merasakan dampaknya. L6/Ks

Terkait
Buat Keterangan Palsu, Rahmat Terancam 4 Tahun Penjara
Buat Keterangan Palsu, Rahmat Terancam 4 Tahun Penjara
Nekat Masuk Rumah Tetangga dan Curi Emas, Pria Palemban
Biasa Jadi Tempat Belajar Berenang, Aliran Sungai Musi
Malam Pergantian Tahun, Hotel Aston Palembang Tawarkan
Lainnya
Tokoh Muda Riau Ragukan Pernyataan Intsiawaty Ayus Tentang Kepemimpinan Gubri Syamsuar
Tokoh Muda Riau Ragukan Pernyataan Intsiawaty Ayus Tentang Kepemimpinan Gubri Syamsuar
DPRD Riau Himbau Semua Transaksi Keuangan Pemprov Riau
Dinas PUPR Pekanbaru Bangun Drainase di Jalan Guru, Ini
Acara Peringati Sultan Siak IV Pendiri Kota Pekanbaru S
Entertainment
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film SpongeBob SquarePants Meninggal Dunia
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film SpongeBob SquarePants Meninggal Dunia
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Tunggu ya , Serial Televisi Star Wars Segera Diproduksi
Hukum
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
“Semprot” Perusahaan di Pelalawan Usai Insiden Kerja, DPRD: K3 itu wajib, Bukan Pilihan!
Respon Laporan Masyarakat, Satpol PP Kampar Turun Ke lo
Bupati Kampar Fasilitasi Penyelesaian Konflik Desa Koto
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Daerah
Angggota DPR RI Hendry Munief Berikan Catatan Penting saat Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau
Angggota DPR RI Hendry Munief Berikan Catatan Penting saat Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau
Dari Musrenbang RKPD Riau 2027, DPRD: Tahun Depan Sudah
Kababinkum dan HAM TNI Laksda TNI Farid Ma'ruf Kunjunga
Budaya
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Festival Subayang 2023, Ini Jadwal dan Konsepnya
Nasional
Masyarakat Kampar Jakarta Gelar Halal Bi Halal, Pererat Silaturahmi dan Bahas Pembangunan Daerah
Masyarakat Kampar Jakarta Gelar Halal Bi Halal, Pererat Silaturahmi dan Bahas Pembangunan Daerah
Hutama Karya Segera Konstruksi Tol Jambi–Rengat, Hubu
Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Keca
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men