KAMMI Pekanbaru : Kado Awal Tahun, Kota Beradab Kini Diambang Menjadi Kota "Darurat Maksiat".

Mawardi Tombang
Rabu, 1 Januari 2025 14:03:37

Pekanbaru, KANALSUMATERA.com -Rabu, 1 Januari 2025. Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia atau yang sering dikenal dengan sebutan KAMMI Pengurus Daerah Pekanbaru membentangkan Aksi Propaganda Banner Spanduk di beberapa titik ruas Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) sekitaran Pekanbaru Kota.

Aksi digelar sebagai bentuk kekecewaan dan kekhawatiran masyarakat Pekanbaru, karena tidak ada kunjungnya tindakan dan jawaban yang tegas dari Dinas DPMPTSP serta instansi yang terkait di Kota Pekanbaru tentang perizinan Karaoke dan Tempat Hiburan Malam (THM) yang melanggar Peraturan.

Dibeberapa titik, terlihat Banner Spanduk bertuliskan "Copot Kadis DPMPTSP" yang terindikasi melakukan pembiaran terkait maraknya perizinan Karaoke Dan Tempat Hiburan Malam yang melanggar aturan. KAMMI Pekanbaru menduga adanya persengkongkolan jahat antara Kadis DPMPTSP dengan para pengusaha Karaoke Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru.

Baca: Wabup Misharti Buka Apresiasi Duta Genre 2026, Dorong Remaja Kampar Kreatif dan Berdaya

Sementara itu ada juga spanduk yang bertuliskan "Pekanbaru Kota Beradab (dicoret), kini berubah menjadi Pekanbaru Kota (Darurat Maksiat)". Tetapi ada satu Tulisan Spanduk yang menarik perhatian, yang dimana terletak di kawasan Simpang Tiga, disana tertera dengan jelas "Pekanbaru Kota Bertuah" berubah menjadi "Pekanbaru Kota Darurat Maksiat". Ini sungguh sangat menggambarkan betapa sangat sedang tidak baik-baiknya saja Kota Bertuah yang kita cintai ini.

Benny selaku Staff Kebijakan Publik KAMMI Pekanbaru memperingatkan bahwa jika kondisi ini terus dibiarkan tanpa tindakan tegas, dampaknya tidak hanya pada pelanggaran hukum, tetapi juga dapat merusak moral generasi penerus bangsa. "Kita sedang mempertaruhkan masa depan adek-adek kita, bahkan anak-anak kita. tidak ada yang bisa menjamin Karaoke, Tempat Hiburan Malam terbebas dari Narkoba, Prostitusi, LGBT dan hal-hal negatif lainnya. Apabila tidak segera ditindak lanjuti dengan serius dan tegas, maka nilai-nilai moral dan budaya kita sebagai bangsa beradab akan terkikis secara perlahan namun pasti," imbuh Benny.

Baca: Serahkan Piala Bergilir MTQ ke-44 Riau, Bupati Kasmarni Titip Harapan Besar kepada Kafilah Bengkalis

Benny juga sangat menyayangkan sikap arogan dari Pemangku Kebijakan yang tidak memperhatikan nilai-nilai dan norma-norma adat terkait pendirian izin usaha Karaoke dan Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, "Kita sedang berada di Tanah Melayu yang memiliki semboyan "Dimana Bumi Di Pijak, Disitu Langit Di Junjung", namun kali ini para pemangku kebijakan abai dan lalai terhadap nilai dan norma adat. Padahal kita yang berada di tanah melayu ini, hendaknya harus menjunjung nilai-nilai agama dan kaarifan lokal di tatanan lingkungan bermasyarakat dalam mengambil setiap kebijakan. Seyogyanya setiap para pelaku pengusaha di Pekanbaru menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal di Tanah Melayu yang sama-sama kita cintai ini. Tutup Benny, juga selaku Aktivis Mahasiswa UIN SUSKA Riau tersebut.

