Camat Teluk Sebong Sebut Banyak Warga tak Tenang Akibat Status Hutan Lindung

Mawardi Tombang
Kamis, 17 Oktober 2019 14:50:44
ilustrasi

Bintan, KANALSUMATERA.com - Camat Teluk Sebong, Sry Heny Utami sebelumnya mengadu ke Komisi II DPRD Bintan terkait banyaknya lahan milik warganya yang tiba-tiba berubah status menjadi hutan lindung (HL). Bahkan area kantor camat pun masuk kawasan hutan lindung.

“Anggota DPRD Bintan Komisi II menyambangi kantor kami Selasa (15/10/2019) siang. Di situlah kami sampaikan segala keluhan warga terkait penetapan status hutan lindung tersebut,” ujar Sry, Rabu (16/10/2019).

Ia hanya bisa menampung segala keluh kesah warga. Lahan milik warga di beberapa desa diklaim oleh pemerintah pusat sebagai hutan lindung. Padahal sudah banyak lahan yang berstatus hak kepemilikan di sana.

“Kami sampaikan agar semua lahan yang sudah digarap masyarakat dapat dimiliki dengan status yang legal kembali,” jelasnya.

Memiliki kembali lahan yang berstatus jelas dan legal, kata Sry, akan membuat masyarakat akan kembali hidup tenang. Dengan begitu angka harapan hidup juga akan tinggi.

Baca: Kunker ke Kepri, Hendry Munief Harapkan Konsep Ekonomi Biru Dapat Diakomodir di RUU Daerah Kepulauan

Seperti dulu, warga yang sudah lama menggarap bahkan tinggal turun-temurun telah banyak mengantongi dokumen kepemilikan lahan yang resmi.

“Seharusnya penetapan status lahan ini menjadi penilaian kementerian terkait, sebelum menetapkan kawasan hutan lindung,” katanya.

Anggota Komisi II DPRD Bintan, Muttaqien Yasir mengatakan, pihaknya sudah menampung apa yang menjadi keluhan masyarakat dan pemerintah Kecamatan Teluksebong. Ia berjanji akan meneruskan ini ke Kementerian Kehutanan agar mengkaji kembali keputusan yang sudah diambil.

“Kewenangan di kabupaten soal hutan tidak ada, tapi kami akan teruskan ini ke kementerian, agar segera dapat diputuskan kebijakan yang lebih tepat sesuai dengan fakta di lapangan,” sebutnya.

Terkait
BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Kepri hingga 7 Februari: Termasuk Tanjung Pinang
BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Kepri hingga 7 Februari: Termasuk Tanjung Pinang
PGN Gesa Pemasangan 10.000 Jargas Rumah Tangga di Batam
Kembangkan Nagoya Walkable City, Berikut Tahapan yang D
BP Batam Kembangkan Nagoya Walkable City, Topang Wilaya
Lainnya
Ketua DPRD Pekanbaru Isa Lahamid Sosialisasi Perda Pajak Retribusi ke Tengah Masyarakat
Ketua DPRD Pekanbaru Isa Lahamid Sosialisasi Perda Pajak Retribusi ke Tengah Masyarakat
Wali Kota Pekanbaru Ingatkan Sekolah yang Tatap Muka Ha
Pemko Batam Gesa Vaksinasi Covid-19 Tahap II,  Priorit
Kota Palembang Jadi Sorotan Karena Banyak Sampah dan Ku
Budaya
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Kriminal
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Gajah Mati Tanpa Kepala di Areal Hutan Akasia, Polda Riau Selidiki dan Buru Pelaku
Polres Bengkalis Gagalkan Perdagangan Orang, Selamatkan
Hati-Hati! Ada Akun Facebook Palsu Mengatasnamakan Plt
Nasional
Jawa Tengah Berpeluang Raup Insentif Fiskal Usai Dijajaki Jadi Mitra Strategis IKN
Jawa Tengah Berpeluang Raup Insentif Fiskal Usai Dijajaki Jadi Mitra Strategis IKN
Bakom dan Kemendagri Selidiki Viral Makalah Usulan MBG
Mendagri Siapkan Tiga Skema Solusi Atasi Krisis Gaji Pe
Olahraga
Wabup Misharti Buka Seleksi PORSENIJAR PGRI Kampar 2026, Dorong Sportivitas Guru
Wabup Misharti Buka Seleksi PORSENIJAR PGRI Kampar 2026, Dorong Sportivitas Guru
Bonus Rp27 Miliar Tak Kunjung Cair, Atlet dan Pelatih R
Pekanbaru Juara Umum O2SN Riau 2026, Borong 12 Medali d
Fokus Redaksi
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim Gabungan Sisir Sungai Kampar
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim Gabungan Sisir Sungai Kampar
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad,
Hukum
Pakar Hukum Dorong RUU Perampasan Aset Gunakan Istilah Pemulihan Demi Kepastian Hukum
Pakar Hukum Dorong RUU Perampasan Aset Gunakan Istilah Pemulihan Demi Kepastian Hukum
Bos Tambang Akui Serahkan Rp1 Miliar untuk Atur LHP Omb
Hukuman Mati Koruptor Kembali Mengemuka, Yusril Tegaska
Daerah
Sekda Definitif Pekanbaru Ditantang Perkuat Sinergi Pemerintahan dan Selesaikan Persoalan
Sekda Definitif Pekanbaru Ditantang Perkuat Sinergi Pemerintahan dan Selesaikan Persoalan
HUT ke-81 RI, Lapas Pekanbaru Gelar Bakti Kesehatan Gra
Pemprov Riau Bangkitkan Stadion Utama Eks PON Bertepata