Hati-Hati, Nomor Whatsapp Walikota Pekanbaru Diretas OTB, Minta Sejumlah Uang
Pekanbaru, KANALSUMATERA.com - Walikota Pekanbaru DR. H. Firdaus ST MT, mendapatkan kejadian tak mengenakkan. Nomor whatsapp beliau diretas oleh orang tak bertanggung jawab (OTB). Setidaknya hingga sekarang sudah ada 3 calon korban yang mengakui dihubungi oleh nomor tersebut.
Konfirmasi peretasan itu disampaikan oleh Kabag Humas Setdako Pekanbaru Mas Irba Sulaiman pada Kamis (8/8/2019).
" Pada pukul 03.15 WIB dini hari tadi nomor whatsapp Walikota Pekanbaru diretas oleh orang yang bertanggung jawab. Hingga kini nomor WA tersebut belum dapat dipulihkan" jelas Irba.
Irba menerangkan kronologis kejadian yaitu ketika pada pukul 21.00 WIB, masuk pemberitahuan dari whatsapp mengkonfirmasi perubahan nomor WA. Namun saat itu beliau tak mengindahkannya.
Baca: Pemko Dumai Distribusikan 64 Hewan Kurban Idul Adha Secara Merata ke Seluruh Kecamatan
"Kemudian pada Kamis dini hari tadi sekira pukul 02.00 WIB ada konfirmasi lagi ke nomor beliau perihal yang sama. Karena beliau istirahat juga tak diindahkan." tambahnya lagi.
Pada pukul 03.15 WIB, kembali dikonfirmasi WhatsApp, namun saat itu karena beliau sedang baca Al Quran, beliau pencet saja konfirmasi WhatsApp tersebut.
"Setelah dipencet, tiba-tiba saja nomor WA di handphone beliau tak bisa digunakan," terangnya lagi.
Akibat hal tersebut, setidaknya ada 3 orang yang hampir menjadi korban yaitu salah seorang wartawan kota Pekanbaru, Dandim Pekanbaru dan Walikota Batu Jawa Timur.
Baca: WA Group 'Suara Riau' Bahas Keresahan Fiskal Daerah: Kebocoran PAD dan DBH tidak Adil
Untuk menghindari hal tersebut, Kabag Humas Setdako Pekanbaru tersebut meminta kepada masyarakat untuk mengabaikan jika ada permintaan atau mengarahkan sesuatu.
Senada dengan hal itu, Kabid Komunikasi dan informasi Diskominfo Pekanbaru Mawardi menyampaikan bahwa untuk selanjutnya, nomor kontak WA Wako tersebut akan dinonaktifkan dan diganti dengan nomor yang lain.
"Kita beritahukan kepada masyarakat bahwa nomor WA yang tersebut kita nonaktifkan. Kita telah menyurati WhatsApp agar menonaktifkan nomor tersebut"terang Mawardi. mt
