Krisis Air Berpotensi Terjadi di Pulau Bintan

Amar
Senin, 22 Juli 2019 22:30:08
Pulau Bintan

Tanjungpinang - Pulau Bintan (Kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang) potensi mengalami krisis air, kata Ketua LSM Air, Lingkungan dan Manusia Kepulauan Riau (ALIM Kepri), Kherjuli.

"Manajemen pengelolaan air jangka pendek perlu dibenahi untuk mencegah krisis air," katanya di Tanjungpinang, Jumat (19/7).

Untuk sektor domestik, menurut dia krisis air bersih akan terus berlarut, dan dirasakan penduduk di Pulau Bintan selama beberapa bulan dalam setiap tahun jika potensi sumber daya air tidak dikelola secara maksimal, dan cepat.

"Pada saat intensitas curah hujan tinggi, maupun di musim kemarau, kondisi Pulau Bintan tetap potensial krisis air karena wadah penampung air (waduk) 'existing' belum mampu menampung air larian dalam jumlah besar," katanya.

Baca: BNN Dorong Larangan Total Vape, Modus Narkotika Cair Kian Mengkhawatirkan

Kondisi itu diperburuk dengan Water Treatment Proses (WTP) yang terbangun, namun jumlahnya masih dibawah jumlah kebutuhan saat ini, yang diperkirakan 350 l/Det - 400 l/det. "Existing saat ini baru 250 l/det," katanya.

Untuk menutupi neraca air di Pulau Bintan yang defisit, akibat ketersediaan berada dibawah kebutuhan. Baik untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari maupun non domestik lainnya.

Untuk jangka pendek, kata dia pemerintah melalui BWS Kementerian PU telah menyiapkan waduk kawal.

"Kami apresiasi itu. Walau masih jauh dan terkesan lambat. Karena masalah yang kita hadapi saat ini, bukan lagi persoalan air baku saja, tetapi lebih pada air bersih yang dapat dikonsumsi," ucapnya.

Baca: Kunker ke Kepri, Hendry Munief Harapkan Konsep Ekonomi Biru Dapat Diakomodir di RUU Daerah Kepulauan

Dikemukakan Kherjuli seperti diungkap batamnews, permasalahan yang dihadapi sekarang bagaimana percepatan penyediaan air minum perkotaan, dapat terwujud sehingga PDAM mampu memberikan pelayanan dengan cakupan dan kualitas yang baik.

Seperti Batam mampu memenuhi kebutuhan air masyarakat. Hal itu disebabkan manajemen pengelolaan sumber air bersih cukup baik.

Kapasitas air selalu lebih awal ditingkatkan sebelum terjadi penambahan penduduk.

"Jumlah penduduk tentunya mempengaruhi berapa banyak kebutuhan air. Batam sadar akan itu," tuturnya.

Baca: Jelang Idul Adha 1447 H, Pemkab Kampar Perkuat Pengendalian Inflasi Daerah

Saat ini, kata dia untuk sektor domestik, khususnya air PDAM, diperkirakan 17 m3/KK/bulan. Sampai sekarang belum tahu jumlah penduduk yang belum terlayani.

Namun PDAM Tirta Kepri mengklaim sebanyak 59 persen rumah tangga di Pulau Bintan belum terlayani.bn/ks



Terkait
BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Kepri hingga 7 Februari: Termasuk Tanjung Pinang
BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Kepri hingga 7 Februari: Termasuk Tanjung Pinang
Tim Rescue Pos SAR Batam Gercep.... Cari Awak Kapal Tam
Nelayan Asal Nongsa Batam Hilang di Perairan Bengkalis,
BP Batam Kembangkan Nagoya Walkable City, Topang Wilaya
Lainnya
Wabup Kampar Lepas Kafilah MTQ Menuju Ajang Provinsi di Kuansing
Wabup Kampar Lepas Kafilah MTQ Menuju Ajang Provinsi di Kuansing
Besok Anggota Komisi V DPR RI ke Riau, Tinjau Stadion U
Pemkab Tanah Datar Beri Bantuan Korban Menara Tertimpa
Mantap, APBD 2019 Kota Pekanbaru Sudah Bisa Digunakan
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Pendidikan
Bupati Ahmad Yuzar Dorong Wisudawan STIE Bangkinang Kuasai Teknologi dan Ciptakan Lapangan Kerja
Bupati Ahmad Yuzar Dorong Wisudawan STIE Bangkinang Kuasai Teknologi dan Ciptakan Lapangan Kerja
Gelar Karya PPG Universitas Pahlawan 2026 Tampilkan Ino
Politeknik Mulia Rokan Resmi Hadir, Karmila Sari Dorong
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Politik
PKS Soroti Penurunan Foto Gibran di DPRD DIY, Mardani Minta Proses Politik Sesuai Aturan
PKS Soroti Penurunan Foto Gibran di DPRD DIY, Mardani Minta Proses Politik Sesuai Aturan
SBY Soroti Politik Indonesia yang Kian Memanas, Minta P
Polemik Ijazah Gibran Memanas, PAN, Gerindra, PKB hingg
Nasional
Pramono Anung Tegaskan Jakarta Tidak Siaga 1, Pengerahan Prajurit TNI Jadi Sorotan
Pramono Anung Tegaskan Jakarta Tidak Siaga 1, Pengerahan Prajurit TNI Jadi Sorotan
Mike Johnson Mundur dari Pimpinan Partai Republik Usai
Jokowi Bersaksi di Sidang Roy Suryo, 6.770 Personel TNI