IKA FT UNRI dan Pemko Pekanbaru Duduk Bersama Bahas Persoalan Kota

Mawardi Tombang
Selasa, 21 Mei 2019 13:05:27

Pekanbaru, KANALSUMATERA.com - Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Teknik Universitas Riau (IKA FT UNRI) turut berpartisipasi membantu Pemerintah Kota Pekanbaru dalam menyelesaikan berbagai persoalan kota. Untuk itu, IKA FT Unri mengadakan acara bersama Walikota Pekanbaru beserta jajarannya membahas persoalan-persoalan tersebut.

Acara yang bertajuk seminar dengan tema "Mewujudkan Pekanbaru bebas banjir dan bebas macet, Mungkinkah?" yang diadakan di Hotel Ameera Pekanbaru pada Senin (21/5/2019) yang juga dilanjutkan dengan buka puasa bersama.


Keynote speaker ada seminar tersrbut adalah Walikota Pekanbaru DR H Firdaus ST MT, didampingi oleh panelis diantaranya DR M Ikhsan MEng sebagai pakar tata kota, DR Ary Sandhiavitri selaku praktisi dan akedmisi (Dekan FT Unri), Yosi Aslinda selaku Pakar Lalu lintas dan Anis Murzil sebagai alumni. Acara dimoderatori langsung oleh Eka Putra Nazir ST MSc selaku ketua IKA FT Unri.

Dalam pemaparannya, DR Firdaus menyampaikan bahwa Pekanbaru sekarang ini bersolek dengan menggunakan konsep Smart City Madani.

"Konsep Smart city madani ini merupakan road map kita dalam membangun kota ini. Konsep ini telah diuji dan mendapat apresiasi di beberapa Universitas terkemuka di Indonesia."terang Firdaus.

Baca: PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan

Kota Pekanbaru menurut Firdaus memiliki dua model penanganan banjir yang berbeda, wilayah utara di daerah senapelan dan Rumbai itu dipengaruhi tinggi elevasi sungai Siak yang hanya 0.2 cm diatas permukaan laut. Untuk menyelesaikannya, Pemko Pekanbaru menyiapkan model pompa dan tanggul. Sedangkan di bagian selatan, timur dan barat itu yang meliputi wolayah tenayan raya, panam dan marpoyan itu dipengaruhi oleh banyak hal.

"Pekanbaru bisa bebas banjir? Bisa. Asal ada komitmen bersama. Pemerintah semua lini, masyarakat dan lingkungan. Manusianya harus pedulia lingkungan."ungkap walikota yang mendapat gelar doktoral dari IIP Jatinangor ini.

DR Ikhsan selaku pakad tata kota mengungkapkan bahwa persoalan utama di pengelolaan banjir di Pekanbaru adalah pengelolaan dan penggunaan drainase yang tidak baik.

"Tiga penyebab utama banjir Pekanbaru yaitu kondisi drainase, kondisi penyelenggara dan kondisi masyarakat. Sikap maayarakat tentang longiungan Kota Pekanbaru"terang DR Ikhsan.

Dia mencontohkan pengelolaan dan pemanfaatan drainase yang tidak baik itu seperti pembiaran pedagang kaki lima membuang limbah usahanya di drainase tersebut.

Baca: PertaMina BetadiHina: Ketika Negeri 'Di Atas dan Di Bawah Minyak' Dipaksa Antre Harkat dan Martabat

"Ditambah lagi para pedagang yang membangun tempat usaha diatas drainase. Tiang tonggak kayu yang dibuat ala kadarnya. Tentu semua ini akan jadi masalah besar"tambah pria yang suka olahraga lari ini.

Untuk mengontrol kondisi drainase dan banjir, DR Ikhsan mengusulkan Pemko Pekanbaru menyiapkan tim ulu-ulu air.

DR Ari Shandiavitry selaku praktisi dan akademisi menyebut bahwa Kota Pekanbaru ini kota dengan tingkat pembangunan tertinggi di Indonesia.

