Kyai Mursyid akan Perjuangkan Persoalan Konflik Agraria dan Pertanahan Riau di DPD RI

Mawardi Tombang
Rabu, 20 November 2024 20:04:22
Kyai Mursyid bersama dengan kepala BPN Kampar beserta jajarannya.

KANALSUMATERA.com - Jakarta - Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dapil Riau, KH Muhammad Mursyid MPdI mulai menjalankan fungsinya sebagai senator perwakilan Riau di Senayan. Beberapa hari lalu beliau melakukan kunjungan ke beberapa daerah untuk mengetahui persoalan di kabupaten/kota yang ada di Riau.

Ada beberapa persoalan daerah yang beliau seriusi ke depannya. Salah satunya adalah terkait konflik agraria dan pertanahan di Riau. Pria yang akrab dipanggil Kyai Mursyid ini menjelaskan beberapa waktu lalu dia berkesempatan berkeliling Riau untuk menyerap aspirasi terkait berbagai persoalan daerah. Salah satu isu yang beliau kejar terkait persoalan pertanahan yang ada di Provinsi Riau. Dia menilai konflik agraria dan pertanahan di Riau masih sangat tinggi saat ini. Sebagai anggota DPD RI yang baru menjabat dia ingin mendalami dan mendapatkan informasi yang jelas secara langsung.

"Kita kemarin sudah melakukan kunjungan ke salah satu kantor BPN, yaitu BPN Kampar. Kita disambut hangat oleh kepala BPN Kampar bpak Andi Lubis beserta jajaran. Dari laporan kepala BPN Kampar, ada beberapa program pertanahan nasional yang mereka kelola saat ini. Salah satunya adalah program TORA (Tanah Objek Reforma Agraria-red) dan PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap-red). Program ini kita lihat telah berjalan namun belum optimal karena berbagai persoalan teknis yang belum selesai." kata Kyai Mursyid saat dihubungi pada Rabu (20/11/2024).

Dia menjelaskan, untuk tata kelola TORA belum sepenuhnya maksimal dikarenakan beberapa kendala, seperti Sumber penataan aset dari transmigrasi belum bisa dilakukan legalisasi asset dikarenakan dinas terkait belum ada melakukan identifikasi subyek/obyek transmigrasi untuk diusulkan ke kepala daerah terkait SK Usulan Subyek Transmigrasi.

Baca: Perdana Digelar, BPBDPK Riau Gelar Rakor Perkuat Sinergi Damkar Kabupaten dan Kota

"Kemudian ada juga persoalan terkait pelepasan kawasan hutan ( HPK) yg jumlahnya 14.000 Hektar dan baru di tahun 2024 akan dilakukan invert PPTKH (Pelepasan penguasaan tanah masyarakat dan kawasan hutan) oleh pihak terkait. Hal-hal teknis ini menghambat proses." katanya.

Masukan dan aspirasi dari pihak terkait di pemda menurutnya akan dijadikan data primer yang akan disampaikan ketika dilakukan rapat dengan kementerian terkait di DPD RI nantinya. "Data akan terus kita lengkapi. Karena ini baru data permulaan." tutupnya.

Terkait isu pertanahan, dia menyarankan agar pemerintah daerah memberikan kemudahan dalam pengurusan TORA dan PTSL. Salah satu kendalanya adalah BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan). Sebagai informasi 121 Kabupaten/Kota di Indonesia telah memberikan keringanan ataupun membebaskan BPHTB untuk kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

"Kita berharap kepada pemda agar dapat memberikan keringanan bagi masyarakat dengan membebaskan BPHTB bagi yang mengikuti program TORA dan PTSL. Hal ini nantinya sangat berdampak terhadap animo masyarakat untuk mensertipikatkan tanahnya melalui program PTSL. Dengan banyaknya masyarakat yang sudah bersertipikat akan meningkatkan PAD melalui layanan peralihan hak atas tanah nantinya." harapnya.



Terkait
Kebakaran Hanguskan 290 Asrama Santri Ponpes Syekh Burhanuddin Kuntu, Bupati Kampar Bergerak Cepat
Kebakaran Hanguskan 290 Asrama Santri Ponpes Syekh Burhanuddin Kuntu, Bupati Kampar Bergerak Cepat
Bupati Kampar Tinjau Kafilah MTQ Kontingen Kabupaten Ka
PWI Kampar Gelar Penyembelihan Hewan Qurban, Perkuat So
Meriahkan Ramadhan, Pemko Dumai Gelar Festival Lampu Co
Lainnya
Sinergi Pemkab Kampar dan Kemensos Salurkan Bantuan Disabilitas Senilai Rp234 Juta
Sinergi Pemkab Kampar dan Kemensos Salurkan Bantuan Disabilitas Senilai Rp234 Juta
Dandim 0313/KPR Kampar Jadi Narasumber Pada Diskusi Dan
Wepres JK akan Buka Rakornas Apindo di Batam
Wagub Minta Pembangunan Tol di Sumbar Dibatalkan Jika G
Olahraga
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Steven Gerrard Soroti Kesalahan Transfer Liverpool: Neco Williams Seharusnya Tak Dijual
Syahrul Aidi Dorong Gala Desa Kuok Jadi Ajang Lahirkan
Bupati Kampar Buka Gala Desa Riau, Dorong Generasi Muda
Nasional
Malam Tadi Gunung Marapi Erupsi Lagi, Hujan Abu Guyur Bukittinggi dan Agam
Malam Tadi Gunung Marapi Erupsi Lagi, Hujan Abu Guyur Bukittinggi dan Agam
Indonesia Hormati Grasi Presiden Filipina untuk Mary Ja
Perpres 82/2026 Terbit, Kopdes Merah Putih Dikebut Bero
Pendidikan
Witama School Ikut Semarakkan Panggung Amal untuk 10 Panti di Mall SKA Pekanbaru
Witama School Ikut Semarakkan Panggung Amal untuk 10 Panti di Mall SKA Pekanbaru
Prabowo Bentuk Tim Khusus Pendidikan Gratis, Pratikno P
Prabowo Izinkan Dana BOS Dipakai Bayar Gaji Guru Non-AS
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik