BMKG: Partikulat di Sumbar meningkat hingga Selasa siang, berbahaya bagi anak-anak dan lansia

Mawardi Tombang
Selasa, 15 Oktober 2019 09:34:31
Pengendara tampak menggunakan masker saat mengendarai sepeda motor.

Bukittinggi,KANALSUMATERA.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pemantau Atmosfer Global (GAW) Bukit Kototabang, Sumatera Barat memprediksi konsentrasi partikulat di wilayah Sumbar akan meningkat hingga siang hari.

"Peningkatan konsentrasi partikulat diprediksi mulai pagi ini hingga siang dengan konsentrasi paling tinggi di wilayah Selatan Sumbar," kata Kepala Stasiun GAW Bukit Kototabang Wan Dayantolis dikonfirmasi dari Bukittinggi, Selasa.

Peningkatan konsentrasi partikulat diperkirakan masih berada di level sedang atau di bawah nilai ambang batas konsentrasi polutan yang dibolehkan berada di udara ambien yaitu di bawah 150 µgram/m3.

Meski demikian level sedang itu biasanya memberi dampak kurang baik pada kelompok rentan seperti anak-anak, orang lanjut usia serta kelompok yang pernah mengalami gangguan pada saluran pernapasan.

Baca: KONI Payakumbuh Studi Banding ke KONI Pekanbaru, Dalami Program Pembinaan Atlet

"Sebaiknya kurangi aktivitas di luar rumah dan jika harus keluar rumah, gunakan masker untuk mengurangi dampak dari udara yang kurang baik," katanya.

Daerah-daerah dengan konsentrasi partikulat (pm10) diprediksi paling tinggi yaitu Kabupaten Dharmasraya 63 µgram/m3, Kota Sawahlunto 67 µgram/m3, Solok 70 µgram/m3, Kabupaten Solok 70 µgram/m3, Sijunjung 67 µgram/m3, Kabupaten Solok Selatan 64 µgram/m3.

Kecuali di wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai, Pariaman dan Pasaman Barat, sebaran partikulat (pm10) hampir merata di wilayah lainnya di Sumbar dengan konsentrasi dalam rentang 60 sampai 63 µgram/m3.

Kemudian memasuki sore hari, partikulat terbawa angin menuju wilayah perairan Sumbar dan diprediksi pula esok harinya (16/10) konsentrasi partikulat mulai turun mendekati level baik.

Baca: 360 Hunian Tetap Dibangun di Agam, Penyintas Bencana Mulai Disiapkan untuk Relokasi

Sebelumnya berdasarkan pengukuran pm10 di Stasiun GAW Bukit Kototabang dalam tiga hari terakhir menunjukkan peningkatan mulai siang hingga sore hari.

Pada Senin(14/10) terpantau sebaran asap kembali masuk wilayah Sumbar terutama di bagian Timur dan Tenggara yang berbatasan langsung dengan Riau dan Jambi. (*)



Terkait
Layanan Digital BPJS Kesehatan Makin Canggih, Peserta JKN Kini Urus Administrasi Tanpa Antre
Layanan Digital BPJS Kesehatan Makin Canggih, Peserta JKN Kini Urus Administrasi Tanpa Antre
Lainnya
Disambangi Pengurus SPS Riau, Yulisman: Ini Asosiasi Pers Tertua Yang Disegani
Disambangi Pengurus SPS Riau, Yulisman: Ini Asosiasi Pers Tertua Yang Disegani
Sempena HUT TNI dan Pancasila, Kompak Gelar Goro Masal
Puluhan Ruko di Simeulue Terbakar
Malam Ini Bengkulu Diguncang Dua Kali Gempa
Leisure
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Dua Penggerak Desa Sejahtera Astra Raih Satyalencana Kepariwisataan dari Presiden RI
Masyarakat Ingin Libur ke Rupat Utara Terpantau Meningk
Pengelola Wisata De Kotoz Audiensi dengan Bupati Kampar
Lifestyle
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Kompres Es di Ketiak untuk Redakan Kecemasan? Ini Penjelasan Psikiater
Bukan Gaji Bulanan, Segini Uang dan Bonus yang Bisa Dit
BPJS Kesehatan Masih Defisit Rp2 Triliun per Bulan, Dan
Hukum
UGM Tegaskan Hormati Proses Hukum Usai Jokowi Tunjukkan Ijazah di Sidang Roy Suryo
UGM Tegaskan Hormati Proses Hukum Usai Jokowi Tunjukkan Ijazah di Sidang Roy Suryo
dr Tifa Soroti Transkrip Nilai Jokowi, Pertanyakan Riwa
GEMA Keadilan Riau Desak Polda Usut Tuntas 22 Kasus Maf
Hoax or Not
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Hotel di Lampung Di Teror Email Bom, Polisi Bergerak
Banyak Pelaku Terorisme Berasal dari Sumbar dan Sumsel,
Soal Penelantaran Kakek Bernama Abdul Jalil di Medan, I
Pariwara
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Ritual Bakar Tongkang Bagansiapiapi Mendunia, Tradisi Sejak 1820 Jadi Magnet Wisata Internasional
Hendry Munief Dorong UMKM Pariwisata Belajar dari Thail
Pj. Wali Kota Pekanbaru Luncurkan Program Penghapusan D
Budaya
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
69 TAHUN RIAU: KETIKA KEMAJUAN HARUS BERNAFAS MELAYU
Bandar Jaya Beraksi: Harmoni Tari dan Gendang Satukan B
Mengulik Sejarah Suku Tanjung dari Sumatera Barat
Fokus Redaksi
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
995 Airsoft Gun di Sekolah Jaksel Diklaim Berizin, Ini Penjelasan Perbakin
Pria Diduga Terjun dari Jembatan Rantau Berangin, Tim G
Kasus Tanah Warisan Kampar, Kuasa Hukum Minta Penyidik