"Saya kebetulan juga konsultan ahli PT Angkasa Pura II. Perkembangan kota ini luar biasa. Saya contohkan, Angkasa Pura II menargetkan capaian penumpang Bandara Sultan Syarif Kasim Pekanbaru adalah 4,5 juta kedatangan pada 2025. Namun, baru tahun 2017, bandara ini sudah mencapai 3,7 juta. Dan itu harus dikembangkan lagi ke depannya"terangnya.

Dr Arie menyambut baik niat Pemko Pekanbaru memiliki konsep aero city dan gretel pekanbaru ke depannya. Kedua konsep ini siap menjadikan Pekanbaru sebagai kota Teknopolitan.

Baca: Ketua DPRD Bengkalis: Tabligh Akbar Jadi Momentum Perkuat Iman dan Persatuan

DR Yosi Aslinda lebih menitikberatkan pembahasan kepada potensi kemacetan. Yosi menyebut macet dan banjir saling berkaitan.

"Potensi kemacetan kota ini disebabkan oleh banjir, kapasitas parkir, hambatan samping dan pejalan kaki yang berjalan di bahu jalan."terangnya.

Yosi juga memuji Trans Metro Pekanbaru (TMP) milik Pekanbaru. Dia berharap ke depannya lebih dikembangkan. Agar konsistensi waktu tercapai, dia berharap TMP ke depannya punya jalur sendiri.

"Akan lebih menarik ke depannya jika kita sudah punya MRT, Keret dalam kota. Tapi semua harus dihitung. Kita harus belajar ke MRT di Palembang"tambah Yosi.

Anis Murzil selaku Alumni IKA FT Unri menghimbau para mahasiswa aktif lebih banyak melakukan penelitian yang dapat menyelesaikan persoalan perkotaan.

Baca: Pemprov Riau Percepat IPR Tambang Rakyat, WPR Kuansing Jadi Prioritas Legalisasi

"Lakukan penelitian tentang persoalan perkotaan. Kemudian berikan rekomendasi ke pemko, apa solusi yang terbaik" harap Anis.

Eka Putra Nazir, selaku Ketua IKA FT Unri menyampaikan bahwa hasil seminar ini akan dibuatkan rekomendasi hasil seminar untuk Pemko Pekanbaru.

"Kita akan membuatkan rekomendasi hasil seminar ini sebagai dukungan kita terhadap Pemko Pekanbaru. Semoga itu dapat menjadi bahan pertimbangan pemko untuk melanjutkan Pekanbaru ini ke depannya" tutup Eka. mt



Terkait
Hadapi Lonjakan Arus Balik Idul Adha 2026, Dishub Bengkalis Siagakan Empat Armada RoRo
Hadapi Lonjakan Arus Balik Idul Adha 2026, Dishub Bengkalis Siagakan Empat Armada RoRo
Wakil Bupati Kampar Hadiri Pelantikan Himpaudi Periode
Pemkab Kampar Ikuti Zoom LKPD Tahun 2025 Bersama Dirjen
Kepala Diskominfotiksan Kampar Terima Telkomsel Region
Lainnya
Donor Darah Polres Kampar Bersama PMI Berjalan Lancar
Donor Darah Polres Kampar Bersama PMI Berjalan Lancar
Cinta tak Direstui Orang Tua Kekasih, Pemuda di Tapung
Belum Ada Pengganti KMP Sembilang Untuk Layani Pelayara
BRG Telab Bangun 325 Sumur dan 815 Kanal se-Riau
Daerah
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan
Bupati Kampar Pastikan Bara Karhutla di Rimbo Panjang B
Hadirkan Koh Dennis Lim, Jambore BKPRMI Riau 2026 Usung
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Kriminal
Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan, Nilai Barang Bukti Rp3,48 Triliun
Kapolri Bongkar Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan, Nilai Barang Bukti Rp3,48 Triliun
Bharada Andika Jadi Tersangka Kasus Polisi Tembak Polis
Dipancing ke Kos, Wanita 19 Tahun Dibunuh Dua Pria di J
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D