Bupati Kampar Ahmad Yuzar Dorong Lubuk Larangan Siberuang Jadi Wisata Budaya

Kanama
Sabtu, 17 Oktober 2026 14:25:28

KANALSUMATERA.com - KAMPAR – Bupati Kampar Ahmad Yuzar mengajak masyarakat menjaga tradisi leluhur, melestarikan ekosistem sungai, dan memperkuat gotong royong melalui kegiatan pembukaan Ikan Antau Lubuk Larangan di Desa Siberuang, Kecamatan Koto Kampar Hulu, Kabupaten Kampar, Sabtu (17/10/2026).

Tradisi yang berlangsung di Tepian Sungai Kampar tersebut menjadi salah satu bentuk kearifan lokal masyarakat dalam menjaga kelestarian sumber daya ikan sekaligus mempertahankan nilai-nilai adat yang diwariskan secara turun-temurun.

Kegiatan diawali dengan pembacaan Surah Yasin, zikir, doa bersama, sambutan pucuk adat, serta pidato Bupati Kampar. Acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi penangkapan ikan secara bersama-sama.

Baca: BAZNAS Kampar Raih Penghargaan Pengelola Zakat Terbaik Nasional di Grand BAZNAS Awards 2026

Bupati Ahmad Yuzar mengawali kegiatan dengan melakukan campak jala pertama, didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Ardi Mardiansyah, tokoh masyarakat Riau Diski, camat, serta ninik mamak dan tokoh adat setempat.

Ahmad Yuzar: Lubuk Larangan Bukan Sekadar Tradisi Menangkap Ikan

Baca: BBM Langka di Bali, Antrean SPBU Mengular hingga 1 Kilometer, Warga Pingsan

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Yuzar menyampaikan apresiasi kepada ninik mamak, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan seluruh warga yang terus menjaga keberlangsungan tradisi Ikan Antau Lubuk Larangan.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berkaitan dengan pemanfaatan hasil sungai, tetapi juga mengandung nilai kebersamaan, kesabaran, kepatuhan terhadap kesepakatan adat, serta tanggung jawab menjaga lingkungan.

“Tradisi Ikan Antau Lubuk Larangan ini merupakan kekayaan adat dan budaya yang harus kita jaga bersama. Di dalamnya terkandung nilai gotong royong, silaturahmi, dan kepedulian terhadap lingkungan. Inilah warisan para ninik mamak terdahulu yang harus kita pertahankan agar tidak terkikis oleh perkembangan zaman, sehingga pada hari ini dapat menerima manfaat dengan panen ikan di Lubuk Larangan ini ,” ujar Ahmad Yuzar.

Baca: Hari Pertama MTQ ke-55 Kampar Berjalan Lancar, Sejumlah Cabang Dipertandingkan

Ia menilai, keberadaan Lubuk Larangan memperlihatkan bagaimana aturan adat dapat menjadi salah satu cara masyarakat menjaga keseimbangan ekosistem sungai.

Melalui kesepakatan bersama, kawasan sungai yang dilindungi dapat memberikan kesempatan bagi ikan untuk berkembang biak sebelum dimanfaatkan masyarakat pada waktu yang telah ditentukan.

Baca: Bupati Kampar Tegaskan Sinergi Adat dan Pemerintah, Pengurus LAK 2026–2031 Segera Dikukuhkan

Bupati Kampar Ingatkan Warga Hindari Penangkapan Ikan yang Merusak

Ahmad Yuzar juga mengingatkan pentingnya menjaga sungai dari praktik penangkapan ikan yang merusak lingkungan, seperti penggunaan racun dan alat setrum.

Menurutnya, pelestarian sungai membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat agar sumber daya perikanan tetap terjaga dan dapat dinikmati oleh generasi berikutnya.

Baca: TNI-Polri Tanam 20 Ribu Pohon di Siak, Herry Heryawan Dorong Pencegahan Karhutla

Pengelolaan Lubuk Larangan secara berkelanjutan diharapkan mampu menjaga populasi ikan sekaligus mempertahankan manfaat sungai bagi kehidupan masyarakat.

Pesan tersebut menjadi bagian penting dari pelaksanaan tradisi Ikan Antau Lubuk Larangan, yakni memanfaatkan kekayaan alam dengan tetap memperhatikan kelestariannya.

Baca: Cetak KTP Kini Didekatkan ke Kecamatan, Pemkab Kampar Percepat Layanan Administrasi

Lubuk Larangan Siberuang Berpeluang Masuk Kalender Pariwisata Kampar

Selain memiliki nilai adat dan lingkungan, tradisi Ikan Antau Lubuk Larangan di Desa Siberuang juga berpotensi dikembangkan sebagai daya tarik wisata berbasis budaya.

