Kawanan Monyet Jangan Dipolitisir, Menurut Forum Petani Sipirok

Amar
Sabtu, 9 Maret 2019 16:11:32
Ketua dan bendahara Forum Petani Sipirok (FPS) Mara Adil Hutasuhut (kanan) dan Herman Harahap (kiri).

KANALSUMATERA.com - Forum Petani Sipirok (FPS) secara tegas meminta pihak-pihak lain untuk tidak mempolitisisasi persoalan kawanan hama monyet yang akhir-akhir ini meresahkan petani daerah ini, apalagi sampai menyudutkan pihak lain.

"Keluhan hama monyet murni dari petani, sedikit pun tidak berniat atau menyalahkan pihak lain," kata ketua dan bendahara FPS, Mara Adil Hutasuhut dan Herman Harahap yang menghubungi dari Sipirok, Sabtu.

Mara Adil dan Herman, sama-sama menjelaskan tujuan FPS sebagai wadah berkumpulnya kelompok tani Sipirok untuk bersilaturahim dan bertukar pikiran demi majunya pertanian.

"Sejak hama monyet mencuat berbagai publik ada yang menanggapi negatif dan ada yang positif, bahkan ada yang menyalahkan berbagai pihak," kata mereka.

Atas beragam tanggapan yang muncul FPS tetap berpikiran positif, karena keluhan yang disampaikan hingga pembahasan forum murni semata demi petani.

"Tolong jangan dipolitisasi, ini murni keluhan petani. Seyogianya solusi yang dapat diberi ke kami demi menangani berbagai permasalahan dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat petani Sipirok," pinta keduanya.

Menurut FPS seperti dilansir antara sumut, langkah memperjuangkan nasib petani sejalan visi misi Pemkab Tapanuli Selatan untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera disamping sehat dan cerdas.

"FPS sangat 'welcome' dan terbuka bagi siapa dan pihak manapun yang ingin memberikan sumbangsih pemikiran, solusi, bahkan bentuk apapun demi peningkatan produktivitas pertanian termasuk solusi terkait hama monyet," kata Mara Adil.

Sebelumnya, FPS lewat kegiatan rutin bulanan telah membahas sekaligus akan menyurati lembaga-lembaga terkait untuk mencari jalan keluar penanganan hama monyet utamanya di Lembah Tor (gunung) Sibual-buali dan lembah Gunung Sibohi agar bisa diminimalisir.

"Konkretnya petani Sipirok murni butuh pembinaan, butuh pendampingan, butuh ilmu, butuh perhatian lainnya. Dan, sekali lagi tolong soal hama monyet jangan ditunggangi apalagi dipolitisasi demi untuk kepentingan yang lain," tegas Mara Adil dan Herman.

Lainnya
RSUD Pasir Pengaraian Akui Kekurangan Dokter Spesialis Saraf, Sedang Dicarikan Solusinya
RSUD Pasir Pengaraian Akui Kekurangan Dokter Spesialis Saraf, Sedang Dicarikan Solusinya
Beri Bantuan Korban Banjir, Edwin Pratama Jumpai Hal ya
KIP Apresiasi Pemko Medan Terkait Informasi Pelayanan P
BMKG Akan Tempatkan 50 Sensor Peringatan Gempa di Menta
Ekonomi
Bupati Kampar Perkuat Sinergi Perbankan dan UMKM untuk Dorong Ekonomi Kerakyatan
Bupati Kampar Perkuat Sinergi Perbankan dan UMKM untuk Dorong Ekonomi Kerakyatan
Ketua Dekranasda Kampar Hadiri Puncak HUT Ke-46 Dekrana
11 Kesepakatan Strategis Riau–Jatim Diteken, Perkuat
Nasional
Tifatul Sembiring Dorong Pengembangan Ekonomi Utara, Singgung Ketimpangan Destinasi dan Industri
Tifatul Sembiring Dorong Pengembangan Ekonomi Utara, Singgung Ketimpangan Destinasi dan Industri
Ribuan Warga Meranti Bekerja di Malaysia, Hendry Munief
Pemerintah Tetapkan Harga Khusus BBM Nelayan Rp15.000 p
Politik
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi  PKS DPR RI, Soroti Lahan hingga UMKM
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi  PKS DPR RI, Soroti Lahan hingga UMKM
Hendry Munief Serap Aspirasi Komunitas MTB FORBIS Riau,
TOP PKS Riau 2026 Perkuat Mesin Pemenangan, Siapkan Sak
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Daerah
200 Perusahaan di Pekanbaru Belum Daftarkan Pekerja ke BPJS Ketenagakerjaan
200 Perusahaan di Pekanbaru Belum Daftarkan Pekerja ke BPJS Ketenagakerjaan
Bupati Kampar Matangkan Penerapan Manajemen Talenta ASN
29 Pembuang Sampah Sembarangan Ditindak, DLHK Pekanbaru
Global
Trump Klaim AS Kuasai Selat Hormuz, Semua Kapal Bakal Dipungut Biaya 20 Persen
Trump Klaim AS Kuasai Selat Hormuz, Semua Kapal Bakal Dipungut Biaya 20 Persen
Skandal Korupsi Irak Terbongkar, Rp430 Miliar Disembuny
Sugiono Dijadwalkan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Kham