Camat Sukajadi Pekanbaru Minta RT dan RW Minta Data Warga yang Belum Divaksin

Mawardi Tombang
Jumat, 8 Oktober 2021 10:35:31
Tim Kecamatan Sukajadi saat persiapan vaksinasi

KANALSUMATERA.com - Pekanbaru - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 2 Kota Pekanbaru resmi diperpanjang hingga 18 Oktober mendatang. Vaksinasi kelompok lanjut usia (lansia), masyarakat umum dan belum meningkatnya tracing atau pelacakan kontak menjadi hal yang harus diperhatikan untuk mencapai indikator PPKM level 1.

Menanggapi hal tersebut, Camat Sukajadi Dra. Rahma Ningsih, M.Si langsung bergerak cepat. Pihaknya meminta kepada RT dan RW se-Kecamatan Sukajadi untuk mendata warga yang belum melakukan vaksinasi, untuk nantinya diadakan vaksinasi.

Hal tersebut disampaikan Rahma pada rapat evaluasi PPKM level 2, bertempat di Ruang Rapat Kantor Camat Sukajadi, Pekanbaru, pada Rabu (6/10/2021).

"Langkah awal kita bentuk posko PPKM di masing-masing RW. Kemudian RT RW harus tahu data masyarakat yang belum divaksin. Kita beri waktu seminggu kepada RT dan RW mendata masyarakatnya yang belum divaksin," jelas Rahma.

Baca: PT Musim Mas Kerahkan Tim dan Peralatan Perkuat Penanganan Karhutla di Kerumutan Pelalawan

Setelah didata, lanjut Rahma, pihaknya akan segera membuat jadwal vaksinasi. Untuk mempermudah dan mendekatkan layanan vaksinasi, pihaknya tak menutup kemungkinan akan 'menjemput bola' dengan melaksanakan vaksinasi door to door bagi lansia yang terkendala transportasi.

Menurut Rahma, Walikota Pekanbaru meminta vaksinasi lansia dijadikan sasaran utama. Oleh sebab itu, Rahma mengajak kepada lurah, RT, RW untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya Covid-19 dan pentingnya melakukan vaksinasi.

"Kondisi Covid-19 di Kota Pekanbaru memang jauh menurun, tetapi kita tidak boleh terlalu senang, karena saat ini kita tidak bisa memprediksi. Bisa saja kalau kita lengah, kasus Covid-19 ini akan membludak. Untuk itu mari tetap jaga prokes dan ikut vaksinasi supaya nantinya terbentuk herd immunity. Kalau sudah terbentuk herd immunity, mungkin suatu saat nanti kita bisa melakukan kegiatan secara normal lagi," tegas mantan Sekretaris Camat Payung Sekaki itu.

Sementara itu, perwakilan Puskesmas Langsat, drg. Riska mengaku bahwa kasus di Puskesmas Langsat saat ini sudah mulai berkurang. Testing dan tracing tidak terlalu sibuk seperti sebelumnya. Namun dirinya tetap mengimbau masyarakat agar tetap menjaga prokes dengan menerapkan 5M.

Baca: Wawako Pekanbaru Temui Hendry Munief di DPR RI, Perjuangkan Hibah Aset Pemerintah Pusat

Dalam minggu-minggu ini pihaknya juga gencar melaksanakan vaksinasi massal di berbagai SMP dan SMA. Riska juga menjelaskan, saat ini Puskesmas Langsat hanya melayani vaksinasi dosis kedua, sementara untuk dosis pertama, pihaknya mengarahkan ke vaksinasi massal. Namun untuk vaksinasi pertama bagi lansia bisa di lakukan di Puskesmas Langsat.

"Bagi yang ada penyakit bawaan, kami harapkan agar nantinya membawa surat kelayakan vaksin," tutup Riska.

Sekedar informasi, kasus Covid-19 di Kecamatan Sukajadi saat ini masih menyisakan 9 kasus. Maka sesuai permenkes, Kecamatan Sukajadi masih berada di zona oranye.

(RM2)



Terkait
Wakil Bupati Kampar Pantau Langsung Penyaluran Bantuan Pangan di Desa Petapahan Kecamatan Tapung
Wakil Bupati Kampar Pantau Langsung Penyaluran Bantuan Pangan di Desa Petapahan Kecamatan Tapung
Syahrul Aidi Gelar Sosialisasi Empat Pilar MPR di PP In
Bayar Pajak Kendaraan tanpa KTP Pemilik, Pansus Optimal
Terima Perwakilan Riau Asal Kampar di Ajang PPPI, Kadis
Lainnya
Menikmati Tipa-tipa dan Sasagun, Oleh-Oleh Khas Toba Sumut
Menikmati Tipa-tipa dan Sasagun, Oleh-Oleh Khas Toba Sumut
H Afrizal An Terpilih Secara Aklamasi Pimpin LPM Kulim
Camat Marzali Buka Muscab I DPC Kulim
Kadis PU Kepri Abu Bakar Makin Intens Diperiksa KPK
Ekonomi
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Harga Emas Anjlok 2,9%, Sinyal Kevin Warsh Picu Kekhawatiran Kenaikan Suku Bunga The Fed
Indonesia Bidik Industri Chip Global, 15.000 Tenaga Ker
BGN Coret 80 Sekolah Swasta Elite dari Penerima MBG, Ad
Nasional
Kemenag Tegaskan Etika Dakwah Usai Ceramah Habib Alwi Assegaf Viral, MUI Serukan Boikot
Kemenag Tegaskan Etika Dakwah Usai Ceramah Habib Alwi Assegaf Viral, MUI Serukan Boikot
Wagub Sumbar Desak Usut Penanaman Sawit di Bekas Karhut
Kapolda Metro Jaya Dorong Literasi AI Sejak Dini, Sekol
Politik
TOP dan JoinPKS Kampar, Syahrul Aidi Ajak Warga Bergabung dan Hadirkan Kebaikan untuk Indonesia
TOP dan JoinPKS Kampar, Syahrul Aidi Ajak Warga Bergabung dan Hadirkan Kebaikan untuk Indonesia
Survei PPI Ungkap Tiga Pejabat Berkinerja Terbaik, Amra
Jokowi Sebut Polemik Ijazah Dirinya dan Gibran sebagai
Global
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Jepang Turunkan 3 Helikopter CH-47 dan 600 Personel Bantu Atasi Karhutla di Kalimantan
Trump Ganti Nama Danau Ontario Jadi Danau Amerika, PM K
Prabowo Terima Ramos-Horta di Istana, 20 Peraih Nobel I
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Viral
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
PO MTrans Klarifikasi Viral Klakson Bus Suara Jokowi, Disebut Hasil Rekayasa
Semarakkan Ramadhan, Masjid ini Rutin Berikan Hadiah Um
Polda Sumut Angkat Bicara soal Video Mahasiswa Berjaket