Artis Ibu Kota Ikut Serta Dalam Festival Mandi Safar
KANALSUMATERA.com - Festival Mandi Safar di Desa Air Hitam Laut, Kacamatan Sadu, Kabupaten Tanjantim yang digelar Pemkab Tanjabtim melalui Dinas Pariwisata Budaya, Pemuda Olah Raga Kabuaten Tanjung Jabung berlangsung meriah. Ribuan pengunjung padati kawasan Pantai Babussalam tempat dilaksanakanannya kegiatan, pada Rabu (7/11/2018).
Dilansir dari Tribun Jambi, Pengunjung yang hadir datang dari berbagai wilayah baik lokal maupun di luar kabupaten Tanjung Jabung Timur bahkan luar Provinsi Jambi. Mandi Safar merupakan tradisi warga Desa Air Hitam Laut sejak dulu dan masih dilakukan hingga saat ini, mandi safar dilakukan dengan niat dan berdoa kepada Allah SWT agar dijauhkan dari musibah.Berbagai rangkaian kegiatan dilaksanakan untuk memeriahkan festval mandi Safar tahun ini seperti lomba mallanjong, lomba kaligrafi, dan lomba memasak bagi ibu-ibu. Rangkaian kegiatan digelar sejak 4 November yang puncaknya pada Rabu 7 November 2018 tepatnya pada hari Rabu akhir bulan Safar dalam kalender Islam.
Puncak kegiatan dilakukan dengan peserta bersama-sama mandi ke laut yang dibekali dengan daun sawang yang bertuliskan doa yang diselipkan dikepala yang diikat dengan kain putih. Pada puncak kegiatan ini juga dimeriahkan dengan penampilan artis ibu kota Nelfi KDI, serta group pelawak Jambi Wak Kocai untuk menghibur peserta dan wisatawan. Kegiatan ini dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Tanjung Jabung Timur, unsur Fokopimda Tanjabtim, serta para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan tokoh agama masyarakat Kecamatan Sadu.
Bupati Tanjung Jabung Timur pun ikut serta mandi bersama-sama dengan ribuan pengunjung lainya. Dalam sambutannya sebelum kegiatan Mandi Safar dimulai, Bupati Kabupaten Tanjung Jabung Timur Romi Hariyanto menegaskan pelaksanaan event festival mandi safar ini tidak ada maksud apa-apa, murni hanya ingin melestarikan adat istiadat warga desa Air Hitam Laut.
"Dan tentunya harapan kita kedepan event ini akan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk datang ke bumi sepucuk nipah serumpun nibung," kata Romi.
Romi pun berharap kegiatan ini akan menjadi destinasi wisata Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur dengan catatan para pelaku usaha dan warga setempat bisa berprilaku ramah dan baik kepada wisatawan. "Harus ada yang bisa kita unggulkan. Senyum, senyum merupakan salah satu daya tarik bagi wisatawan untuk datang ke tempat kita. Kedua, tolong rumah-rumah dipersiapkan. bagi tamu tolong disiapkan dapurnya sehingga tamu itu nyaman di rumah kita," pesannya.
Sementara itu Kepala Bidang Pariwisata Dinas Parbudpora Kabupaten Tanjabtim, Ulfi Rahmad saat diwawancarai Tribunjambi.com, menyampaikan event festival mandi safar tahun ini lebih meriah dari pada pelaksanaan mandi safar pada tahun sebelumnya. "Alhamdulillah tahun ini kita lihat peserta nya lebih ramai dan acara lebih meriah dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun ini juga kita mendatangkan artis dari luar," ujar Ulfi.
Dilanjutkannya, ia berharap kedepan pelaksanaan event ini akan bertambah sukses dengan semakin banyaknya pengunjung dan wisatawan yang datang ke Kabupaten Tanjung Jabung Timur. "Tujuan kitakan selain pelestarian Budaya, bagaimana caranya ini menjadi daya tarik untuk dan mempromosikan kepada wisatawan untuk mengunjungi Tanjabtim, bahwa selain kita punya destinasi wisata bahari dan lain-lain kita juga punya tradisi budaya yang unik disaksikan." Jelas Ulfi. Tj/Ks
