Kadis DLH Batam Akui Dipanggil BC Terkait Masuknya 400 Kontainer Limbah

Mawardi Tombang
Kamis, 29 Agustus 2019 08:28:30
Puluhan kontainer di pelabuhan Batu Ampar

Batam, KANALSUMATERA.com - Kontainer limbah impor diduga kembali masuk ke Batam. Hal ini diakui oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, Herman Rozie.

Herman menyebut dirinya ikut dipanggil Bea Cukai menjalani pemeriksaan terhadap masuknya kontainer yang diduga berisi limbah tersebut.

"Ada kontainer yang diduga berisi limbah datang belakangan ini, setelah kasus 45 kontainer yang sudah direekspor kemaren," ujar Herman di kantor Wali Kota Batam usai menghadiri kegiatan silaturahmi pimpinan FKPD dengan tokoh agama se-Kota Batam di Aula Engku Putri Batam Center, Rabu (28/8/2019).

Herman mengatakan, bahkan kontainer yang diduga berisi limbah itu berjumlah sekitar 400 kontainer lebih. Sampai saat ini sedang menjalani pemeriksaan oleh Bea Cukai yang akan diteruskan ke KLHK. "Sekarang sedang dilakukan pemeriksaan oleh KLHK, 400 lebih kalau tidak salah," katanya.

Baca: BNN Dorong Larangan Total Vape, Modus Narkotika Cair Kian Mengkhawatirkan

Herman menegaskan, bahwa pihak Bea Cukai juga sudah mengundang DLH untuk mendampingi dalam pemeriksaan. "Kita hanya memdampingi. Kewenangan tetap di Bea Cukai, termasuk data detailnya," ujar dia.

Seperti pemberitaan Batamnews sebelumnya, puluhan kontainer berisi limbah plastik dikabarkan disegel kembali petugas Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Batam.

Puluhan kontainer itu berada di pelabuhan Batu Ampar, tempat yang sama dengan kasus puluhan kontainer limbah plastik beberapa waktu lalu.

Pantauan Batamnews, pelabuhan Batu Ampar memang terlihat banyak tumpukan kontainer, Senin (26/8/2019) pagi. Tepat berada di sekitar tempat kontainer limbah B3 yang sudah di reekspor.

Baca: Kunker ke Kepri, Hendry Munief Harapkan Konsep Ekonomi Biru Dapat Diakomodir di RUU Daerah Kepulauan

Salah seorang petugas di kawasan tersebut mengatakan, kalau memang ada kontainer diduga limbah dikawasan itu. Tetapi sudah dipindahkan ke PT Persero Batam yang tidak jauh dari lokasi.

"Ada, tetapi sudah dipindahkan ke persero sana, karena tidak bisa dicek di sini," ujar petugas tersebut.

Batamnews, mencoba mendatangi PT Persero yang masih berada di Pelabuhan Batu Ampar. Beberapa orang sekuriti melarang untuk masuk. Mereka meminta untuk ada izin ke pos Bea Cukai yang berada pintu masuk PT itu.

Ketika dikonfirmasi, salah seorang petugas BC FIlipus membenarkan ada kontainer diduga berisi limbah. Tetapi ia tidak mengetahui kondisi letak persis kontainer tersebut.

Baca: Jelang Idul Adha 1447 H, Pemkab Kampar Perkuat Pengendalian Inflasi Daerah

"Kontainer limbah memang ada, tetapi tidak tau dimananya, karena kami tidak pegang dokumen," katanya sambil menunjuk ke arah ratusan kontainer yang berada dalam kawasan PT Persero Batam itu.

Sementara itu, Humas Bea Cukai Kota Batam, Sumarna saat dikonfirmasi Batamnews mengatakan tidak ada kontainer berisi limbah di Pelabuhan Batu Ampar yang disegel.

"Itu bukan kontainer limbah tetapi berisi sabun," ujar Sumarna usai konferensi pers pemusnahan barang ilegal di Nongsa Kota Batam, Rabu (28/8/2019) siang.



Terkait
BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Kepri hingga 7 Februari: Termasuk Tanjung Pinang
BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Kepri hingga 7 Februari: Termasuk Tanjung Pinang
Tim Rescue Pos SAR Batam Gercep.... Cari Awak Kapal Tam
Nelayan Asal Nongsa Batam Hilang di Perairan Bengkalis,
BP Batam Kembangkan Nagoya Walkable City, Topang Wilaya
Lainnya
Dua Bayi Asal Pekanbaru dan Kampar Terpapar Covid-19
Dua Bayi Asal Pekanbaru dan Kampar Terpapar Covid-19
Camat Teluk Sebong Sebut Banyak Warga tak Tenang Akibat
Singapura `Hilang` dari Belakang Padang
Gubernur Edy Lantik Asren Nasution Pj Bupati Pakpak Bha
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Nasional
Komnas HAM Audit Polri, Rapor Penegakan HAM Diumumkan Akhir 2026
Komnas HAM Audit Polri, Rapor Penegakan HAM Diumumkan Akhir 2026
Gaji Hakim Naik, Mahkamah Agung Ajukan Tambahan Anggara
Survei Poltracking: Kepuasan Publik ke Prabowo-Gibran T
Pendidikan
Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Jika Lalai Absen
Mulai 1 September, PPPK Mataram Terancam Potong Gaji Jika Lalai Absen
Konsisten Perjuangkan Pemerataan Pendidikan, Dr Karmila
Pramuka Peduli Stunting, Kwarcab Pekanbaru Salurkan Ban
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D