Aneh.!! Kerja Wartawan di Kampar Kok Dibahas Pimpinan LSM? Tony : Kita Panggil yang Bersangkutan
KANALSUMATERA.com - Kampar - Terkait pemberitaan dualisme media berbeda pendapat dalam suatu pemberitaan kepala sekolah (Kepsek) di daerah Tapung, Kabupaten Kampar. Kini kian meruncing, sebab salah satu media mengambil narasumber dari Ketua LSM terkait polemik media.
Terkait hal ini, Ketua DPW LSM Tamperak Provinsi Riau, Toni Chaniago, SH, melalui rilisnya menyampaikan bahwa dia tidak mengetahui bahwa Ketua DPD LSM Tamperak Kampar, Anar Nainggolan turut campur dengan urusan publikasi pemberitaan. "Saya menilai oknum wartawan yang memberitakan salah dalam mengambil narasumber," tutur Toni Chaniago.
LSM Tamperak ini lahir membidangi terkait penyelewengan keuangan negara atau korupsi, tidak ada hubungannya dengan mencampuri kinerja wartawan," Ya, saya juga minta maaflah selaku ketua DPW. Nanti saya komunikasi dengan DPD saya Anar Nainggolan," kata Toni Chaniago lagi.
Tanggapan ini dilontarkan Toni terkait dengan pemberitaan ucapan Anar Nainggolan mencampuri proses peliputan insan pers di lapangan. Berikut pemberitaan yang dikutip dari terasnusantaracom, pada Kamis (24/9/2020) jelang siang tadi. Bahwa Ketua DPD LSM Tameng Perjuangan Rakyat Anti Korupsi (TAMPERAK) Kabupaten Kampar, Manganar M. Nainggolan, melalui pesan Whattsapp-nya kepada awak media mengatakan, saya bertindak selaku atas nama DPD LSM Tamperak Kabupaten Kampar sangat menyayangkan ataupun mengesalkan dan mengutuk keras adanya dugaan–dugaan potensi yang disinyalir diakamodir.
Dalam kesempatan itu, Toni Chaniago yang didampingi Sekwil DPW LSM Tamperak Riau, Hendri Yanto juga dicerca wartawan. *
