Bahaya...! Buku Nikah 'Aspal' Banyak Beredar di Wilayah Tapung

Mawardi Tombang
Rabu, 4 November 2020 18:55:08
Yusrizal selaku Kasi Identitas Penduduk Disdukcapil Kampar,

KANALSUMATERA.com - Kampar - Buku Nikah yang merupakan keabsahan identitas diri dua insan di anggap sah secara hukum negara dan agama menjadi suami istri saat ini banyak ditemukan asli tapi palsu alias Aspal.

Hal itu terjadi di wilayah Kecamatan Tapung yang banyak ditemukan oleh Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kampar di Bangkinang.
Bahkan lebih parahnya lagi buku nikah bisa keluar tanpa adanya NIK yang menikah.

Ini menjadi pertanyaan besar bagi Discapil kampar, kenapa ini bisa terjadi. Bahkan yang parahnya lagi di buku nikah yang punya NIK tapi setelah di cek NIK tersebut bukan milik yang bersangkutan seperti yang tertera di buku nikah tersebut.

Menanggapi hal itu, Yusrizal selaku Kasi Identitas Penduduk Disdukcapil Kampar, ketika dijumpai di ruangannya, Rabu (03/11/2020) mengatakan bahwa benar ditemukan buku nikah di Kampar khususnya di Kecamatan Tapung. Namun setelah di cek berkas lainnya ternyata alamat bersangkutan tidak di Kecamatan Tapung lagi.

Baca: Bupati Kampar Genjot Kinerja OPD, Evaluasi Realisasi Fisik dan Keuangan Juni 2026

Ditambahkan Yusrizal bahwa temuan ini sudah sangat banyak sehingga kami pihak Dinas Capil pun menilai ada apa sebenarnya KUA di Tapung. Apakah ini kelalaian atau yang lainnya.

Kasi ini pun akan menindaklanjuti temuan ini ke Kemenag Kampar untuk berkoordinasi apa solusi yang akan di lakukan, singkatnya. Hen

Terkait
Bupati Kampar Wisuda 96 Lansia dan Luncurkan Lima Sekolah Lansia Baru
Bupati Kampar Wisuda 96 Lansia dan Luncurkan Lima Sekolah Lansia Baru
Sekda Bengkalis Terima Government Excellent Award 2026,
Ny. Tengku Nurheryani Ahmad Yuzar Tekankan Transformasi
Jelang Hari Jadi Kampar ke-76, Hendri Domo Desak Perbai
Lainnya
Empat Bapenda Lakukan Penandatanganan MoU Terkait Pajak Jalan Tol Pekanbaru-Dumai
Empat Bapenda Lakukan Penandatanganan MoU Terkait Pajak Jalan Tol Pekanbaru-Dumai
Pemerintah Serahkan 14 Milyar Uang Ganti Untung Tol Pad
Potongan Tubuh Berserakan pada Lokasi Ledakan di Mapolr
Sidang Perdana Penyuap Nurdin Basirun, KPK Hadirkan Her
Budaya
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan Budaya di Siak Kecil Bengkalis
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Gunting Pita Menjadi Pertanda Kampar Expo 2023 Resmi Di
Hukum
Pemprov Riau dan Komnas HAM Bahas Sengketa Lahan di Rohul-Kampar, Fokus Penyelesaian Konflik Agraria
Pemprov Riau dan Komnas HAM Bahas Sengketa Lahan di Rohul-Kampar, Fokus Penyelesaian Konflik Agraria
Warga Bengkalis Datangi Inspektorat Tagih Kejelasan Lap
Waksabi Perkuat Pengawasan Lapas Pekanbaru, Kalapas Tek
Ekonomi
Nobar Piala Dunia 2026 di Taman Kota Bangkinang, Pemkab Kampar Dongkrak UMKM dan Ekonomi Lokal
Nobar Piala Dunia 2026 di Taman Kota Bangkinang, Pemkab Kampar Dongkrak UMKM dan Ekonomi Lokal
Bupati Kampar Perkuat Sinergi Perbankan dan UMKM untuk
Ketua Dekranasda Kampar Hadiri Puncak HUT Ke-46 Dekrana
Entertainment
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Teach You a Lesson di Netflix: Drama Kontroversial yang Menampar Keras Dunia Pendidikan
Salman Borneo, Pengisi Suara Plankton dan Giant di Film
Hendry Munief  Dorong Pemerintah untuk Hadir Bantu Ind
Nasional
Mendagri Akan Bedah APBD Daerah yang Klaim Tak Mampu Bayar Gaji PPPK
Mendagri Akan Bedah APBD Daerah yang Klaim Tak Mampu Bayar Gaji PPPK
Utang Program MBG Capai Rp1,6 Triliun, BGN Minta Maaf d
Sekolah Rakyat Jenjang SD Sepi Peminat, DPR Minta Pemer
Politik
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi  PKS DPR RI, Soroti Lahan hingga UMKM
Fraksi PKS DPRD Se-Riau Sampaikan Aspirasi ke Fraksi  PKS DPR RI, Soroti Lahan hingga UMKM
Hendry Munief Serap Aspirasi Komunitas MTB FORBIS Riau,
TOP PKS Riau 2026 Perkuat Mesin Pemenangan, Siapkan Sak
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I