Ratusan Ayam di Mukomuko Mati Akibat Flu Burung

Alwira Fanzary
Minggu, 17 Februari 2019 14:14:02
Ilustrasi

KANALSUMATERA.com - Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, menyebutkan selama tahun 2018 sebanyak 968 ekor ayam mati mendadak akibat terserang penyakit flu burung.

“Sebanyak ratusan ayam mati mendadak tersebut tersebar di sejumlah wilayah di daerah ini. Ratusan ayam tersebut mati akibat terserang virus flu burung patogenik tinggi atau ‘Highly Pathogenic Avian Influenza” (HPAI),” kata Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko Warsiman di Mukomuko, Sabtu (16/2).

Seperti yang dilansir dari Antara, Warsiman mengatakan, hal itu berdarkan hasil pendataan jumlah ayam yang mati mendadak diduga akibat terserang penyakit flu burung tahun 2018 dari petugas peternakan yang tersebar di 15 kecamatan di daerah ini.

Sedangkan populasi ayam di daerah ini yang terancam terkena penyakit flu burung sebanyak 10.129 ekor. Ayam tersebut berada di wilayah yang ditemukan ayam mati akibat penyakit ini.

Ia menyebutkan, sebanyak 968 ekor ayam yang terserang penyakit hewan menular selama 2018, namun tidak satu pun ayam yang terkena penyakit tersebut yang diobati.

“Tidak ada ayam sakit flu burung yang bisa diobati, semua ayam yang terkena penyakit hewan menular tersebut mati,” ujarnya pula.

Ia menyatakan, sumber awal terkena penyakit tersebut diduga tertular ayam petelur yang diimpor dari wilayah Provinsi Sumatera Barat, karena penyakit flu burung pernah mewabah di salah satu kabupaten di Provinsi Sumatera Barat.

Ia menyatakan, petugas peternakan di daerah itu terus mengawasi unggas yang masuk dari Provinsi Sumatera Barat. Petugas mengawasi aktivitas keluar masuk unggas dari pos check point di Kecamatan Lubuk Pinang. Kso



Lainnya
BAZNAS dan Kemenag Kampar Sukses Gelar Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 1448 H
BAZNAS dan Kemenag Kampar Sukses Gelar Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 1448 H
Lagi Penemuan Bunga Raflesia Arnoldi di Agam, Seperti A
PLN Putuskan Aliran Listrik ke SMK Negeri 2 Kisaran kar
Batik Mandeh Rubiah Diluncurkan Di Pesisir Selatan
Politik
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqie Harap Partai Lain Ikut Bergerak
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqie Harap Partai Lain Ikut Bergerak
PKS Tanggapi Wacana Pansus Ijazah Gibran, Mardani Nilai
Tiga Partai Koalisi Belum Dukung Prabowo di Pilpres 202
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Pendidikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Kuliah Sambil Beternak Kambing, Auria Lulus UB dengan I
Dua Guru Besar UIN Jakarta Masuk Top 2% Ilmuwan Dunia 2
Kriminal
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di Jaktim
Densus 88 Tangkap 11 Tersangka Terorisme di Enam Provin
Pusdokkes Polri Tingkatkan Kemampuan Personel Polda Ria
Nasional
Prabowo Lantik Letjen Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB, Gantikan Suharyanto
Prabowo Lantik Letjen Kristomei Sianturi sebagai Kepala BNPB, Gantikan Suharyanto
DPR Desak Pemerintah Fasilitasi Jemaah Umrah Batal Bera
Kapolri Minta MUI Pusat Kaji Fatwa Haram Vape, Waspadai
Hukum
Kepala BNPB Kristomei Sianturi Janji Benahi Internal, Tegaskan Tak Intervensi Kasus KPK
Kepala BNPB Kristomei Sianturi Janji Benahi Internal, Tegaskan Tak Intervensi Kasus KPK
Dugaan Korupsi Dana Bencana BNPB Tuai Kecaman DPR, KPK
KPK Gelar OTT di BNPB, Sejumlah Pihak Diamankan dan Dip
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I