Peneliti Sastra dan Budaya dari 21 Kampus di Indonesia Kumpul di Tanjungpinang

Mawardi Tombang
Selasa, 1 Oktober 2019 09:03:25
(Foto: Asiik3)

Tanjungpinang, KANALSUMATERA.com - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mengapresiasi peneliti dari 21 kampus di Indonesia yang membahas bahasa, sastra, budaya dan seni di Kota Tanjungpinang. Kegiatan Seminar Internasional dan Rapat Tahunan (SEMIRATA) Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat Bidang Ilmu Bahasa, Sastra, Seni dan Budaya digelar di Kota Gurindam.

Plt Gubernur Kepri Isdianto mengatakan, Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) layak menjadi tuan rumah dalam kegiatan ini. Kampus tersebut selama ini berhasil menggelorakan kaidah Bahasa Indonesia kepada anak bangsa dan melahirkan cukup banyak sastrawan muda. Hal itu diungkapkannya saat membuka seminar tersebut di aula Pemprov Kepri, Sabtu (28/9/2019).

Isdianto menyebut Pulau Penyengat, Kota Tanjungpinang juga salah satu pusat perkembangan budaya dan sastra di Indonesia sehingga layak dikaji lebih mendalam agar berkembang pesat. Penyengat, sebagai pulau yang disepakati sebagai cikal bakal lahirnya Bahasa Indonesia memiliki potensi yang besar.

Di hadapan sekitar 400 peserta kegiatan, Ia mengemukakan Pulau Penyengat sebagai tempat lahirnya Gurindam 12, syair yang berisi petuah dan nasehat karya Pahlawan Nasional, Raja Ali Haji. Karya besar itu memuat ilmu bahasa, budaya, seni dan sastra itu semestinya mendunia, tidak hanya dikembangkan di tingkat lokal.

Baca: BNN Dorong Larangan Total Vape, Modus Narkotika Cair Kian Mengkhawatirkan

Sampai sekarang, Pulau Penyengat belum "go internasional", meski baru-baru ini ditetapkan sebagai Pulau Perdamaian Dunia. Melalui seminar yang dihadiri oleh banyak profesor ini, diharapkan memberi kontribusi yang besar dalam mengembangkan Pulau Penyengat.

"Kami berharap acara akbar yang diikuti oleh banyak ahli bahasa, bahasa, seni dan sastra ini memberi kontribusi yang besar kepada pemerintah dan masyarakat Kepri. Kami membutuhkan ide, gagasan dan rekomendasi agar Pulau Penyengat dapat berkembang pesat sebagai pusat budaya dan pariwisata," ujarnya.

Rektor UMRAH Syafsir Akhlus, yang juga Ketua Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat mengatakan, SEMIRATA Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat Bidang Ilmu Bahasa, Sastra, Seni dan Budaya akan membuahkan kesepakatan dari hasil pemikiran dan kajian yang dapat dimanfaatkan pemerintah.

"Kegiatan ini untuk mendukung kemajuan daerah, termasuk mengembangkan Pulau Penyengat sebagai pusat pengembangan budaya, bahasa, sastra dan seni," katanya.

Baca: Jelang Idul Adha 1447 H, Pemkab Kampar Perkuat Pengendalian Inflasi Daerah

Ketua Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat Bidang Ilmu Bahasa, Sastra, Seni dan Budaya, Isda Pramudiati memastikan kegiatan ini memberi kontribusi kepada perguruan tinggi, pemerintah dan masyarakat.

Kontribusi berupa pemikiran dan hasil kajian dari para dosen dan peneliti yang berasal dari perguruan tinggi negeri di wilayah bagian barat Indonesia.

Setiap tahun, para peneliti dan dosen dari Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat Bidang Ilmu Bahasa, Sastra, Seni dan Budaya, berkumpul, mengeluarkan ide, gagasan dan hasil kajian.

"Kepri memiliki bahasa, sastra, seni dan budaya yang menarik untuk diteliti," katanya.



Terkait
BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Kepri hingga 7 Februari: Termasuk Tanjung Pinang
BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Kepri hingga 7 Februari: Termasuk Tanjung Pinang
PGN Gesa Pemasangan 10.000 Jargas Rumah Tangga di Batam
Tim Rescue Pos SAR Batam Gercep.... Cari Awak Kapal Tam
Kembangkan Nagoya Walkable City, Berikut Tahapan yang D
Lainnya
Terbaru dari Manokwari: Honorer Muda jadi CPNS, Usia di Atas 35 Tahun PPPK
Terbaru dari Manokwari: Honorer Muda jadi CPNS, Usia di Atas 35 Tahun PPPK
Forum CSR Lakukan MoU dan Launching Bapak Asuh Stunting
Polsek Mandau Amankan Kurir Sabu
Razia Esek-Esek, Polisi Grebek Kekasih Tengah Mesum
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Hukum
Kejati Riau Tahan 8 Tersangka Korupsi Dana PI PT SPRH, Kerugian Negara Rp64,22 Miliar
Kejati Riau Tahan 8 Tersangka Korupsi Dana PI PT SPRH, Kerugian Negara Rp64,22 Miliar
Jokowi Pilih Pengadilan untuk Uji Polemik Ijazah, PSI T
PC PMII Pekanbaru Kecam Dugaan Aktivitas Tak Pantas di
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pendidikan
Bengkel Da’i Perdana di Pekanbaru Resmi Dibuka, Ittihadul Muballighin Perkuat Kompetensi Pendakwah
Bengkel Da’i Perdana di Pekanbaru Resmi Dibuka, Ittihadul Muballighin Perkuat Kompetensi Pendakwah
UPT SDN 014 Batu Belah Gelar Bimtek SPMI, Perkuat Komit
Wabup Misharti Edukasi Pelajar SMP V Tambang tentang Ba
Politik
Ahmad Yuzar Pimpin PKB Kampar 2026–2031, Siap Besarkan Partai
Ahmad Yuzar Pimpin PKB Kampar 2026–2031, Siap Besarkan Partai
Hendry Munief Bedah Program Mitra Komisi VII DPR RI di
Sudewo Divonis 8,5 Tahun Penjara, Hak Politik Tak Dicab