Hadiri Konferensi VIII PWI Kampar, Misharti Tekankan Etika Pers dan Persatuan
KANALSUMATERA.com - BANGKINANG – Wakil Bupati Kampar, Misharti, mengajak seluruh insan pers untuk menjaga marwah jurnalistik, menjunjung tinggi etika pemberitaan, serta memperkuat persatuan masyarakat. Pesan tersebut disampaikannya saat menghadiri Konferensi VIII Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kampar Tahun 2026 di Stanum Resort, Bangkinang, Kamis (15/10/2026).
Dalam kesempatan itu, Misharti menegaskan bahwa pers memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi sekaligus mencerdaskan masyarakat. Karena itu, wartawan diharapkan senantiasa mengedepankan prinsip kejujuran, akurasi, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Menurutnya, kualitas pemberitaan menjadi salah satu faktor penting dalam membangun pemahaman publik terhadap berbagai persoalan. Informasi yang disajikan secara tepat dan berimbang dapat membantu masyarakat memperoleh pemahaman yang benar serta mencegah munculnya kesalahpahaman.
Baca: BBM Langka di Bali, Antrean SPBU Mengular hingga 1 Kilometer, Warga Pingsan
Misharti Ajak Wartawan Jaga Marwah Pers
Misharti mengingatkan bahwa pers mempunyai pengaruh besar dalam membentuk opini publik. Oleh sebab itu, profesionalisme wartawan perlu terus diperkuat agar pemberitaan tidak memicu perpecahan di tengah masyarakat.
Baca: HUT ke-27 Pelalawan, Abdullah Soroti Pengangguran dan Tantangan Anggaran Daerah
Ia juga mengajak insan pers untuk berperan aktif menjaga suasana yang kondusif serta mendukung terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis.
“Mari kita bersama-sama menjaga agar masyarakat kita tidak terpecah. Pers harus menjadi bagian dari upaya memperkuat persatuan, mencerdaskan masyarakat, dan mendukung pembangunan daerah,” pesannya.
Pesan tersebut menegaskan pentingnya peran media sebagai penyampai informasi yang tidak hanya mengutamakan kecepatan, tetapi juga memperhatikan ketepatan fakta dan dampak pemberitaan bagi masyarakat.
Baca: Ruas Jalan Ujung Batu–Batas Sumbar Banyak Rusak, Adam Syafaat Minta Pemprov Lakukan Perbaikan
Konferensi VIII PWI Kampar Jadi Momentum Regenerasi
Konferensi VIII PWI Kabupaten Kampar Tahun 2026 juga menjadi bagian dari proses regenerasi kepemimpinan organisasi wartawan di daerah tersebut.
Baca: Bupati dan Wabup Kampar Turun ke Pasar, Bagikan Masker Gratis
Kegiatan ini dihadiri sejumlah unsur pemerintah dan lembaga terkait, di antaranya kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Ketua Bawaslu, Ketua KPU, pengurus PWI Provinsi Riau, perwakilan kepolisian, serta tamu undangan lainnya.
Dua kandidat Ketua PWI Kabupaten Kampar periode 2026–2029, Syawal dan Nety, turut mengikuti proses konferensi. Keduanya menjadi bagian dari tahapan pemilihan kepemimpinan organisasi wartawan untuk periode mendatang.
Pergantian kepemimpinan tersebut diharapkan dapat memperkuat keberlangsungan organisasi sekaligus mendorong peningkatan kualitas dan profesionalisme wartawan di Kabupaten Kampar.
Baca: Bupati Kampar Siapkan Alat Berat, Warga Buka Lahan Tanpa Membakar
Harapan PWI Kampar Semakin Solid dan Profesional
Misharti berharap Konferensi VIII PWI Kabupaten Kampar dapat menjadi momentum untuk mempererat solidaritas antarwartawan serta memperkuat komitmen terhadap kode etik jurnalistik.
Baca: Bupati Kampar Tegaskan Disiplin ASN, Tak Ikut Apel TPP Dipotong
Ia juga menekankan bahwa siapa pun yang nantinya terpilih sebagai ketua harus mampu membawa organisasi menjadi lebih maju, solid, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Dengan kepemimpinan yang kuat serta dukungan seluruh anggota, PWI Kampar diharapkan dapat terus menjalankan perannya sebagai organisasi profesi wartawan yang menjunjung tinggi integritas dan tanggung jawab publik.
Sinergi antara pers, pemerintah daerah, dan berbagai elemen masyarakat juga diharapkan terus terpelihara guna mendukung penyebaran informasi yang berkualitas serta pembangunan Kabupaten Kampar. (SM)
