MTQ ke-55 Kampar 2026 Resmi Ditutup, Kecamatan Kampar Raih Juara Umum
KANALSUMATERA.com - Kampar – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-55 tingkat Kabupaten Kampar tahun 2026 resmi ditutup di Kecamatan Gunung Sahilan. Kecamatan Kampar berhasil keluar sebagai juara umum dengan perolehan 309 poin, sedangkan Kecamatan Kuok meraih juara pertama kategori bazar MTQ. Minggu (18/10/2026).
Penetapan pemenang dibacakan oleh Ketua Dewan Hakim MTQ ke-55 Kabupaten Kampar, Dr. Erman Gani, S.Ag., M.Sy., didampingi Sekretaris Dewan Hakim, Dirhamsyah, S.Ag., M.Sy.
Hasil tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan Dewan Hakim MTQ ke-55 Tingkat Kabupaten Kampar Tahun 2026 Nomor Kpts. 60/DH/MTQ-KAB/X/2026 tentang Penetapan Juara Umum MTQ ke-55 Tingkat Kabupaten Kampar Tahun 2026.
Baca: BPKAD Rohil Resmi Terapkan SP2D Online, Percepat Pencairan Anggaran Daerah
Berdasarkan keputusan itu, Kecamatan Kampar menempati peringkat pertama dengan nilai 309 poin. Posisi kedua diraih Kecamatan Siak Hulu dengan 231 poin, disusul Kecamatan Kampar Utara di peringkat ketiga dengan 221 poin.
Selanjutnya, Kecamatan Gunung Sahilan berada di posisi keempat dengan 213 poin, sedangkan Kecamatan Bangkinang Kota menempati peringkat kelima dengan 205 poin.
Baca: Kabut Asap Belum Reda, Pawai Ta’aruf MTQ ke-55 Kampar 2026 Ditiadakan
Peringkat berikutnya secara berurutan ditempati Kecamatan Bangkinang, Kampar Kiri Hilir, Perhentian Raja, Tapung, Tapung Hulu, XIII Koto Kampar, Kampar Kiri, Kuok, Kampa, Tapung Hilir, Tambang, Rumbio Jaya, Kampar Kiri Tengah, Kampar Kiri Hulu, Koto Kampar Hulu, dan Salo.
Kecamatan Kuok Juara I Bazar MTQ
Selain perlombaan tilawah dan cabang musabaqah lainnya, bazar MTQ turut menjadi perhatian dalam pelaksanaan MTQ ke-55 Kabupaten Kampar tahun ini.
Baca: Cetak KTP Kini Didekatkan ke Kecamatan, Pemkab Kampar Percepat Layanan Administrasi
Pada kategori tersebut, Kecamatan Kuok berhasil meraih juara pertama. Kecamatan Tambang menempati posisi kedua, sedangkan Kecamatan Tapung meraih juara ketiga.
Kegiatan bazar tidak hanya menjadi pelengkap kemeriahan MTQ, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkenalkan produk unggulan daerah, menampilkan kreativitas masyarakat, serta mendorong perkembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Kampar.
Baca: Hendry Munief Ajak Tokoh Masyarakat Tangkerang Tengah Jaga Pilar Kebangsaan dari Lingkungan Terkecil
Keberhasilan penyelenggaraan MTQ ke-55 ini tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah, panitia pelaksana, dewan hakim, para kafilah, serta masyarakat Kecamatan Gunung Sahilan yang menjadi tuan rumah.
Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan MTQ ke-55 tingkat Kabupaten Kampar.
Apresiasi tersebut disampaikan kepada pemerintah kecamatan, panitia pelaksana, dewan hakim, aparat keamanan, serta masyarakat Gunung Sahilan yang telah memberikan pelayanan kepada para kafilah dan tamu undangan.
Baca: Kasus ISPA Kampar Turun Drastis Jadi 1.896 Kasus pada September 2026
“Kesuksesan MTQ ini merupakan wujud kecintaan kita kepada Al-Qur’an sekaligus hasil kerja sama, semangat kebersamaan, dan sinergi seluruh pihak. Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan jajaran Kecamatan Gunung Sahilan yang telah menjadi tuan rumah dengan baik,” ungkapnya.