Bupati Kampar berharap kegiatan tersebut dapat terus dipertahankan dan menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Kampar.

Baca: Hari Batik Nasional, Bupati Ahmad Yuzar Tinjau 6 Rumah Produksi Batik Kampar

Pemerintah daerah juga mendorong agar tradisi ini berpeluang masuk dalam kalender pariwisata Kabupaten Kampar hingga Provinsi Riau.

Jika dikembangkan dengan perencanaan yang baik, kegiatan tersebut dapat memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada masyarakat luas sekaligus membuka peluang ekonomi bagi warga dan pelaku UMKM di sekitar lokasi kegiatan.

Baca: Pemkab Kampar dan Pemprov Riau Perkuat Koordinasi Penanganan Pengungsi

Pengembangan wisata budaya perlu tetap memperhatikan aturan adat, kebersihan kawasan sungai, serta kelestarian ekosistem agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

Dalam penutup sambutannya, Ahmad Yuzar kembali mengajak masyarakat mempertahankan tradisi sekaligus menjaga lingkungan untuk masa depan.

“Mari kita jaga adat, lestarikan sungai, dan wariskan alam yang baik untuk anak cucu kita, Pemerintah Kabupaten Kampar mendukung upaya pelestarian tradisi yang memberikan manfaat bagi masyarakat, menjaga lingkungan, serta memperkuat identitas budaya daerah,” tutupnya.

Baca: Hotspot Karhutla Nol, Pemkab Kampar Perkuat Pendinginan dan Pencegahan

Dihadiri Ketua TP PKK dan Ribuan Masyarakat

Kegiatan pembukaan Ikan Antau Lubuk Larangan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Kampar Tengku Nurheryani Ahmad Yuzar, Sekda Kampar Ardi Mardiansyah, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh masyarakat Riau Diski, Camat Koto Kampar Hulu Ahmad Begab, serta Kepala Desa Siberuang Doni Chandra.

Baca: Pacu Sampan ke-5 Sungai Tarap Diwarnai Pembangunan Jembatan Gantung

Hadir pula para kepala desa se-Kecamatan Koto Kampar Hulu, kepala puskesmas, pengurus TP PKK tingkat kecamatan dan desa, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta ribuan warga yang memadati Tepian Sungai Kampar.

Antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa tradisi Lubuk Larangan masih menjadi bagian penting dari kehidupan sosial dan budaya warga Desa Siberuang.

Melalui pelestarian adat, pengelolaan sungai yang bertanggung jawab, dan dukungan pemerintah daerah, tradisi Ikan Antau Lubuk Larangan diharapkan terus diwariskan kepada generasi muda sekaligus berkembang menjadi salah satu potensi wisata budaya Kabupaten Kampar. (SM)



Terkait
Truk Over Muatan Bikin Jalan Kampar Rusak, DPRD Riau Desak Tambang Ditertibkan
Truk Over Muatan Bikin Jalan Kampar Rusak, DPRD Riau Desak Tambang Ditertibkan
Satpol PP Kampar Segel 7 Warung Karaoke di Bangkinang,
BGN Ungkap Penyebab 512 Santri Sidoarjo Keracunan MBG,
Wabup Misharti Jadi Narasumber Kuliah Umum UIN Suska Ri
Lainnya
SPS Riau Gelar Workshop Humas dan Media, Peserta Sebut Sangat Membantu Kerjanya
SPS Riau Gelar Workshop Humas dan Media, Peserta Sebut Sangat Membantu Kerjanya
Pemko Pekanbaru Menggesa Sejumlah Program Infrastruktur
2019 Warga Menari Ahoii Bersama Tunjukkan Medan Lebih I
Santap Mi Rebus, 63 Warga di Sumut Diduga Keracunan
Politik
Jokowi Sebut Polemik Ijazah Dirinya dan Gibran sebagai Operasi Politik
Jokowi Sebut Polemik Ijazah Dirinya dan Gibran sebagai Operasi Politik
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqi
PKS Tanggapi Wacana Pansus Ijazah Gibran, Mardani Nilai
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Hukum
Tong Biru Berisi Rp 934 Juta Jadi Barang Bukti OTT Bupati Klaten, KPK Ungkap Asal Uang
Tong Biru Berisi Rp 934 Juta Jadi Barang Bukti OTT Bupati Klaten, KPK Ungkap Asal Uang
Kepala BNPB Kristomei Sianturi Janji Benahi Internal, T
Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB Tuai Kecaman DPR, KPK
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind