Pernyataan Pemkab Meranti Dianaktirikan Dibantah Pemprov Riau

Mawardi Tombang
Sabtu, 12 November 2022 12:00:34
Kadis Kominfotik Provinsi Riau Erisman Yahya.

KANALSUMATERA.com - Pekanbaru - Pernyataan Pemkab Meranti yang mengatakan dianaktirikan Pemprov Riau sangat disayangkan Kadis Kominfotik Provinsi Riau Erisman Yahya.

Pernyataan Pemkab Meranti melalui Kabag Humas dan Protokol, Yusran yang mengesankan bahwa Pemprov Riau selama ini menganaktirikan kabupaten termuda di Riau itu.

"Semestinya bicara berdasarkan data, jangan asumsi yang terkesan tendensius," ucap Erisman, Jum'at (11/11) di Pekanbaru.

Sebagaimana dilansir beberapa media, Yusran menyebut bahwa Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti M Adil enggan hadir di acara-acara rapat yang digelar Pemprov Riau karena kecewa dengan sikap Gubernur Riau yang selama ini dinilai menganaktirikan Kabupaten Kepulauan Meranti.

Yusran bahkan menyebut bahwa tahun ini Meranti hanya menerima bankeu dari Pemprov Riau sebesar Rp3,8 miliar.

Baca: Momentum HUT RI ke-81, Hendry Munief Ajak Generasi Muda Tingkatkan Kualitas Ilmu, Akhlak, dan Agama

Ditegaskan Erisman, ada beberapa hal yang wajib diluruskan dari pernyataan Yusran tersebut.

Pertama, Yusran menyebut bahwa APBD Provinsi Riau TA 2022 sebesar Rp10 triliun.

"APBD Riau saja dia tak tahu. TA 2022 APBD Riau hanya Rp8,932 triliun bukan Rp10 triliun. Itu saja sudah salah," kesalnya.

Kedua, bankeu yang disalurkan Pemprov Riau ke Meranti melalui APBD TA 2022 sesuai data dari Bappedalitbang Provinsi Riau bukan Rp3,8 miliar, tapi Rp22.186.552.000.

"Ini naik dari tahun 2021 lalu yang hanya sebesar Rp19.774.133.000, merupakan bankeu dan bantuan keluarga miskin," ungkap Erisman lagi.

Baca: Samsuri Daris Serap Aspirasi Warga Reteh, Reses Jangkau Pulau Kecil hingga Seberang Sanglar

Erisman menjelaskan bahwa bankeu itu disalurkan berdasarkan indikator yang jelas. Bukan sekehendak hati saja.

"Tak bisa semaunya saja. Bankeu itu kan ada indikatornya. Misalnya bankeu untuk guru bantu. Tentu berdasarkan jumlah guru bantu di kabupaten terkait. Kalau banyak terdata, tentu lebih besar. Begitupun sebaliknya," jelasnya.

Erisman menyebut bahwa kemajuan daerah bisa dicapai dengan sinergi dan koordinasi yang baik. Bukan dengan cara saling menjatuhkan.

"Semestinya kita jalin kerjasama yang baik. Sinergi dan kolaborasi yang baik. Hanya dengan begitu berbagai persoalan yang ada bisa dicarikan solusinya. Kalau saling salah-menyalah, apalagi tidak objektif, ya mau kita bawa kemana kampung kita nih," sesal Erisman.

Erisman juga menyebut bahwa otonomi daerah sesuai UU Otda diletakkan di kabupaten/kota.

Baca: Bupati Kampar Tegaskan Komitmen Kendalikan Inflasi dan Dukung Program 3 Juta Rumah

"Artinya kabupaten/kota semestinya kreatif dan inovatif dalam menggali PAD di daerahnya, sehingga punya kemandirian fiskal. Jadi, tak selalu tergantung kepada provinsi. Itulah tujuan otonomi," tegasnya.

Pastinya, Pemprov Riau sangat ingin seluruh kabupaten/kota yang ada di Riau maju dan sejahtera. Tapi tentu bankeu yang disalurkan kepada kabupaten/kota sesuai aturan dan kemampuan keuangan.

"Jadi sekali lagi tidak ada yang namanya anak benar atau anak tiri itu," pungkasnya.**



Terkait
Haul ke-38 Syekh Aidarus Dipadati Jemaah, Bertepatan 100 Tahun Kelahiran dan Milad ke-70 Darussalam
Haul ke-38 Syekh Aidarus Dipadati Jemaah, Bertepatan 100 Tahun Kelahiran dan Milad ke-70 Darussalam
Koordinator Kafilah Kampar Pastikan Kesiapan, Optimisti
Wabup Kampar Hadiri Rapat Pembebasan Lahan Duplikasi Je
Bupati Zukri Pimpin Apel Siaga Satgas Anti Narkoba 2026
Lainnya
Riau Dapat DAK Fisik Rp971,5 Miliar, namun Belum Disalurkan
Riau Dapat DAK Fisik Rp971,5 Miliar, namun Belum Disalurkan
Hamdani: Bank Sampah Jadi Solusi Persoalan Sampah, Apre
Dirut PLN akan Segera Dipanggil Menpan RB Karena Tidak
Usai Tinjau Lokasi Kebakaran di Tj. Medang, Wabup Meran
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Hukum
Kejati Riau Tahan 8 Tersangka Korupsi Dana PI PT SPRH, Kerugian Negara Rp64,22 Miliar
Kejati Riau Tahan 8 Tersangka Korupsi Dana PI PT SPRH, Kerugian Negara Rp64,22 Miliar
Jokowi Pilih Pengadilan untuk Uji Polemik Ijazah, PSI T
PC PMII Pekanbaru Kecam Dugaan Aktivitas Tak Pantas di
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Pendidikan
Kursus Kepramukaan Pekanbaru 2026 Resmi Ditutup, Irwan Nasir Dorong Integrasi Teknologi Informasi
Kursus Kepramukaan Pekanbaru 2026 Resmi Ditutup, Irwan Nasir Dorong Integrasi Teknologi Informasi
Bengkel Da’i Perdana di Pekanbaru Resmi Dibuka, Ittih
UPT SDN 014 Batu Belah Gelar Bimtek SPMI, Perkuat Komit
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini