Banjir Landa Kuansing, 4.578 Rumah Terendam

Mawardi Tombang Dinia Mutiarahmi
Selasa, 6 November 2018 14:26:24
Banjir di Kuansing.

KANALSUMATERA.com - Memasuki musim penghujan beberapa daerah di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau dilanda banjir. Bukan hanya rumah dan jalanan yang terendam, sawah dan sekolah juga ikut terendam akibat intensitas hujan yang deras dan cukup tinggi.

Sejak pagi Senin (5/11/2018), peserta dan tenaga pendidik mulai dari sekolah dasar hingga menengah atas sederajat tidak bisa belajar. Kelas yang biasanya dijadikan tempat mengenyam pendidikan tidak bisa digunakan karena banjir.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Jupirman, peserta didik dan tenaga pendidik sulit mencapai sekolah karena rumah dn jalan sudah terendam banjir.

"Peserta didik dan guru juga sulit mencapai sekolah karena rumah dan jalanan juga direndam banjir," ujarnya.

Baca: Curah Hujan Tinggi, Sejumlah Ruas Jalan di Palembang Banjir

Dilansir dari Liputan6.com, berdasarkan data yang diterima dari kecamatan, sejauh ini ada 49 sekolah di Kuansing lumpuh karena tidak bisa beraktivitas seperti biasanya. Memang tidak semua yang terendam, tapi warga lebih mengurus rumahnya yang terkena banjir. Selain itu, Akses ke sekolah juga menjadi sulitkarena jalan sudah terendam.

Sebelum banjir terjadi, Jupirman mengaku sudah memerintahkan seluruh kepala sekolah untuk mengamankan aset sekolah. Meski tidak sekolah, Jupirman berharap peserta didik tetap melakukan kegiatan positif menjelang banjir surut, seperti tetap belajar di rumah dan membantu orang tua selama banjir.

Data dihimpun, bukan hanya rumah dan jalan saja yang terendam tetapi ribuan hektar sawah warga juga ikut terendam banjir. Ketinggian air sendiri bervariasi dan fluktuatif karena intesitas hujan deras dalam beberapa hari terakhir.

Kecamatan yang terdampak banjir di antaranya Kuantan Mudik, Gunung Toar, Pangean, Benai, dan Kuantan Hilir. Total sudah ada ada 4.578 rumah dan ribuan kepala keluarga menjadi korban.

Baca: Puluhan Rumah di Madina Hanyut Akibat Banjir

Selain itu ada 3.148 hektar sawah yang sudah ditanami padi terendam banjir dan diprediksi gagal panen jika air luapan sungai tidak surut. Di Kecamatan Kuantan Mudik, ada 320 hektar sawah yang terendam. Kemudian di Gunung Toar 290 hektar, lalu di Kuantan Tengah 597 hektar, berikutnya di Kecamatan Pangean 1.151 hektar terendam.

Selanjutnya di Kecamatan Kuantan Hilir persawahan yang terendam sebanyak 243 hektar. Jumlah ini tersebar di Kelurahan Pasar Usang Baserah, Desa Kepala Pulau, Kampung Tengah, Pulau Madinah dan Pulau Kijang. Kemudian di Kuantan Hilir Seberang seluas 536 hektar sawah yang terendam banjir.

Hingga kini, masyarakat yang menjadi korban banjir belum menerima bantuan. Salah satu alasannya adalah Kuansing merupakan satu-satunya kabupaten di Riau yang belum punya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Menurut Kabag Humas Pemkab Kuansing Ridwan Amir menyebut musibah ini akan dibahas bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompida).

Baca: Syahrul Aidi Bertemu Wamen PU, Sampaikan Kondisi Desa Balung dan Pembangunan di Aliran Sungai Kampar

"Sesuai regulasi, ada dana yang dinamakan biaya tak terduga yang bisa digunakan untuk masyarakat. Ini akan dibahas bersama Forkompimda," kata Ridwan.

Jika nantinya Forkopimda menyatakan Kuansing dalam status tanggap darurat banjir tambah Ridwan, maka ada dasar untuk penyaluran bantuan ke masyarakat. l6/ks

Terkait
BPJS Kesehatan Koordinasi dengan Pemkab Kampar Terkait Jaminan Kesehatan Kades dan Perangkatnya
BPJS Kesehatan Koordinasi dengan Pemkab Kampar Terkait Jaminan Kesehatan Kades dan Perangkatnya
Ahmad Yuzar Ungkap Capaian Kinerjanya saat Sidang Parip
Jelang Hari Jadi Kampar ke-76, Hendri Domo Desak Perbai
Bupati Kasmarni Apresiasi AKBP Budi Setiawan, Sambut Ka
Lainnya
Berjalan Lancar, Ketua FKPP Riau Apresiasi Pelaksanaan Muzakarah Ulama
Berjalan Lancar, Ketua FKPP Riau Apresiasi Pelaksanaan Muzakarah Ulama
Kades di Teluk Belengkong dan Pulau Burung Inhil Ngadu
APK Ilegal Bertebaran di Kota Padangsidimpuan
Hati-hati Bagi Perusahaan, Penerapan UMK 2019 akan Diaw
Nasional
Masyarakat Kampar Jakarta Gelar Halal Bi Halal, Pererat Silaturahmi dan Bahas Pembangunan Daerah
Masyarakat Kampar Jakarta Gelar Halal Bi Halal, Pererat Silaturahmi dan Bahas Pembangunan Daerah
Hutama Karya Segera Konstruksi Tol Jambi–Rengat, Hubu
Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Keca
Daerah
Angggota DPR RI Hendry Munief Berikan Catatan Penting saat Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau
Angggota DPR RI Hendry Munief Berikan Catatan Penting saat Musrenbang RKPD 2027 Pemprov Riau
Dari Musrenbang RKPD Riau 2027, DPRD: Tahun Depan Sudah
Kababinkum dan HAM TNI Laksda TNI Farid Ma'ruf Kunjunga
Politik
Ketua DPD PKS Kampar Fahmil SE Titip Doa untuk Kemajuan Daerah Kepada Jamaah Haji Kampar
Ketua DPD PKS Kampar Fahmil SE Titip Doa untuk Kemajuan Daerah Kepada Jamaah Haji Kampar
Fraksi PKS DPRD Riau Launching Hari Aspirasi, Pesan Sek
Ribuan Masyarakat dan Kader Hadiri Halal Bi Halal DPD P
Budaya
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Festival Subayang 2023, Ini Jadwal dan Konsepnya
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Global
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
Kuba Diembargo AS, BKSAP DPR Desak Kemenlu Beri Dukungan Diplomatik di Forum Internasional
China  Bangun 'Hong Kong' Baru Tak Jauh dari Indonesia
Tenda Haji di Mina Siap, Menhaj Klaim Hemat Rp 180 M
Lifestyle
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Permata Ummat Berharap Pemerintah Beri Fasilitas Yang Cocok Untuk Para Disabilitas
Forum Pekanbaru Kota Bertuah Bantu Umi Marila Janda Ana
RS Zainab Pekanbaru Hadirkan Klinik Fertilitas, Beri Ha