Misharti menegaskan, pelaksanaan MTQ tidak boleh hanya menjadi perlombaan atau seremoni tahunan. Menurutnya, kegiatan tersebut harus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kecintaan masyarakat kepada Al-Qur’an, mulai dari membaca, memahami, menghayati, hingga mengamalkan kandungannya dalam kehidupan sehari-hari.
Baca: Pengurus Korpri Kampar 2025–2030 Dilantik, Ahmad Yuzar Soroti Kesejahteraan ASN
Ia juga mengingatkan bahwa Kabupaten Kampar, yang dikenal dengan julukan Serambi Mekkah-nya Riau, memiliki tanggung jawab untuk terus memperkuat syiar Islam serta membina generasi muda yang berakhlak mulia dan berpegang teguh pada nilai-nilai Al-Qur’an.
Kepada peserta yang berhasil meraih prestasi, Misharti berpesan agar tidak cepat berpuas diri dan terus meningkatkan kemampuan untuk menghadapi MTQ tingkat Provinsi Riau yang akan digelar di Kabupaten Rokan Hulu.
Sementara itu, peserta yang belum berhasil meraih juara diharapkan tidak berkecil hati. Mereka diminta terus berlatih, meningkatkan kemampuan, dan memperdalam kecintaan terhadap Al-Qur’an agar dapat meraih prestasi pada kesempatan berikutnya.
Baca: 17 Pejabat Eselon III dan IV Dilantik, Misharti Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik
Kecamatan Kampar Pertahankan Prestasi Juara Umum
Camat Kampar, Sandi Septian, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan kafilah Kecamatan Kampar meraih gelar juara umum untuk kedua kalinya.
Baca: Arief Dwi Kurniawan Jadi Plt Kadis PUPR Kampar, Ini Pesan Misharti
Menurutnya, pencapaian tersebut merupakan hasil kerja keras, persiapan, dan kekompakan seluruh anggota kafilah yang telah berjuang memberikan penampilan terbaik selama pelaksanaan MTQ.
Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh kafilah Kecamatan Kampar yang telah membawa nama baik daerah melalui prestasi yang diraih dalam ajang keagamaan tingkat kabupaten tersebut.
"Kata Sandi Septian."
Baca: Bupati Kampar Perketat Pengawasan HGU dan PBPH Cegah Karhutla 2026
Kuok Catat Sejarah Lewat Bazar MTQ
Kebahagiaan juga dirasakan Camat Kuok, Intan Monica, S.STP., M.Si., atas keberhasilan Kecamatan Kuok meraih juara pertama pada kategori bazar MTQ ke-55 Kabupaten Kampar tahun 2026.
Baca: Nakes Turun ke Jalan, 4.000 Masker Gratis Dibagikan di Tengah Kabut Asap
Ia menyebut capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Kecamatan Kuok. Prestasi itu sekaligus menunjukkan hasil kerja sama dan kekompakan seluruh pihak yang terlibat dalam mempersiapkan bazar.
“ini sejarah bagi Kecamatan Kuok alhamdullilah tahun ini kita meraih juara I pada kategori Bazaar, Terimkasih atas sinergi dan kekompakan kafilah Kuok atas prestasi ini" Kata Intan Monica
Berakhirnya MTQ ke-55 Kabupaten Kampar tahun 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan generasi Qur’ani di setiap kecamatan. Prestasi yang diraih para kafilah juga diharapkan menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas peserta dalam menghadapi kompetisi di tingkat yang lebih tinggi.
Baca: Dentuman Misterius Guncang Bandung, Pakar Ungkap Kaitannya dengan Erupsi Anak Krakatau
Dengan demikian, MTQ tidak hanya menghasilkan para juara, tetapi juga memperkuat persaudaraan, syiar Islam, dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah kehidupan masyarakat Kabupaten Kampar. (SM)
