Curah Hujan Tinggi, 4 Kecamatan Di Agam Longsor Hantam Rumah Warga

Dinia Mutiarahmi
Jumat, 9 November 2018 14:42:39
Keadaan rumah warga saat ini

KANALSUMATERA.com - Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Agam, Sumatera Barat, sejak Rabu hingga Kamis (8/11/2018) siang, menyebabkan empat kecamatan di daerah berjulukan 'Tali Tigo Sapilin' itu mengalami longsor dan banjir.

Dilansir dari TribunPadang.com, Operator Pusdalops Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam, Lukhman Syahputra mengatakan, keempat kecamatan yang terdampak banjir dan longsor itu terdiri dari Lubuk Basung, Palupuah, Palembayan, Ampek Nagari, dan Tanjung Mutiara.

Di Kecamatan Lubuk Basung, sebut Lukhman, bencana longsor terjadi di Jorong III Garagahan, Nagari Garagahan, pada Rabu malam sekitar pukul 23.00 WIB dan menghantam dua unit rumah warga.

"Bahkan, sepasang suami istri yang berada di salah satu rumah yang diterjang longsor bernama Netti dan Pakiah, mengalami luka-luka dan dilarikan ke Puskesmas terdekat," kata Lukhman saat dihubungi tribunpadang.com Kamis malam.

Kemudian di Kecamatan Palupuah, lanjut Lukhman, longsor juga terjadi di enam titik di kawasan Nagari Simauang. Dua di antaranya, menerjang irigasi di kawasan Solok Kampuang Jambak dan beberapa sawah masyarakat. Sedangkan empat titik lagi, longsor menimbun badan jalan di Kelok Jeep Air Kijang, Jalan Padang Manggis, di kawasan Kampung Pili Tibo dan di Jalan SD 04 Simauang.

Baca: Tahun 2018, Inflasi di Kepri Menurun Dibanding Tahun 2017, Capai 3,47 persen

Bahkan Kamis siang, jalan tersebut tidak bisa dilewati kendaraan.

"Saat ini, jalan yang terdampak longsor itu sudah bisa dilewati kendaraan setelah petugas BPBD bersama Dinas PU Agam, membersihkan material yang menimbun badan jalan dengan alat berat. Namun begitu, kami mengimbau agar masyarakat tetap waspada," tuturnya.

Longsor di Kecamatan Palembayan, lanjutnya, terjadi di Jalan Lingkar Simpang Ateh Sawah Panjang, yaitu di Jorong Gumarang, Nagari Tigo Koto Silungkang.

Bahkan, longsor tersebut merusak pondasi jembatan, sehingga jembatan tidak bisa dilewati kendaraan roda empat, karena berpotensi ambruk

Kemudian di Jorong Pasa Palembayan, Nagari Ampek Koto Palembayan, longsor juga menutupi ruas jalan provinsi sebanyak dua titik dengan panjang longsor mencapai 20 meter dengan ketinggian mencapai 15 meter.

Baca: Musim Penghujan, Warga Pagaralam Waspadai Titik-titik Rawan Longsor

"Kami di BPBD Agam sudah berkoordinasi dengan PUPR Provinsi, Pemerintah Kecamatan dan Nagari untuk penanganan. Saat ini jalan provinsi itu masih diitutup. Alat berat masih bekerja. Kemungkinan dinihari sudah bisa dilewati kendaraan," bebernya.

Di Kecamatan Tanjung Mutiara, tambahnya, bencana yang terjadi akibat hujan sejak Rabu siang itu membuat terjadinya banjir yang merusak irigasi Anak Air Kerinci di Jorong Bukit Malintang, Nagari Tiku Utara.

Banjir, sebut Lukhman, terjadi pada Kamis dinihari sekitar pukul 04.30 WIB. Bahkan ketinggian banjir mencapai 2 meter. Banjir di Nagari Bawan itu merendam 14 unit rumah warga. Tujuh di antaranya hingga Kamis malam masih digenangi banjir. Bahkan, sebagian pemilik rumah masih berada di tempat pengungsian di lokasi yang lebih tinggi.

"Lokasi yang terdampak ini memang rawan banjir. Bahkan setiap hujan lebat dengan durasi di atas 2 jam, daerah ini selalu digenangi banjir. Lokasi ini merupakan kawasan Plasma Sawit," pungkas Lukhman. (TP/Ks)


Baca: Puluhan Rumah di Madina Hanyut Akibat Banjir

Terkait
Waspada Tanah Longsor, BPBD Imbau Warga Bengkulu
Waspada Tanah Longsor, BPBD Imbau Warga Bengkulu
Lainnya
Samsuri Daris: Fasilitasi Ratusan Warga Inhil Menginap di Rumah Singgah Fraksi PKS DPRD Riau
Samsuri Daris: Fasilitasi Ratusan Warga Inhil Menginap di Rumah Singgah Fraksi PKS DPRD Riau
Pemkab Kampar Sudah Cairkan ADD Dari 3 Desa Untuk Tangg
Tak Hadir SKD, 186 Peserta CPNS Pekanbaru Gugur
Sumbar sudah punya Perda perangi narkoba, Wagub: Semua
Fokus Redaksi
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Soal Ujian SD di Solok Dinilai Lecehkan Nabi Muhammad, Polisi Periksa Semua Pihak
Pedagang Makanan dan Obat Ilegal di Situs Online Ogah C
Lahan Terbakar di Bintan Hanguskan Rumah Sekcam dan Men
Budaya
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Pendidikan
BKMT Kampar Resmikan Sekolah Lansia, Wujudkan Lansia Aktif, Kreatif dan Mandiri
BKMT Kampar Resmikan Sekolah Lansia, Wujudkan Lansia Aktif, Kreatif dan Mandiri
Bunda PAUD Kampar Tinjau MPLS Ramah, Pastikan Sekolah A
Plt Gubri SF Hariyanto Lepas Dua Capaska Riau, Siap Emb
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Hukum
Warga Bengkalis Datangi Inspektorat Tagih Kejelasan Laporan Eks Kades Darul Aman atas Sejumlah Kasus
Warga Bengkalis Datangi Inspektorat Tagih Kejelasan Laporan Eks Kades Darul Aman atas Sejumlah Kasus
Waksabi Perkuat Pengawasan Lapas Pekanbaru, Kalapas Tek
Satresnarkoba Polres Bengkalis Gagalkan Peredaran 8 Kg
Leisure
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningkat
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Kementerian Pariwisata Luncurkan Karisma Event Nusantar
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I