Kades di Teluk Belengkong dan Pulau Burung Inhil Ngadu ke Syahrul Aidi, Mereka Tertinggal

Mawardi Tombang
Selasa, 6 April 2021 09:53:10

KANALSUMATERA.com - Tembilahan - 3 jam naik speed boat dari Tembilahan dan disambung dengan naik Pucai dan kendaraan bermotor tidak mengendorkan semangat Syahrul Aidi, anggota Komisi V DPR RI fraksi PKS, bertemu dengan para Kepala Desa (Kades) Kecamatan Teluk Belengkong dan Kecamatan Pulau Burung Kabupaten Indragiri Hilir.

Antusiasme warga menyambut Syahrul Aidi luar biasa saat beliau didaulat mengisi mauizatul hasanah di Masjid Darul Muttaqin Desa Hibrida Jaya sebagai pusat kegiatan, Ahad (4/4/2021). Perlu diketahui, Syahrul Aidi tidak pernah meninggalkan profesi beliau sebagai pendakwah setiap melakukan kunjungan ke daerah.

Kemudian pada Senin (5/4/2021) pagi diadakan pertemuan dan silaturahmi beliau dengan kades, unsur perusahaan, TP PKK Desa, tokoh masyarakat se-Kecamatan Teluk Belengkong dan Pulau Burung. Namun bukan mereka saja, ada beberapa Kades yang datang khusus dari Kecamatan Keritang dan Kateman untuk menyampaikan aspirasinya.

Salah satu isu utama yang dibawa oleh para Kades adalah bagaimana caranya agar dua kecamatan tersebut keluar dari daerah terisolir dan bahkan beberapa desa masih terkategori desa tertinggal. Sebab menurut para Kades, kondisi geografis wilayah mereka sudah berada di perbatasan Provinsi Riau dan Laut Cina Selatan.

Baca: Pengibaran Merah Putih di Tengah Karhutla Pelalawan, Semangat Kemerdekaan Tetap Berkobar

Kades Hibrida Jaya Teluk Belengkong, Beni Setiawan, sebagai tuan rumah menyampaikan bahwa banyak desa di Teluk Belengkong dan Pulau Burung yang berstatus desa tertinggal. Pelayanan dasar seperti infrastruktur jalan, air bersih, hingga listrik tidak maksimal. Listrik hanya dialiri pada malam hari, sementara kondisi air, warnanya sudah sama dengan warna air teh.

"Dari semua persoalan mendasar di Teluk Belengkong dan Pulau Burung adalah akses transportasi. Jalan dan jalur laut. Dari dua kecamatan ini, akses yang paling memungkinkan adalah dari Teluk Belengkong menuju Teluk Meranti Kabupaten Pelalawan. Sejauh 35 kilometer. Jalur ini badan jalan telah siap. Tapi selama ini tidak ada perawatan sehingga rusak total dan tidak dapat dilewati oleh kendaraan roda empat" terang Beni Setiawan di depan forum dan Syahrul Aidi.

Hal itu diiyakan juga oleh Camat Teluk Belengkong, Agus yang datang satu rombongan Syahrul Aidi dari Tembilahan. Ia menyampaikan kedatangan Syahrul Aidi sudah ditunggu sejak lama oleh warga.

"Akhirnya ustadz dapat bersilaturahmi dengan masyarakat, dan Kades disini. Untuk menampung aspirasi masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup tiap keluarga. Semoga dilimpahi berkah rahmat demi kebaikan kita bersama. Dalam rangka akses infrastruktur maupun perekonomian." kata Camat Agus.

Baca: RRI Pekanbaru Gelar Cek Kesehatan Gratis, Ratusan Warga dan Karyawan Ikut Serta

Hal yang sama disampaikan juga oleh Kades Bukit Sari Intan Jaya Kecamatan Pulau Burung, Sujoko. Sujoko menyebut masyarakat Bukit Sari Intan akan sangat bersyukur kalau akses jalan dari Teluk Meranti dapat segera diperbaiki

"Saat ini akses jalan yang paling penting bagi kami. Sama, itu satu usulan bersama. Jalannya adalah tanah gambut, kalau hujan luar biasa (rusaknya)" kata Sujoko.

Selain meminta dicarikan solusi terkait infrastruktur dasar tadi, para Kades juga berharap adalah semenisasi jalan dan jembatan antar desa. Kemudian tak kalah penting adalah peningkatan ekonomi warga.

Beni Setiawan menambahkan ekonomi masyarakat dua kecamatab tersebut bergantung kepada kelapa. Harga kelapa saat ini katanya memang stabil, tapi tidak sesuai dengan harapan petani.

Baca: Polda Riau Mulai Ekspedisi Merah Putih Presisi, 1.000 Bendera dan Bansos Disalurkan di Okura

"Kami tidak tau akan mengadu kemana, tapi lahan kelapa kami disini adalah pola bapak angkat dengan perusahaan, saat ini kami sering diteror oleh pihak bank karena angsuran bulan macet. Macetnya yaitu ada beberapa bulan lalu harga kelapa anjlok sehingga kami tidak dapat membayar angsuran. Kami harap ini juga difasilitasi" kata Beni.


Syahrul Aidi saat diberi kesempatan berbicara, menyampaikan bahwa apa laporan ke dia beberapa pekan yang lalu terkait kondisi di Teluk Belengkong dan Pulau Burung sudah dilihatnya secara langsung. Bahkan kondisinya jauh lebih parah dari laporan awal.

"Dua hari disini, saya mendapat banyak masalah disini. Terutama tentang akses transportasi dan taraf hidup masyarakat. Melihat kondisi ini, saya akan berusaha maksimal agar masyarakat keluar dari permasalahannya. Tapi, tidak semua permasalahan bisa saya beri solusi. Akan saya upayakan berkoordinasi dengan pihak terkait." kata Syahrul Aidi.

Syahrul Aidi menyampaikan ada beberapa program di kementerian mitra Komisi V yang dapat disalurkan di Inhil, yaitu program Program Infrastruktut Sosial Ekonomi Warga (PISEW) untuk perbaikan infrastruktur antar desa, kemudian ada juga rehab rumah, dan penyediaan air bersih.

Baca: Syahrul Aidi Gelar Sosialisasi Empat Pilar MPR di PP Insan Cendikia Bangkinang

"Kemudian ada juga perbaikan dermaga rakyat untuk pelabuhan alat transportasi laut. Ada juga program khusus untuk desa tertinggal." kata Syahrul Aidi.

Untuk semua usulan program tersebut,
Syahrul Aidi meminta Kades dan camat menyiapkan segera mungkin usulan perbaikan. Dia juga meminta ke perusahaan agar melepaskan jalan dari kawasannya agar dapat diperbaiki oleh pemerintah.

"Terkait akses jalan dari sini ke Teluk Meranti Pelalawan, saya akan mencoba berkoordinasi dengan gubernur. Karena itu merupakan kewenangan dia. Saya usahakan semaksimal mungkin" kata Syahrul Aidi.

Selain berbicara program, para Kades juga menyampaikan ucapan terima kasih mereka karena Syahrul Aidi memperjuangkan kesejahteraan para kepala desa se-Indonesia. Dan juga mereka mengklaim bahwa Syahrul Aidi adalah satu-satunya anggota DPR RI yang datang ke wilayah mereka selama ini. ***



Terkait
Bupati Kampar Hadiri Rakor Pengendalian Karhutla Nasional Tahun 2026
Bupati Kampar Hadiri Rakor Pengendalian Karhutla Nasional Tahun 2026
Dinas PUPR Kampar Perbaiki Akses Jalan Kampar Kiri Hing
Hadapi Arus Mudik dan Balik Lebaran, PUPR Kampar Fokus
Pj Sekda Kampar Sambut Audiensi PHR terkait Task Force
Lainnya
WALHI Riau Respon Positif Pencabutan Izin HGU PT. TUM Pulau Mendol
WALHI Riau Respon Positif Pencabutan Izin HGU PT. TUM Pulau Mendol
Via Video Conference, Bupati Alfedri Laporkan Penangana
Kemenag Aceh Targetkan Bimbing 8.000 Calon Pengantin
Camat Tampan: Kuasai Wilayah Dengan Batasnya
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Politik
Jokowi Sebut Polemik Ijazah Dirinya dan Gibran sebagai Operasi Politik
Jokowi Sebut Polemik Ijazah Dirinya dan Gibran sebagai Operasi Politik
PKS Buka Peluang Pansus Ijazah Gibran, Jimly Asshiddiqi
PKS Tanggapi Wacana Pansus Ijazah Gibran, Mardani Nilai
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Pendidikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Prof. Ahmad Fadli Raih Suara Terbanyak Pemilihan Rektor Unri, Panitia: Menunggu Pelantikan
Kuliah Sambil Beternak Kambing, Auria Lulus UB dengan I
Dua Guru Besar UIN Jakarta Masuk Top 2% Ilmuwan Dunia 2