Sementara itu Kepala Bidang Kebijakan Publik PD KAMMI Pekanbaru, Defriandy Nugroho menyampaikan bahwasanya kehadiran karaoke dan hiburan malam di Pekanbaru sarat kontroversial dan melanggar Perda Kota Pekanbaru. KAMMI Pekanbaru juga sudah bersurat ke Dinas DPMPSTP namun per hari ini tidak ada jawaban sama sekali. "Padahal terkait berdirinya karaoke dan hiburan malam sudah diatur didalam Perda No. 3 tahun 2002. Disana tertera jelas syarat dan ketentuan jarak, lokasi, dan tempat. Namun dilapangannya masih ada yang tidak sesuai dengan Perda Kota Pekanbaru, ada yang berdekatan dengan Masjid Paripurna, Pendidikan sekolah, dan bahkan masih ada tempat hiburan diapit dengan perguruan tinggi negeri besar di Provinsi Riau. Apabila hal ini tidak di tindak maka akan terjadi dampak rusaknya moral generasi penerus bangsa.”

"Kami juga sudah bersurat secara resmi ke DPMPTSP untuk menanyakan perihal perizinan karaoke dan hiburan malam di Kota Pekanbaru, namun hingga per hari ini surat audiensi kami tidak pernah digubris, kami menduga adanya “Persengkongkolan Jahat” Kadis DPMPTSP terkait pemberian izin t Karaoke dan TSM Tempat Hiburan Maksiat)" Ujar Kabid KP KAMMI Pekanbaru.

Baca: Jaga Gambut Tetap Basah, Menteri LH Perkuat Sekat Kanal di Pelalawan

KAMMI PD Pekanbaru juga menyoroti Razia / Operasi Pemerintah Kota Pekanbaru bersama Instansi Terkait yang dilaksanakan pada sebelum Pergantian Tahun Baru lalu dalam mengamankan Pekanbaru dari Kota Darurat Maksiat, "KAMMI PD Pekanbaru mengapresiasi langkah yang diambil Pemko, kedepannya harus menyentuh secara keseluruhannya, tidak tebang pilih dalam menertibkan sesuatu hal yang jelas melanggar aturan guna mewujudkan Pekanbaru Kota yang tertib Perda, menjaga ketertiban umum, dan memberikan perlindungan kepada masyarakat banyak." Tutup Defri, Aktivis Mahasiswa Dan Pemuda.



Terkait
Wabup Kampar Hadiri Khitan Massal dan Donor Darah Milad Bank Syariah
Wabup Kampar Hadiri Khitan Massal dan Donor Darah Milad Bank Syariah
Srigala Muda Asal Siak Hulu Juarai Pacu Sampan HUT Kamp
Diduga Biliar Berkedok Judi, Warga Bengkalis Resah Akti
Disaksikan Pj. Sekdako, Pemko Pekanbaru Bongkar JPO di
Lainnya
Wabup Misharti Lantik 76 Pengurus PGRI Empat Kecamatan, Perkuat Sinergi dan Mutu Pendidikan Kampar
Wabup Misharti Lantik 76 Pengurus PGRI Empat Kecamatan, Perkuat Sinergi dan Mutu Pendidikan Kampar
Pemprov Riau Raih Penghargaan Kategori Informatif Dari
Tujuh Rumah di Pintu Rime Gayo Dirusak Gajah Liar
Banjir Landa Kuansing, 4.578 Rumah Terendam
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Politik
Ahmad Yuzar Pimpin PKB Kampar 2026–2031, Siap Besarkan Partai
Ahmad Yuzar Pimpin PKB Kampar 2026–2031, Siap Besarkan Partai
Hendry Munief Bedah Program Mitra Komisi VII DPR RI di
Sudewo Divonis 8,5 Tahun Penjara, Hak Politik Tak Dicab
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Ottech
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Aktivasi Internet Rakyat Mulai Januari 2026, Berikut Cara Daftar dan Biaya Langganannya
Google Resmi Ubah Strategi Update Android, Ini Informas
Disney Tuntut Google Dugaan Pencurian Hak Cipta AI, Ini
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Hukum
Kejati Riau Tahan 8 Tersangka Korupsi Dana PI PT SPRH, Kerugian Negara Rp64,22 Miliar
Kejati Riau Tahan 8 Tersangka Korupsi Dana PI PT SPRH, Kerugian Negara Rp64,22 Miliar
Jokowi Pilih Pengadilan untuk Uji Polemik Ijazah, PSI T
PC PMII Pekanbaru Kecam Dugaan Aktivitas Tak Pantas di