Hari Pertama MTQ ke-55 Kampar Berjalan Lancar, Sejumlah Cabang Dipertandingkan
KANALSUMATERA.com - KAMPAR – Pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-55 Tingkat Kabupaten Kampar Tahun 2026 memasuki hari pertama perlombaan dengan berbagai cabang yang digelar di sejumlah lokasi di Kecamatan Gunung Sahilan, Senin (12/10/2026).
Para peserta dari berbagai kecamatan menunjukkan kemampuan terbaik dalam bidang tilawah, pemahaman Al-Qur’an, hingga seni kaligrafi. Persiapan yang dilakukan jauh sebelum perlombaan menjadi bekal bagi qari dan qariah untuk tampil maksimal di hadapan dewan hakim.
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an serta mendorong tumbuhnya generasi Qur’ani di Kabupaten Kampar.
Baca: BBM Langka di Bali, Antrean SPBU Mengular hingga 1 Kilometer, Warga Pingsan
Koordinator Pelaksanaan MTQ ke-55 Tingkat Kabupaten Kampar, H. Zulfaimar, S.Ag., M.A.P., yang juga menjabat sebagai Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kampar, turun langsung memantau jalannya perlombaan di sejumlah arena.
Salah satu lokasi yang dipantau adalah arena Musabaqah Syarhil Qur’an di SMKN 1 Gunung Sahilan. Berdasarkan hasil pemantauan, seluruh rangkaian perlombaan pada hari pertama berlangsung lancar dan peserta mampu menunjukkan potensi yang telah dipersiapkan sebelumnya.
Baca: HUT ke-27 Pelalawan, Abdullah Soroti Pengangguran dan Tantangan Anggaran Daerah
“Alhamdulillah, pelaksanaan MTQ ke-55 pada hari pertama ini berjalan lancar. Semua qari dan qariah tampil maksimal sesuai dengan potensi yang dimilikinya,” ujar Zulfaimar.
Ia menjelaskan, kelancaran penyelenggaraan MTQ merupakan hasil kerja sama berbagai unsur, mulai dari panitia, dewan hakim, official, hingga masyarakat yang turut memberikan dukungan.
“Panitia selalu berupaya untuk menyukseskan seluruh rangkaian perlombaan agar mendapatkan hasil yang maksimal. Seluruh panitia bersatu padu dalam menyukseskan pelaksanaan MTQ ke-55 Tingkat Kabupaten Kampar yang dilaksanakan di Kecamatan Gunung Sahilan ini,” ungkapnya.
Baca: Dinkes Kampar Evaluasi Program Kesehatan Triwulan III, Kinerja Puskesmas Jadi Sorotan
Perlombaan MTQ Digelar di Sejumlah Arena
Untuk mendukung pelaksanaan berbagai cabang lomba, panitia menyiapkan sejumlah lokasi yang tersebar di wilayah Kecamatan Gunung Sahilan.
Baca: SPS Riau Bahas Restrukturisasi Media, Hasbi Paparkan Perlunya Penguatan Sektor Bisnis
Cabang Musabaqah Fahmil Qur’an berlangsung di SDN 010 Kebun Durian, sedangkan Musabaqah Syarhil Qur’an dipusatkan di SMKN 1 Gunung Sahilan.
Sementara itu, Musabaqah Tafsir Al-Qur’an digelar di Masjid Siti Aminah Sungai Lipai. Cabang ini mempertandingkan tafsir dalam tiga bahasa, yakni Arab, Indonesia, dan Inggris, untuk peserta putra maupun putri.
Adapun cabang Musabaqah Khaththil Qur’an atau kaligrafi dilaksanakan di SMPN 2 Gunung Sahilan. Peserta berkompetisi dalam sejumlah golongan, meliputi naskah, hiasan mushaf, dekorasi, kontemporer, dan digital, masing-masing untuk putra dan putri.
Baca: Balap Liar di Jalan Lingkar Kantor Bupati Kampar Dikeluhkan Warga, Polisi Diminta Bertindak
Penyebaran lokasi perlombaan tersebut menjadi bagian dari upaya panitia mengakomodasi seluruh cabang yang dipertandingkan sekaligus memastikan kegiatan berlangsung sesuai agenda.
Perkuat Pembinaan Generasi Qur’ani di Kampar
Baca: Hari Batik Nasional, Bupati Ahmad Yuzar Tinjau 6 Rumah Produksi Batik Kampar
MTQ ke-55 Tingkat Kabupaten Kampar Tahun 2026 diharapkan tidak hanya menghasilkan peserta berprestasi, tetapi juga memperkuat pembinaan kemampuan membaca, memahami, menafsirkan, dan menulis ayat-ayat Al-Qur’an.
Melalui kegiatan ini, potensi generasi muda di bidang keagamaan diharapkan terus berkembang sehingga mampu bersaing pada ajang yang lebih tinggi, baik tingkat Provinsi Riau maupun nasional.
Dukungan panitia, dewan hakim, pendamping peserta, pemerintah daerah, serta masyarakat menjadi unsur penting dalam menjaga kualitas penyelenggaraan MTQ.
Baca: Bupati dan Wabup Kampar Turun ke Pasar, Bagikan Masker Gratis
Semangat yang ditunjukkan para peserta pada hari pertama diharapkan terus terjaga hingga seluruh rangkaian perlombaan berakhir. Lebih dari sekadar kompetisi, MTQ menjadi momentum untuk menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari. (SM)
