Sidang Perdana Penyuap Nurdin Basirun, KPK Hadirkan Heri Mochrizal Kabiro Hukum Pemprov Kepri

Mawardi Tombang
Jumat, 18 Oktober 2019 08:34:36
ilustrasi

Tanjungpinang, KANALSUMATERA.com - Persidangan tindak pidana korupsi (Tipikor) kasus dugaan suap perizinan reklamasi di Tanjung Piayu, Kota Batam, dengan terdakwa Abu Bakar yang melibatkan Gubernur Kepri non aktif Nurdin Basirun untuk kedua kalinya, akan digelar hari ini, Jumat (18/10/2019).

Persidangan pertama yang digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat pada Rabu (16/10/2019) kemarin, menghadirkan sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov Kepri sebagai saksi.

Mereka yakni Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kepri, Hendri Kurniadi dan dua staf di DKP Kepri yakni Aulia dan Solihin. Namun, pada sidang kedua ini, pihak penuntut KPK kembali meminta kesaksian dari pejabat di lingkungan Pemprov Kepri, yakni Kepala Biro Hukum Pemprov Kepri, Heri Mochrizal.

"Ya saya dapat panggilan persidangan sebagai saksi dengan terdakwa Abu Bakar," katanya di Tanjungpinang, Kamis (17/10/2019).

Baca: BNN Dorong Larangan Total Vape, Modus Narkotika Cair Kian Mengkhawatirkan

Katanya, jadwal persidangan sendiri akan dilaksanakan pada pukul 10.00 WIB. Ia mengaku menghadapi persidangan ini sedikit gugup dan deg-degan. Namun ia akan berusaha tenang dan akan memberikan kesaksian sebagaimana yang diketahui dan seperti yang tertuang dalam BAP.

"Ya siapa orangnya menghadapi persidangan tidak gugup dan nervous. Ya sedikit takut, tapi akan memberikan keterangan yang sebenarnya," sebutnya.

Heri juga mengaku tidak tahu, apakah persidangan itu akan digelar tepat waktu atau tidak. Sebab pihak KPK sendiri belum bisa memastikan apakah nantinya digelar tepat waktu atau tidak. Hal itu karena persidangan yang akan digelar tidak sedikit, sementara waktunya terbatas, karena hari Jumat.

"Untuk itu saya harus menyesuaikan tiket pesawatnya, agar tidak terlambat datang dalam persidangan itu, begitu juga untuk tiket pulangnya. Intinya saya akan on time dan untuk biaya semuanya ditanggung KPK tidak membebani Pemprov Kepri," bebernya.



Terkait
BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Kepri hingga 7 Februari: Termasuk Tanjung Pinang
BMKG Ingatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Kepri hingga 7 Februari: Termasuk Tanjung Pinang
PGN Gesa Pemasangan 10.000 Jargas Rumah Tangga di Batam
Tim Rescue Pos SAR Batam Gercep.... Cari Awak Kapal Tam
Nelayan Asal Nongsa Batam Hilang di Perairan Bengkalis,
Lainnya
Bupati Bengkalis Lepas Bus Mudik Asik Gratis
Bupati Bengkalis Lepas Bus Mudik Asik Gratis
Pemko Pekanbaru Tutup Tempat Wisata dan Larang Kegiatan
Basarnas Selamatkan Kapal Nelayan Terombang-Ambing di J
Ratusan Jaringan Irigasi di Simalungun Terancam tak Ter
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik
Nasional
8 Orang Hilang Saat Erupsi Gunung Anak Krakatau, Polri dan Wartawan Gelar Doa Bersama
8 Orang Hilang Saat Erupsi Gunung Anak Krakatau, Polri dan Wartawan Gelar Doa Bersama
13 Pemohon Kembali Gugat Pilpres 2024 ke MK, Minta Gibr
Menag Bidik Dana Sosial Keagamaan Rp1.000 Triliun, Ini
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Hukum
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ruben Onsu Lunasi Kerugian Rp3,5 Miliar, Kasus Penipuan Berakhir Damai
Ricuh Demo 27 Agustus di Jakarta, 322 Orang Diamankan d
Karhutla Riau Kian Mengkhawatirkan, Roni Agustian Minta
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat