BPKAD Rohil Resmi Terapkan SP2D Online, Percepat Pencairan Anggaran Daerah
KANALSUMATERA.com - ROKAN HILIR – Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) resmi menerapkan sistem Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) Online pada 12 Oktober 2026.
Penerapan sistem ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah yang efisien, transparan, dan akuntabel. Selain itu, sistem ini diharapkan dapat mempercepat proses pencairan anggaran bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) maupun pihak ketiga.
SP2D Online terintegrasi langsung dengan sistem perbankan Bank Riau Kepri Syariah. Dengan integrasi tersebut, proses pengajuan hingga penerbitan SP2D yang sebelumnya dilakukan secara manual kini dapat diproses secara elektronik dan real-time.
Kepala BPKAD Rokan Hilir, Muhamad Fauzi, S.IP., M.Si., M.H., menyampaikan bahwa inovasi digitalisasi ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir dalam mendukung percepatan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Baca: HUT ke-27 Pelalawan, Abdullah Soroti Pengangguran dan Tantangan Anggaran Daerah

“Dengan digunakannya SP2D Online, proses verifikasi dan pencairan dana menjadi jauh lebih cepat, tepat, dan aman. Sistem ini memangkas birokrasi yang panjang serta meminimalisir risiko kesalahan administrasi maupun potensi keterlambatan pencairan,” ujarnya.
Penerapan SP2D Online di BPKAD Rohil memiliki sejumlah keunggulan. Pertama, dari sisi efisiensi waktu, dokumen pencairan dapat diproses dan dipantau secara elektronik sehingga mengurangi penumpukan berkas fisik di kantor BPKAD.
Kedua, sistem ini meningkatkan transparansi dan akuntabilitas. Setiap tahapan pengajuan hingga dana masuk ke rekening penerima tercatat secara otomatis dan dapat ditelusuri melalui pemantauan secara real-time.
Baca: TNI-Polri Tanam 20 Ribu Pohon di Siak, Herry Heryawan Dorong Pencegahan Karhutla
Ketiga, integrasi dengan sistem perbankan memungkinkan proses pembayaran dilakukan secara langsung melalui sistem yang terhubung. Langkah ini diharapkan dapat meminimalkan transaksi tunai sekaligus mendukung Program Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (P2DD).
Seiring penerapan sistem tersebut, BPKAD Rohil mengimbau seluruh pengelola keuangan di setiap OPD untuk memanfaatkan fasilitas SP2D Online secara optimal. Pemanfaatan sistem ini diharapkan dapat mendukung kelancaran pembangunan dan peningkatan pelayanan publik di Kabupaten Rokan Hilir.
Penerapan SP2D Online juga berkaitan erat dengan kelancaran pelaksanaan program pemerintah daerah. Proses pencairan belanja yang tertib dan terkelola dengan baik diharapkan dapat mendukung pelaksanaan kegiatan pemerintahan, pembayaran belanja barang dan jasa, serta pemenuhan kewajiban keuangan daerah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selain itu, pembayaran gaji dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi aparatur sipil negara (ASN) menjadi bagian penting dalam pelayanan keuangan daerah yang membutuhkan ketepatan administrasi dan perencanaan kas. Pengelolaan pencairan yang terintegrasi diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan administrasi pembayaran hak pegawai dengan tetap memperhatikan persyaratan serta kondisi keuangan daerah.
Baca: Pemkab Kampar dan Pemprov Riau Perkuat Koordinasi Penanganan Pengungsi

Pengembangan layanan berbasis digital ini tidak hanya berkaitan dengan pemanfaatan teknologi, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk memperkuat tata kelola keuangan daerah. Melalui administrasi yang lebih tertib, terukur, dan terintegrasi, BPKAD Rohil diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelayanan sekaligus menjaga akuntabilitas pengelolaan keuangan.
Ke depan, penerapan SP2D Online diharapkan menjadi bagian dari penguatan pelayanan BPKAD Kabupaten Rokan Hilir dalam mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang efisien, transparan, dan akuntabel, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. (Adv)
